Gebyar Merah Putih

Ulang tahun merupakan moment  yang ditunggu setiap orang, apalagi ulang tahun negara kita INDONESIA.

Murid-murid KB-TK EXISS ABATA juga sangat antusias turut merayakan HUT RI ke-73 kali ini. Dengan mengenakan kostum bernuansa merah putih dan semangat 45 mereka mengikuti setiap kegiatan lomba yang dilaksanakan kali ini yang bertujuan membangun kemandirian dan memupuk keberanian murid antara lain lomba memindahkan bendera, mengancingkan baju, dan memakai kaos kaki.

Tak hanya anak-anak yang menyemarakkan HUT RI kali ini, orangtua murid pun  tak kalah semangatnya mengikuti lomba makan kerupuk raksasa berkelompok sambil duduk pula dan lomba menghias cake kemerdekaan. Sungguh luar biasa kreativitas-kreativitas baru yang tercipta kali ini keren dan sarat makna. Jayalah Indonesiaku, semoga semangat para pejuang  menjadi motivasi bagi kita semua untuk jadi lebih baik lagi.

Merdeka !!! Merdeka !!! Merdeka !!!

Tim SAR : Belajar Berani.. Belajar Mandiri..

SAR (Search and Rescue) adalah kegiatan dan usaha mencari, menolong, dan menyelamatkan jiwa manusia yang hilang atau dikhawatirkan hilang atau menghadapi bahaya dalam musibah-musibah seperti pelayaran, penerbangan, dan bencana.Operasi SAR dilaksanakan tidak hanya pada daerah dengan medan berat seperti di laut, hutan, gurun pasir, tetapi juga dilaksanakan di daerah perkotaan.

Kelas 1 belajar untuk berani dan mandiri dalam mengikuti kegiatan TIM SAR, berani dalam mengikuti kegiatan simulasi, belajar menolong korban dari reruntuhan, menyelematkan korban patah tulang hingga menyelamatkan korban tenggelam. Mereka belajar membantu tanpa mengeluh capek dan peluh. Mereka baru tiga bulan berada di bangku sekolah, namun mereka keberanian melakukan itu semua. Mereka juga terlihat mandiri dalam makan sendiri, mandi sendiri, memakai baju sendiri maupun mandiri dalam merapikan semua perlengkapan yang mereka bawa sendiri. Bukan hal yang mudah bagi mereka, namun mereka berusaha dan mencoba untuk belajar seperti orang dewasa.

Demikian kerasnya perjuangangan mereka, sehingga pengalaman yang indah dan berkesan yang mereka bisa rasakan. Pengalaman yang akan menjadi bekal mereka dalam menjalani rutinitas sehari-hari, baikdi rumah maupun di sekolah.

Yuk Camping !!

Yuk.. Camping? Siapa takut…!!

Alhamdulillah kegiatan Camping di bulan November 2018 ini sudah berlangsung dan berjalan lancar. Kegiatan tematik yang satu ini sangat dinantikan oleh murid-murid sekolah kami, karena merupakan kegiatan belajar di luar sekolah dan menyenangkan.

Lokasi Camping bisa berbeda-beda tergantung level kelasnya. Untuk kelas 1sampai 3, area lokasi biasanya sekitar Jakarta. Namun untuk kelas 4-5 kami mengambil lokasi sekitar Bogor.

Kegiatan Camping yang diselenggarakan di sekolah kami mulai sejak kelas satu. Tentu saja kompetensi murid kelas rendah (1-3) sedikit berbeda dengan level berikutnya. Dimulai dari Camping yang menyenangkan sampai pada melatih life skill murid.  Kompetensi yang dikembangkan dalam kegiatan Camping ini adalah melatih kemandirian, berani, tanggung jawab, teamwork, dan leadership.

