Tag Archives: fun learning

Kunjungan Siswa Kelas 5 Ke Pabrik Sosro

Hari Kamis tanggal 21 Februari 2019 siswa kelas 5 SDIT EXISS ABATA mengadakan kunjungan ke pabrik Sosro yang berlokasi di Cakung. Kegiatan ini merupakan kegiatan tiap tahun yang di adakan oleh SDIT EXISS ABATA. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan siswa mengenai cara produksi, pengolahan, dan penjualan minuman kemasan.

Pukul 07.30 kita berangkat menuju lokasi dengan menggunakan angkutan bis dan Elf. Semua siswa terilahat bahagia. Selama perjalanan siswa menunjukkan bakat mereka masing-masing seperti bernyanyi, siswa perembuan bettle dengan siswa laki-laki sehingga suasana perjalanan sangat heboh dan rame. Memasuki tol Joglo perjalanan masih lancar jaya tanpa ada kendala. Namun, setelah memasuki wilayah Cakung timur terlihat pesona mobil-mobil besar yang melintasi jalanan. Macet mulai menghadang. Siswa mulai gelisah. Ada yang mau buang air kecil, ada yang bilang lapar. Mobil hanya bisa melakukan sedikir pergerakan. Setelah dua jam menghadang macet, Alhamdulillah sampai juga ke tempat yang dituju.

Sambutan hangat dan senyum yang ramah ditambah jamuan minuman segar membuat keceriaan anak-anak timbul lagi. Mereka semakin semangat dan siap untuk melihat kegiatan yang ada di pabrik Sosro, setelah istirahat 10 menit anak-anak diarahkan ke suatu ruangan untuk mengikuti beberapa penjelasan kengenai rangkaian kegiatan di pabrik Sosro. Sebelum memasuki pabrik anak-anak dipasangkan peci berwarna merah sesuai dengan warna logo Sosro. Selanjutnya siswa diarahkan menuju pabrik. Sesampai dipabrik anak-anak kaget karena suhu dipabrik sangat panas. Akan tetapi rasa panas tidak menyurutkan semangat siswa untuk mengetahui lebih dalam proses pembuatan minum kemasan yang terkenal ini. Setip tahapan proses pembuatan minuman diamati siswa, mulai dari pembuatan botol, bahan baku minuman, pengemasan, pengepakan, dll.

Kegiatan di pabrik selesai anak-anak kembali di arahkan ke ruang utama untuk istirahat, makan, dan sholat. Setelah kegiatan ishoma selesai anak-anak kembali berkumpul untuk mengikuti penutupan kegiatan di pabrik sosro. Sebelum pulang anan-anak dihadiahkan berupa bingkisan yang tentunya minuman TEH SOSRO yang terkenal dengan jargon Apapun makanannya minumnya tetap TEH BOTOL SOSRO. Alhamdulillah kegiatan di Sosro selesai dan kita pulang menuju sekolah tercinta…

TKIT ABATA Juara III Lomba Senam di RPTRA Smart Meruya

Rabu, 20 Februari 2018, murid  TKIT kembali mengukir prestasi dengan menjuarai lomba senam di RPTRA Smart Meruya sebagai peringkat ke-3. Ada 10 sekolah yang mengikuti Lomba senam ACI dalam rangka Festival PAUD di RPTRA kali ini yang diselenggarai  oleh SUDIN Pendidikan  Jakarta Barat.

Masing-masing sekolah mengirimkan  1 regu yang terdiri dari 10 orang murid. Dengan waktu latihan sekitar 2 minggu, murid-murid terus berlatih secara intensif dibimbing ustzh. Nor dan ustzh. Saidah

Dengan mengenakan seragam olahraga hijau biru, bersepatu putih dan ikat tangan berwarna merah, mereka menuju lokasi lomba dengan penuh semangat diiringi doa dari teman-temannya disekolah dan orangtua. Alhamdulillah berkat karunia Allah dan buah kesabaran serta ketekunan dalam berlatih,  mereka berhasil menjadi juara III. Barakallah team senam TKIT Abata, Jazakumullah Khairan Katsiran untuk support yang diberikan Orangtua Murid semoga semakin banyak prestasi yang ananda raih di event-event lomba berikutnya. Aamiin…

Pembuatan Bakso Halal

Assalamu’alaikum wr.wb.

