Tips Parenting: Cara menanamkan Adab Sebelum Ilmu pada Anak
Membangun Fondasi: Adab Sebelum Ilmu
Mengapa Adab Harus Didahulukan?
Ilmu pengetahuan memberikan anak kemampuan untuk melakukan sesuatu, namun adab memberikan anak panduan moral untuk menggunakan kemampuan tersebut di jalan yang benar. Anak yang memiliki adab akan memiliki rasa hormat, empati, dan rasa tanggung jawab kepada Sang Pencipta serta sesama manusia.
Strategi Praktis Menanamkan Adab dengan Cara Positif
Untuk menanamkan Adab, metode parenting positif sangat sejalan dengan cara Rasulullah SAW mendidik anak.
Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan:
-
Menjadi Teladan (Uswatun Hasanah)
Anak adalah peniru ulung. Mereka tidak belajar dari apa yang kita katakan, melainkan apa yang kita lakukan.
Contoh: Mulailah membiasakan anak dengan mengucapkan ‘Salam (Assalamualaikum/Waalaikussalam) jika ia bertemu orang yang lebih tua, ingin keluar rumah, ‘Tolong’ Jika ia sedang kesusahan melakukan sesuatu, dan ‘Terima kasih’ Jika ia diberi barang atau dipuji seseorang.
-
Konsistensi dalam Pembiasaan
Adab tidak bisa diajarkan dalam satu malam, perlu pengulangan dan konsistensi.
Contoh: Membiasakan membaca doa sebelum makan, mengucap salam sebelum masuk ruangan, mencium tangan orang tua, atau merapikan mainan sendiri.
Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Abata Leaderss (sering dikenal dengan unit sekolahnya seperti Exiss Abata) merupakan Institusi Pendidikan Islam yang berfokus pada keseimbangan antara pengembangan karakter berbasis nilai-nilai Qurani, prestasi akademik, serta penguasaan teknologi.
Kami dapat menjamin adab yang akan kami ajarkan sejalan dengan cara Rasulullah SAW mendidik anak.
Kesimpulannya
Ingatlah bahwa tugas kita adalah menanam benih dengan kasih sayang dan keteladanan, sementara hasil akhirnya adalah hak Allah SWT. Fokuslah pada prosesnya, nikmati setiap pertumbuhannya, dan selalu sertakan doa dalam setiap langkah pengasuhan Anda.