Kegiatan ini melibatkan semua murid kelas 1-5 dengan wali kelas dan guru qur’an yang diamanahkan sebagai pendamping kelompok Camping. Setiap kelompok biasanya gabungan dari dua level kelas, yang bertujuan menumbuhkan rasa peduli dan tanggung jawab terhadap adik kelasnya. Mulai dari pemilihan ketua kelompok (regu), pembagian tugas kelompok ataupun ketika shalat berjama’ah, sampai pada berlatih untuk menampilkan kreasi seni kelompoknya.

Waah… pokoknya Camping itu menyenangkan deh, bisa belajar bersama di alam terbuka. Kami jadi lebih terasah kemandirian, bekerjasama dengan teman dan bertanggung jawab.

It’s so Fun, Learning English at Kindergarten Exiss Abata

Anak usia dini adalah anak yang berada pada rentang usia 0- 8 tahun. Para ahli memandang masa usia ini adalah masa yang paling fundamental bagi perkembangan anak selanjutnya. Selain itu, masa ini juga dipandang sebagai masa keemasan “ golden age “, masa sensitif atau masa peka , masa inisiatif dan berprakarsa , dan masa pengembangan diri. Begitu pentingnya masa ini membuat para ahli memandang perlunya stimulasi yang bermakna agar dapat berkembang secara optimal .

Maka dari itu Sekolah TK Exiss Abata,srengseng , Jakarta Barat menyajikan kegiatan belajar bahasa Inggris yang menyenangkan . Kegiatan Bahasa Inggris dengan metode “MI Kids English”. Pengenalan Bahasa Inggris yang dikemas sedemikian rupa di dalam kelas sehingga proses KBM ini berjalan dengan menyenangkan , interaktif , kondusif , berkesan dan hasil yang cepat, tepat efektif.

Sebagai contoh kegiatan kami dari pembelajaran Mi Kids kali ini (sesuai foto) :

Nama level : Kindy 2

Sesi : talking and Learning

Aktivitas : Mengembangkan motorik halus anak – anak yaitu membuat topeng zebra “ zebra mask” dan “activity book “

Teacher aids: Picture cards of place ( school , class room, play ground)

Theme : favourite places

Oke, it’s time to talk about the letter “Z” and the zoo begin with the letter “ Z” .

Ustadzah asked: What can you see in the zoo?

The students answer : Tiger, elephant, lion

Senangnya siswa – siwa belajar dan mengenal kata – kata baru dalam bahasa Inggris . Agar kegiatan lebih menarik dan interkatif , kegiatan tersebut disediakan juga bentuk audio visual dalam pembelajaran bahasa Inggris. Dan Untuk menambah kemampuan motoric halusnya , siswa di beri penugasan untuk mampu menggunting bentuk wajah zebra dan boleh di bawa pulang dan dimainkan di rumah.

Dan Alhamdulillaah untuk siswa TK B yang sudah belajar dan bermain di level kindy 2 dan mendapatkan sertifikat . semoga ilmu ( bahasa Inggris ) yang telah di dapat menjadi bekal di kelas berikutnya.

Dengan pembelajaran bahasa Inggris sambil bermain mampu membuat siswa lebih ceria dan menyenangkan dalam belajar . Sehingga siswa belajar dengan semangat serta menghilangkan kesan membosankan dan jenuh belajar bahasa Inggris.

So, lets join with Abata Kindergarten , make learning fun and enjoyable

 

Keseruan Sains Pelangi di Sentra Bahan Alam

Sentra bahan alam merupakan pusat yang di fasilitasi oleh lembaga TK Exiss A BA TA dalam rangka belajar tentang dasar-dasar sains, keterampilan, motoric halus, social, emosi dan sense untuk meneliti. Di bulan oktober pekan ke 4 sentra bahan alam menyajikan sebuah kegiatan sains tentang “ Pelangi “, yang bertujuan untuk mengenalkan warna-warna pelangi sebagai karunia ciptaan Allah yang sangat menakjubkan dan patut di syukuri. Bahan-bahan yang di gunakan antara lain permen karet warna-warni, air, dan wadah berupa piring.

