Back

Akreditasi A Unggul

Pada Tahun 2021 SD Exiss Abata melakukan akreditasi tingkat nasional dengan nilai 96 predikat A Unggul. Pada Tahun 2019 TK Exiss abata melakukan akreditas tingkat nasional dengan nilai 94 dengan predikat Unggul.

Project-Based Learning (PBL)

Pendekatan pembelajaran Project Based Laerning Project-Based Learning (PBL) adalah suatu pendekatan dalam pembelajaran di mana murid belajar dengan terlibat dalam proyek nyata atau tugas yang memiliki tujuan dan tantangan tertentu. Pendekatan ini berfokus pada pengembangan keterampilan dan pemahaman siswa melalui pengalaman langsung dalam menyelesaikan proyek-proyek tersebut. PBL mendorong murid untuk menggali informasi, mengembangkan pemahaman mendalam, berkolaborasi dengan rekan-rekan mereka, dan mengaplikasikan pengetahuan dalam konteks nyata.

Guru bersertifikasi ( Nasional dan Ummi Foundation)

• Sebahagian besar Guru dan walikelas memiliki sertifikasi dari Kementrian Pendidikan Nasional. • Semua guru Alqur’an mendapatkan sertifikasi dari Ummi Foundation.

Building Learning Power (BLP)

Pendekatan Pendidikan Karakter Building Learning Power (BLP) merujuk pada konsep yang dikembangkan oleh Guy Claxton, seorang psikolog pendidikan asal Inggris. BLP mencakup serangkaian keterampilan, sikap, dan strategi yang bertujuan untuk membantu murid menjadi pembelajar yang lebih efektif, tangkas, dan adaptif. Ide utamanya adalah bahwa belajar bukan hanya tentang memperoleh pengetahuan, tetapi juga tentang mengembangkan kemampuan untuk belajar itu sendiri. Ada empat aspek utama dalam Building Learning Power: • Devolt ( Ketaqwaan) • Resilience (Ketangguhan) • Resourcefulness (Kemandirian) • Reflectiveness (Reflektif) • Relationships (Keterhubungan)

Jaminan Mutu Kompentensi Al-Qur’an Murid dari Ummi Foundation.

Ummi Foundation pendamping Pendidikan Indonesia Melahirkan Generasi Qurani. Selama 12 tahun, Ummi Foundation berikhtiar menjadi yang terdepan melayani peningkatan kualitas Guru Al-Qur'an dan Lembaga Pendidikan. Ummi Foundation mendampingi 5000 lembaga dan 30.000 guru Alqur’an.

Mengaplikasikan Kurikulum Merdeka

Program "Kurikulum Merdeka" adalah inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia yang bertujuan untuk mengubah pendekatan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Tujuannya adalah memberikan lebih banyak fleksibilitas kepada sekolah dan guru untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan lokal, minat murid, dan perkembangan zaman. Inisiatif Kurikulum Merdeka ini berusaha untuk: • Memberikan Keleluasaan • Mengedepankan Kreativitas • Mengakui Keanekaragaman • Mendorong Pengembangan Karakter • Penggunaan Teknologi

icon alumni kbw

Jaminan Mutu Lulusan KB-TK Exiss Abata

1. Murid terbiasa mengucapkan 5 kata ajaib yaitu salam, permisi, maaf, tolong dan terima kasih.2. Murid dapat mempraktekkan percobaan sains sederhana.3. Murid memiliki kemampuan dasar calistung.4. Murid mampu membaca Al-Qur’an dengan metode ummi jilid 1-3.5. Murid hafal 15 surat pada juz 30.6. Murid hafal 13 hadits dengan gerakannya.7. Murid hafal 11 do’a harian.8. Murid terbiasa sholat dengan tertib.
icon alumni kbw

Jaminan Mutu Lulusan SD Exiss Abata

1. Murid tertib shalat berjamaah di masjid. 2. Murid terbiasa hidup bersih. 3. Murid dapat membuat penelitian sederhana. 4. Murid terampil menggunakan microsoft office sederhana. 5. Murid terbiasa mengucapkan kalimat thoyibah. 6. Murid mampu membaca Al Quran dengan tartil (lulus munaqosah). 7. Murid menghafal Al-qur’an 2 juz dengan mutqin (Juz 30 dan 29). 8. Murid memiliki nilai rata-rata Ujian Sekolah 80 untuk mata pelajaran Matematika, IPA, Bahasa Indonesia dan PAI. 9. Murid terbiasa membantu orang tua di rumah.
icon alumni kbw

Jaminan Mutu Lulusan SMP Khalid bin Walid

1. Murid mampu membaca Al Quran dengan tartil (lulus munaqosah). 2. Murid berbakti pada orang tua dan guru. 3. Murid terampil presentasi berbahasa Inggris. 4. Murid menguasai microsoft office dan aplikasi visual dasar. 5. Murid memiliki nilai rata-rata Ujian Sekolah 75 untuk 4 mata pelajaran (Matematika, IPA, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris). 6. Murid setor hafalan 3 juz (Juz 30, 29, 28), dan hafal mutqin 2 juz Al-Quran (Juz 30 dan 29).