Latih Kesiapsiagaan Sejak Dini, SD Exiss Abata Gelar Kegiatan Tim SAR untuk Murid Kelas 1 dan 2
SD Exiss Abata mengadakan kegiatan edukatif Tim SAR untuk murid kelas 1 dan 2. Program ini mengenalkan kesiapsiagaan bencana, keselamatan diri, dan pertolongan pertama. Murid belajar langsung melalui simulasi, praktik, serta permainan seru.
Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Murid belajar bersikap tenang dalam keadaan darurat, mengikuti arahan, dan saling membantu.
Awali Kegiatan dengan Simulasi Gempa Bumi
Murid mengawali kegiatan dengan sholat Dhuha di kelas. Setelah itu, mereka mengikuti simulasi gempa bumi. Murid berlatih evakuasi dari kelas menuju titik kumpul.
Simulasi ini mengenalkan langkah dasar saat gempa bumi. Guru mendampingi murid agar mereka paham cara menjaga keselamatan diri.
Setelah berkumpul di lapangan, murid menuju musholla. Mereka menyimak presentasi dari tim PMR MA Al Falah. Materi ini menjadi bekal sebelum praktik pertolongan pertama.
Belajar Pertolongan Pertama melalui Enam Pos Kegiatan
Pembelajaran Tim SAR terbagi ke dalam enam pos kegiatan. Setiap pos menyajikan materi unik agar murid memperoleh wawasan keselamatan secara praktis.
Murid mempelajari penanganan patah tulang, mimisan, luka ringan, dan memar. Mereka juga belajar membuat tandu sederhana serta mengikuti permainan edukatif.
Lewat pos-pos ini, murid belajar mengenali kondisi darurat. Mereka juga paham pentingnya meminta bantuan orang dewasa. Pembimbing mendampingi seluruh praktik agar sesuai usia anak.
Kegiatan ini melatih komunikasi, kerja sama, dan kepedulian murid terhadap sesama teman.
Membangun Karakter melalui Pengalaman Langsung
Usai menyelesaikan seluruh pos, murid beristirahat, sholat, dan makan di kelas. Setelah itu, mereka melakukan refleksi untuk mengulas materi yang telah dipelajari.
Sesi refleksi membantu murid memahami penerapan materi dalam kehidupan sehari-hari. Panitia menutup rangkaian acara dengan aksi clean up untuk menjaga kebersihan bersama.
Selain ilmu pertolongan pertama, murid juga mengasah kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta gotong royong.
Membentuk Generasi yang Tanggap dan Peduli
Kegiatan Tim SAR menghadirkan pembelajaran kontekstual yang nyata. Model belajar ini menanamkan rasa peduli dan tanggung jawab keselamatan sejak dini.
SD Exiss Abata ingin membekali murid dengan pemahaman dasar situasi darurat. Murid belajar mengikuti prosedur keselamatan dan tahu kapan harus meminta pertolongan.
Melalui kegiatan Tim SAR, SD Exiss Abata terus menghadirkan pembelajaran bermakna untuk membentuk generasi yang mandiri, tanggap, dan peduli.