Kegiatan percobaan pelangi di lakukan di dalam kelas di meja oval sebelumnya ustadzah membuat aturan main, terkait konsentrasi dan fokus anak agar pembelajaran yang di berikan dapat di terima sesuai tujuan. Tahapan yang pertama dilakukan, guru menjelaskan bahan-bahan percobaan dan dilanjutkan dengan meletakan/menyusun permen karet dalam wadah bentuk lingkaran membentuk susunan warna yang berbeda-beda, di lanjutkan menuangkan air ketengah susunan permen.

Anak-anak mengamati secara seksama dan penuh kesabaran dalam proses permen karet yang warnanya keluar dan mengalirkan warna ketengah wadah sehingga tampak terlihat warna warni. Melihat warna-warna yang di hasilkan dari permen karet tadi membuat anak terlihat takjub dan juga gembira karena melihat keberhasilan percobaan pelangi.

Alhamdulillah percobaan pelangi kali berhasil dan sesuai dengan tujuan, hal ini terlihat dari antusias dan rasa takjub yang mereka ekspresikan dari celoteh bibir kecil mereka.

Semoga Science kali ini yang bertemakan tentang Pelangi dapat menambah khasanah dan pengalaman yang bermakna untuk mereka di hari besar nanti. Tabarokallah, Bahagianya menjadi seorang guru, dan lebih bahagia lagi bisa membuat mereka bahagia.

Link Video on Youtube Channel Excellent Islamic School Abata :

Senangnya Menghafal “Hadits” dengan Gerakan

Usia dini adalah masa dimana anak – anak dapat dengan mudah mempelajari seuatu dengan apa yang dilihat dan dilakukan sendiri. Di KB TK EXISS ABATA ananda diperkenalkan sejak dini dengan hadits – hadits yang mudah dan dekat dengan kehidupan anak – anak. Menghafal hadits tidak lagi susah karena ananda menghafal hadits dengan diikuti gerakan, jadi ananda gampang untuk menghafal dan mengingatnya.
Alhamdulillah siswa – siswi KB – TK EXISS ABATA setiap minggu belajar hadits dengan gerakan di sentra imtaq. Ananda terlihat sangat antusias saat melihat dan mempraktekkan hafalan hadits dengan gerakan yang dicontohkan oleh ustadzah. Dalam satu hari ananda akan datang ke sentra imtaq untuk belajar menghafal hadits. Sebelum memulai pembelajaran di sentra imtaq, ananda akan bersenandung Asmaul husna agar hati ananda lebih tenang dan siap mengikuti kegiatan sentra imtaq. Selain kegiatan di atas, ananda juga dapat belajar tentang menulis huruf hijaiyah, mengenal do’a – do’a harian dan mendengarkan cerita keteladanan dari ustadzah.

Saat ini siswa TK A sudah hafal hadits ke 1 sampai ke 5. Sedangkan TK B sudah hafal hadits ke 1 sampai hadits ke 8. Mau tau urutan haditsnya??? Yuuukkss gabung di KB TK EXISS ABATA..

Video Menghafal Hadits Dengan Gerakan

Camping

Pekan ke dua November ini kami melaksanakan kemping ke pasir mukti. Persiapan untuk kemping pun satu persatu mulai di siapkan, dari mulai pakaian, makanan, tenda, sleeping bag dan sebagainya. Pertemuan kelompok juga dilaksanakan dengan pendamping, untuk menentukan pembagian bawaan kelompok. Kamis pagi kami berbaris di lapangan bersiap hendak berangkat, 6 trontron berbaris rapi siap mengantar kami ke lokasi kemping. Tidak lupa doa dan wejangan dari kepala sekolah mengiringi keberangkatan kami. Setelah perjalanan selama kurang lebih satu jam menggunakan tronton, kami tiba di lokasi kemping.  Kami beristirahat sejenak, air jeruk segar di sugukan guna menghilangkan dahaga kami. Alhamdulillah acara pembukaan kemping dapat dilaksanakan, dilanjutkan dengan makan siang dan sholat dzuhur berjamaah.