Hai teman-teman pada akhir Januari kemarin, kami siswa siswi kelas 4 SD EXISS Abata melakukan sebuah project yang seru sekali. Kami belajar membuat bakso halal. Awalnya pada hari Senin, ustadz dan ustadzah memberikan informasi seputar bakso mulai dari asalnya, jenis-jenisnya dan cara membuatnya. Dari sana kami menjadi tahu bahwa ternyata bakso adalah salah satu makanan kesukaan masyarakat Indonesia. Oleh karenanya banyak sekali pedagang bakso yang berinovasi menciptakan bakso yang enak dan unik. Mulai dari bakso keju, bakso bakar, bakso atom, bakso rusuk, bahkan bakso tumpeng. Wah…banyak sekali ya jenisnya sampai-sampai membuat kami yang melihat videonya saja menjadi lapar.

Pada hari Selasa kami melakukan planning, yaitu simulasi dan menghafalkan resep serta cara membuat bakso. Baru pada hari Rabu, kami siap melakukan action. Pertama-tama kami dibagi dalam 4 kelompok kecil dalam 1 kelas. Masing-masing kelompok menyiapkan bahan dan peralatan. Syarat utama dalam membuat bakso yaitu peralatan dan tangan kita harus dalam keadaan steril. Jangan lupa pastikan juga daging yang kita gunakan memenuhi standar penyembelihan secara islami.

Setelah syarat-syarat tadi terpenuhi, kami siap membuat bakso halal. Ini cara membuatnya:

  1. Siapkan semua bahan
  2. Cincang 500gram daging sapi
  3. Masukkan daging sapi cincang ke dalam blender, tambahkan es batu secukupnya (es batunya dihaluskan juga ya)
  4. Blender sampai halus
  5. Tambahkan 2 butir telur. Tambahkan 6 sdm tepung tapioka, 1 sendok makan bawang putih yang sudah dihaluskan, 2sdt garam, 1 sdt merica dan ½ sdt baking powder. Blender lagi sampai tercampur rata
  6. Siapkan baskom besar, masukkan adonan bakso, uleni dan banting2 adonan sampai benar-benar menyatu dan teksturnya lembut seperti pasta
  7. Bulatkan sesuai selera
  8. Didihkan air, sampai benar-benar mendidih, kecilkan api masukkan bulatan-bulatan bakso. Jika sudah mengapung langsung angkat
  9. Siap disajikan bersama mie atau bihun dan sayuran.
  10. Selamat menikmati.

Nah, teman-teman, mudah kan! Ayo kalian juga bisa mencobanya di rumah. Selain rasanya enak, dengan membuat bakso sendiri kita dapat memastikan bahwa bakso tersebut diolah dengan bahan-bahan yang halal dan proses yang steril. Semoga ilmu yang didapat dari project kali ini dapat bermanfaat bagi kami di masa depan. Siapa tahu suatu saat lahir pengusaha bakso kelas dunia yang berasal dari siswa kelas 4 SD EXISS Abata. Aamiin yaa robbal alamiin.

Out Bound Di Alam Pedesaan Yang Seru Dan Menyenangkan

Belajar dialam terbuka sangatlah seru dan menyenangkan. Kali ini murid-murid Abata melaksanakan kegiatan out bound dipelita desa didaerah ciseeng bogor. Mereka berangkat pukul  07.00 dari sekolah dengan penuh semangat. Setibanya ditempat tujuan mereka langsung disambut oleh kakak pendamping dan diarahkan untuk menyimpan tas dirumah yang sudah disiapkan. Murid-murid pun istirahat sejenak sambil menikmati suguhan jagung rebus dan teh manis.

Out bound pun segera dimulai dengan pembagian kelompok dan  fun game. Setelah itu anak-anak diajak untuk menaiki rakit bambu menuju tempat flying fox melintasi danau buatan, kegiatan yang menguji keberanian dan menaikan adrenalin murid-murid. Setelah itu rangkaian kegiatan pun di lanjutkan dengan mencetak tanah liat, memasuki goa, meniti jembatan, memerah susu sapi, minum susu, membajak sawah dan menanam, menumbuk dan menampi padi. Yang tak kalah seru adalah ditengah kegiatan out bound, anak-anak beristirahat sejenak sambil menikmati semangkuk bakso sebagai amunisi agar tetap bersemangat untuk terus melanjutkan kegiatan sampai selesai. Kegiatan out bound pun diakhiri dengan menangkap ikan dan bersih-bersih lalu makan.

