Bukan Sekadar Bertugas, Ini Pentingnya Pelatihan Service Excellent bagi K3, Security, dan Driver di SekolahÂ
Kesan pertama sekolah tidak hanya dari guru atau kelas. Orang tua menilai kualitas layanan dari cara staf menyambut mereka. Tamu juga merasakan keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah. Karena itu, LPI Abata Leaderss mengadakan pelatihan khusus. Acara ini bertajuk Pelatihan Service Excellent General Services. Pesertanya adalah tim K3, security, dan driver pada 29 Juli 2026.
Staf Pendukung adalah Wajah Institusi
Divisi Human Capital Management memandu pelatihan ini. Raka Jhanif Iswara, S.Sos., selaku Talent Development menjadi narasumbernya. Ia membangun pemahaman bahwa setiap personel adalah representasi lembaga. Hal ini penting di mata orang tua dan tamu. Materi The Power of First Impression juga dipelajari. Peserta belajar memberikan sambutan hangat. Mereka menerapkan budaya 5S: Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun. Tujuannya agar pengunjung terkesan positif sejak awal.
Menciptakan Lingkungan Belajar yang Prima
Pelatihan ini juga membahas lingkungan belajar yang ideal. Lingkungan harus aman, nyaman, dan berkualitas. Tim K3 memahami pentingnya menjaga sanitasi area publik. Mereka juga melakukan deep cleaning setelah aktivitas sekolah selesai. Sementara itu, tim security memperkuat prosedur kepulangan murid. Hal ini agar prosesnya aman dan tertib. Orang tua pun merasa tenang saat menjemput anak.
Driver sebagai Duta Lembaga
Driver memiliki peran penting sebagai duta LPI Abata Leaderss. Materi pelatihan menekankan nilai disiplin dan profesionalisme. Driver bertanggung jawab penuh terhadap kendaraan operasional. Mereka harus selalu siaga di area kerja. Dengan begitu, pelayanan terbaik siap diberikan kapan pun.
Membangun Budaya Service Excellent
LPI Abata Leaderss terus membangun budaya service excellent. Komitmen ini berlaku di seluruh lini pelayanan. Tim General Services semangat menjaga kebersihan dan keamanan. Mereka diharapkan mampu menciptakan pengalaman terbaik. Hal ini ditujukan bagi orang tua, tamu, dan warga sekolah. Semuanya dimulai sejak langkah pertama memasuki sekolah.