Kakak-kakak pembimbing outbond sudah menanti kami mengikuti permainan permainan yang di ada di lokasi kemping. Kami bermain pipa bocor, oper pipa dengan leher dan  lutut, tarik tambang lumpur, berjalan di titian kayu, mencari belut dan perang bantal. Setelah bersih-bersih. Kami berlatih yel- yel dan pensi untuk ditampilkan saat api unggun nanti malam.  Adzan berkumandang  pertanda sholat magrib sudah tiba saatnya. Kami berbaris dalam saf saf rapat melaksanakan sholat.  Allahu Akbar, takbir di ucapkan imam di ikuti dengan seluruh makmum. Alhamdulillah. Makan malam sudah menanti, perut pun sudah berteriak minta di isi setelah kegiatan demi kegiatan dilalui.  Hhhmm alhamdullillah atas semua nikmat yang tiada henti bertubi tubi ternikmati. Berkah rasanya. Kami segera berwudhu untuk melaksanakan sholat isya. Setelah sholat, kami menuju lokasi api unggun di lapangan. Di sana kami melasanakan yel-yel dan pensi dilanjutkan dengan jurit malam, mengelilingi lokasi kemping pada malam hari untuk melatih keberanian dan kerja sama.

Seusai jurit malam, milo hangat dan sepotong kue sudah tersedia untuk kami nikmati, Karna malam sudah semakin larut, kami pun besiap untuk tidur. Kami harus segera tidur karna kami harus bangun lebih awal untuk melaksanakana sholat tahajud dan qiyamul lail. Alhamdulillah kami bangun untuk melaksanakan sholat tahajud dan sholat subuh berjamaah dilanjutkan dengan pembacaan ma`tsurat. Teh  hanyat tersajikan, kami menyeruputnya. Alhamdulillah..

Kami berbaris dilapangan untuk melasanakan senam dan dilanjutkan memasak nasi goreng untuk sarapan. Setelah sarapan kami memancing di areal pancing  yang di sediakan. Dan dilanjutkan dengan melaksanakan game pindah bola dan lemapr bola untuk melatih konsentrasi dan kecepatan. Karena hari sudah mulai siang, kami bersiap untuk pulang ke sekolah, membereskan barang barang yang sudah digunakan untuk kemping. Upacara penutupan dilaksanakan, kami masuk ke trontron dan pulang ke sekolah. Alhamdulillah kami sampai di sekolah dengan selamat. Dari kemping kali ini kami belajar kerja sama, keberanian, solidaritas dan tanggung jawab.

Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur dengan Kegiatan Bazar Sekolah

Sepekan yang lalu tepatnya hari Rabu, 14 November 2018 Faqih, Awfa, Rafi dan Reifan mendapat tugas kelompok. Mereka harus membuat ide wirausaha yang akan ditunjukkan saat bazar sekolah. Keempat anak itu mendapatkan kesempatan memperkenalkan kuliner dari daerah Jakarta. Mereka yang bersahabat ini menamai kelompok mereka Sahabat Jakarta. Sebelum mengikuti bazar sekolah, keempat anak itu berdiskusi untuk menentukan kuliner khas apa yang akan mereka jual, harga jual dari kuliner yang mereka jual dan bagaimana cara agar stand mereka menarik untuk dikunjungi. Masih ada enam puluh enam siswa lainnya melakukan hal sama yang terbagi dalam 18 kelompok dengan mengusung 18 daerah di Indonesia.

Kegiatan bazar adalah salah satu bentuk kegiatan belajar mengajar SD EXISS ABATA. Kegiatan bazar kali ini dilaksanakan oleh siswa kelas 6 dengan tema “ Lebih Mengenal Indonesia dengan Kekhasan Kulinernya”. Kegiatan ini selain bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan kecerdasan para siswa juga sebagai implementasi terhadap mata pelajaran yang relevan, seperti implementasi mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dengan melakukan kegiatan jual beli, Bahasa Indonesia dengan melatih berkomunikasi dengan orang lain, Seni Budaya dan Keterampilan dengan membuat kreativitas kuliner yang mereka jual, Matematika dengan menghitung dan menentukan modal, harga jual dan besaran laba/untung yang mereka dapatkan dan mata pelajaran Komputer dengan membuat poster/flyer sebagai salah satu alat dan cara mempromosikan stan mereka dan membuat laporan keuangan sebagai bentuk kontrolisasi pengeluaran dan pendapatan.