Luar biasa kegiatan out bound kali ini, murid-murid belajar langsung dialam dan mendapatkan pengalaman yang seru dan menyenangkan serta membawa pulang ikan sebagai oleh-oleh kegiatan out bound.

Senangnya Bertemu Satwa Langka Di Ragunan

Pada hari Rabu 6 Februari 2019, aku dan teman-teman kelas 5 paralel pergi ke suatu tempat yang banyak hewan-hewan langka. Kalian tahu dimana tempatnya? Yaaa tempatnya adalah di Kebun Binatang Ragunan Jakarta.

Sedikit informasi ya! Ragunan adalah tempat wisata yang menghadirkan banyak hewan langka, seperti Si Amang dan Orang Utan.

Aku tiba disekolah kebanggaanku sekitar jam 07:00. Setelah itu Aku segera bergegas menaruh tas dan bertemu dengan tim kelompokku.

Krrrinng….. Bel abata pun berbunyi aku langsung mengambil tasku dan memakai sepatu ungu kesayanganku dan langsung duduk untuk mendengarkan pembukaan dari Ustadz Yosep Iskandar. Setelah itu aku mendengarkan pengarahan sekaligus sambutan dari Kepala Sekolahku ia adalah Ustadz Encep Sopyan Sori.

Dan setelah itu pembacaan doa oleh teman aku. Aku dan Rombongan Abata KP Ragunan berangkat pukul 07 : 45 WIB Pagi. Aku  dan kelompok lainnya berada di Bus 1 yaitu Shymponie yang besar dan berwarna biru itu. aku duduk bersama temanku yang bernama Cinta, disepanjang perjalanan kami sempatkan untuk membaca ayat suci Al-quran.

Oh iya di perjalanan aku melihat pemandangan yang begitu indah, bagaimana tidak gedung-gedung itu menjulang tinggi. Beberapa menit setelah perjalanan akhirnya Bus ku pun sampai ditujuan. Sesampainya di Ragunan kami semuanya menuju tempat berkumpul yang sudah panitia siapkan. Beberapa menit setelah itu kami berjalan menuju tempat yang akan kami lakukan pengamatan, seperti Aves, Reptil, Primata dan Ikan.

Aku melihat berbagai jenis Aves (burung) untuk selanjutnya melakukan pengamatan (asal tempat sampai pada penyesuaian hidupnya) seperti burung Merak hijau, Bangau Tongtong, Julang Emas, Elang Ular Bido, Elang Brontak, Kangkareng Hitam, dan masih banyak lagi. Setelah itu kami melanjutkan pengamatan ketempat lainnya yaitu primata (asal tempat sampai pada penyesuaian hidupnya).

Uuaauuaauuaa suara Si Amang memanggilku. Oh iya Sahabat, aku sekarang berada di tempat Primata, aku melihat Siamang Gibbon, Owa Unako, Kelawat, Lutung Perak, Owa Jawa, Monyet Boti. Yang paling menarik dari semua itu adalah Siamang Gibbon yang sedang bermain di kandangnya. Dia lucu banget, memainkan tali pokoknya lucu banget. Setelah selesai melakukan pengamatan ditempat ini. Selanjutnya, kami melanjutkan pengamatan di tempat ikan. Dan disini aku menemukan berbagai jenis ikan diantaranya ada jenis Ikan Hantu, Arwana Hijau, Ikan Kapiat, rwana Silver, dan lain sebagainya.

Hallo sahabat semunya! Kini aku berada ditempat Reptil loh. Di dalam kandang Reptil aku melihat berbagai jenis hewan yang sedikit menyeramkan tapi bagaimanapun aku harus berani.he.he.he. Jenis Reptil yang aku amati yaitu ada Iguana hijau, Biawak Gouldi, Kura-kura pipi merah, Soa-Soa, Bulus Soft, Sanca Sawah. Dan Aku sangat terkejut takkala melihat Sanca Sawah, karna ular tersebut  begitu benar  dan seperti sedang melilitkan tubuhnya untuk tidur.