Kegiatan bazar bukan hanya melatih dan meningkatkan pengetahuan dan pengalaman siswa secara akademis tetapi juga menanamkan dan menumbuhkan jati diri siswa untuk menerapkan nilai saling mengasihi, jujur, membangun kepercayaan satu sama lain dan menekankan nilai sopan santun dalam aktivitas kehidupan, seperti hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, yang berbunyi “Pedagang yang senantiasa jujur lagi amanah akan bersama para nabi, orang-orang yang selalu jujur dan orang-orang yang mati syahid.”

Berdagang merupakan salah satu profesi yang sangat mulia dan utama selagi dijalankan dengan jujur dan sesuai dengan aturan serta tidak melanggar batas-batas syari’at yang telah ditetapkan oleh Allah dan rasul-Nya di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. Dengan belajar dan berlatih profesi ini dalam bentuk kegiatan bazar diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan menumbuhkan jiwa entrepreneur sukses dunia akhirat, aamiin.

 

Senangnya Belajar Dengan Metode Field Trip

Belajar pada hakikatnya merupakan suatu proses atau aktivitas, di mana siswa dikatakan belajar terdapat aktivitas pada dirinya, baik secara fisik, intelektual (pikiran atau mental), maupun sosial – emosional, bahwa hasil belajar yang diharapkan berupa perubahan-perubahan perilaku siswa (behavioral change),baik aspek pengetahuan, sikap maupun keterampilan. Proses tersebut terjadi karena adanya interaksi antara siswa dengan lingkungan sehinga membentuk pengalaman belajar.

Pengalaman belajar (learning experience) merupakan suatu proses kegiatan belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pengalaman yang diperoleh siswa dalam pembelajaran dapat berupa pengalaman intelektual, emosional, sosial, fisik – motorik. Pengalaman belajar dapat diperoleh di dalam maupun di luar kelas. Untuk mencapai tujuan pembelajaran dan memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam terhadap siswa dari kelas I sampai kelas VI, SD EXISS ABATA menggunakan banyak metode dalam pembelajarannya. Salah satu metode yang digunakan adalah metode karyawisata (field trip)

Metode karyawisata (field trip) merupakan salah satu metode pembelajaran yang identik dengan pembelajaran outdoor, artinya pembelajaran ini lebih menitik beratkan pada aktivitas belajar siswa yang dibawa ke luar kelas. Karyawisata (field trip) lebih menitikberatkan pada pengalaman yang relatif jauh dari kelas atau sekolah, untuk mengunjungi tempat – tempat yang berkaitan dengan topik bahasan. Dampak pengalaman belajar ourdoor bagi siswa yaitu bersosialisasi, bekerjasama, berinteraksi, mengamati dan menilai objek, memberikan kesempatan pada siswa untuk memperoleh pengalaman nyata, praktis, dan konkret, belajar dengan rasa senang, dan dekat dengan lingkungan.

Untuk memberikan pengalaman yang lebih pada siswa kelas VI juga dilakukan metode belajar karyawisata (field trip). Dengan menggabungkan beberapa standart kompetensi kelas VI SD EXISS ABATA melakukan metode pembelajaran karyawisata (field trip) ke Godong Ijo. Di sana siswa akan belajar langsung dengan orang yang lebih ahli di bidangnya. Dengan belajar langsung dari orang yang lebih ahli,  diharapkan siswa akan memperoleh ilmu dan pengalaman  belajar yang lebih banyak lagi.

Di Godong Ijo siswa belajar secara langsung bagaimana cara perkembangbiakan buatan pada tumbuhan secara mencangkok, mengamati secara langsung ciri khusus beberapa hewan langka dan tumbuhan. Di sana siswa juga belajar membatik dengan menggunakan canting, mengetahui dan melihat secara langsung berbagai sistem penanaman dengan cara vertikal(vertikultur), mengetahui bagaimana sistem beberapa energi alternatif, mengenal dan merasakan  salah satu kendaraan traditional, dan juga belajar bekerjasama dan konsentrasi melalui fun gamesnya.

Di Godong Ijo siswa mendemonstrasikan bagaimana cara perkembangbiakan dengan cara mencangkok. Sebelum siswa mempraktekkan secara langsung cara mencangkok, siswa di bawa berkeliling  kebun untuk diperkenalkan berbagai jenis tanaman yang dapat dicangkok, nama-nama tanaman dan juga diperkenalkan jenis-jenis tanaman yang sangat berguna dan bermanfaat untuk kehidupan. Setelah berkeliling kebun barulah siswa diberikan pengarahan tentang  langkah-langkah mencangkok. Di sana siswa belajar mencangkok pohon srikaya. Siswa – siswa kelas VI terlihat begitu antusias mencoba secara langsung cara mencangkok. Setelah mencangkok mereka boleh membawa pulang hasil cangkokannya ke rumah untuk di amati perkembangannya.

Siswa-siswi kelas VI tampak begitu senang dan penasaran untuk melihat, mengamati, memegang, menggendong  bahkan memberi makan berbagai jenis hewan langkah yang ada di sana. Mulai dari kura-kura  dari beberapa negara, kadal gurun, katak bule, ikan ganas Arapamia yang berasal dari Amazon, burung unta, iguana, kelelawar, dan kelinci. Siswa tampak begitu antusias untuk memegang dan menggendong beberapa hewan tersebut. Walaupun takut mereka berusaha untuk memegang hewan tersebut agar tidak penasaran. Tapi ada juga beberapa siswa yang sampai lari dan pucat karena takut dan merasa geli jika harus menggendong dan memegang beberapa hewan tersebut.

Di pos membantik, siwa merasakan langsung sulitnya membuat batik dengan menggunakan canting. Mereka belajar mulai dari melapisi motif dengan malam batik sampai memberi warna. Mereka merasakan langsung panasnya di depan kompor, panasnya tangan mereka terkena malam batik dan sulitnya melapisi motif dengan menggunakan canting. Dengan demikian diharapkan siswa dapat lebih menghargai budaya bangsa yaitu kain batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.

Pada pos energi alternatif siswa dikenalkan sistem energi alternatif tata surya, kincir angin dan juga energi alternatif dari limbah rumah tangga. Di pos vertikultur, siswa diajarkan cara menanam dengan sistem vertikultur atau vertikal. Siswa jadi mengetahui bagaimana tetap bisa menanam tanaman walaupun tidak memiliki lahan tanah. Mereka dapat mempraktekannya di rumah masing-masing menggunakan bahan-bahan bekas yang ada di rumah. Di sana siswa menaiki alat kendaraan traditional dokar dan berkuda. Siswa terlihat seang sekali menaiki dokar atau kuda tersebut karena jarang mereka temui dalam kehidupan sehari – hari.

Dengan belajar menggunakan metode karyawisata (field trip) ini diharapkan semakin membuat siswa termotivasi, senang, mendapatkan ilmu dan pengalaman belajar yang lebih banyak. Belajar dengan menyenangkan dapat semakin menambah kecerdasan siswa.

Manasik Haji

Manasik haji merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang diadakan sekolah kami tercinta. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan kepada peserta didik mengenai rukun Islam ke-5 yaitu urutan dan tata cara beribadah haji.

Uniknya, kegiatan ini kami selalu adakan di lingkungan sekolah. Mulai dari pengadaan property  Ka’bah, menara Jumroh, kain ihram dan sebagainya sekolah yang menyiapkan dengan bekerjasama dengan FSOG.

Murid-murid sangat antusias & bersemangat mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir.

Semoga murid-murid KB-TK EXISS ABATA senantiasa menjadi generasi SHOLLAT (Sholeh Cerdas Terampil & Sehat).

1 2 3 4