Guru Kau Pelukis Masa Depanku

Pada tanggal 25 November, Republik Indonesia memperingati Hari Guru. Peringatan Hari Guru bukan sekedar untuk simbol semata. Melainkan harus dijadikan sebagai ajang apresiasi akan jasa-jasa guru dalam kehidupan kita.

Hal inilah yang dilakukan oleh siswa siswi serta wali murid SD Exiss Abata, yang mengadakan perayaan hari guru pada hari Senin, tanggal 26 November 2018. Peringatan hari guru kali ini terasa begitu hikmad. Dimulai dengan upacara dan sambutan kepala SD Exiss Abata yang berisi tentang apresiasi terhadap kinerja guru serta pesan kepada murid-murid supaya menjadikan guru sebagai teladan. Acara dilanjutkan dengan persembahan lagu oleh perwakilan orang tua murid dari kelas 1-6 dan sambutan oleh ketua BP3 yaitu Ibu Roro. Semangat dan rasa terima kasih atas jasa-jasa guru juga ditunjukkan oleh siswa siswi SD Exiss Abata yang diwakili oleh penampilan siswa kelas 5 dan 6. Puncaknya adalah pembacaan puisi ciptaan ananda Yisca kelas 5 dan ananda Auza kelas 4. Acara ditutup dengan pembacaan doa.

Pelukis Masa Depanku

Karya : Yisca dan Auza

 

Guru…

Engkau digugu

Engkau ditiru

Dari sopan tingkah lakumu

Juga lembut tutur katamu

 

Guru…

Kaulah pelukis masa depanku

Aku bisa membaca karenamu

Bisa menulis juga karena bimbinganmu

 

Guru…

Jangan pernah lelah berbagi ilmu

Untuk semua murid-muridmu

Kelak pahala mengalir untukmu

 

Guru…

Terima kasih dari hatiku

Atas semua jasa-jasamu

Kaulah pelukis masa depanku

Abata Competition 2018 … Be a Winner !!

Menyongsong semangat di penghujung tahun 2018, SD EXISS Abata mengadakan sebuah acara bergengsi yang menjadi agenda 2 tahunan yaitu ABATA COMPETITION. Tema yang diangkat tahun ini adalah Be a Winner (Jadilah pemenang). Sejalan dengan tujuan awal diadakannya acara tersebut yaitu sebagai ajang penyaluran bakat dan minat siswa dalam bidang olahraga dan seni.

Acara Abata Competition 2018 berlangsung selama satu minggu yaitu tanggal 24-28 Desember 2018. Diawali dengan upacara pembukaan pada hari Senin, 24 Desember 2018. Dilanjutkan dengan perlombaan selama 3 hari. Ada 13 lomba yang diikuti oleh siswa siswi SD EXISS Abata antara lain: spelling bee, story telling, atletik, memanah, mading science, mewarnai kaligrafi, basket, futsal, science project, cerdas cermat kelas tinggi dan kelas render, serta tahfidz kelas rendah dan kelas tinggi. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa dan siswi SD EXISS Abata dapat berpartisipasi dan menyalurkan bakatnya.

Dipandu oleh Miss Tin dan ananda Ghazi acara penutupan Abata Competition 2018 berlangsung meriah. Terdapat persembahan tampilan dari perwakilan ekstrakurikuler dan para pemenang lomba.  Ekstrakurikuler yang ditampilkan kali ini antara lain: taekwondo, silat dan robotic. Ketiganya merupakan ekstrakurikuler favorit siswa siswi SD EXISS Abata dan yang paling sering mewakili dan mengharumkan nama SD EXISS Abata dalam berbagai macam perlombaan. Penampilan berikutnya dipersembahkan oleh siswa-siswi pemenang lomba science project  yaitu kelas 6 Usamah sebagai juara 1 dan kelas 5 Salman sebagai juara 2 dan penampilan oleh ananda M.Fadly Amrulloh (Aldy) sebagai juara 1 story telling. Setelah pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah akhirnya diumumkan bahwa kelas 5 Salman keluar sebagai juara umum Abata Competition 2018 dengan perolehan mendali yaitu 2 emas, 2 perak dan 2 perunggu.

Selamat kepada para pemenang, semoga semangat Abata Competition dapat berlanjut di tahun-tahun berikutnya dan dapat berlangsung lebih meriah dan penuh inovasi. Sampai ketemu di Abata Competition berikutnya, lets be a winner!

Mudahnya Membuat Kartu Nama

Assalamu’alaikum teman-teman semuaaaaa….

Teman-teman tau tidak sih apa itu kartu nama? Yup kartu nama itu untuk pengenalan nama atau perusahaan kamu kepada orang lain dengan mengunakan kartu. Jadi sekarang teman-teman sudah tau dong apa itu kartu nama…

Naaaahh … teman-teman sudah pada tau belum cara membuat kartu nama? Teman-teman dari kelas 4 SD Exiss Abata sudah bisa membuatnya loh. Ternyata mudah sekali dengan menggunakan Miscroscof Publisher.

Yuuukk teman-teman ikutin langkah-langkah ini yaa supaya teman-teman juga bisa membuatnya. Langkah-langkahnya yaitu:

  1. Teman-teman buka miscroscof publisher
  2. Pilih business card
  3. Lalu pilih tipe card yang teman-teman inginkan
  4. Teman-teman ketik sesuai dengan penganalan nama kamu atau nama perusahaan teman-teman
  5. Setelah itu jangan lupa untuk di save dan di print yaaaa

Gimana teman-teman kalian sudah mengerti belum cara membuatnya? Pasti bisakan karna sangat mudah…

Teman-teman di rumah harus coba membuatnya yaaahh….

Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh…

Kaum Saba Dan Banjir Arim (Part I)

لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍ فِي مَسْكَنِهِمْ آيَةٌ ۖ جَنَّتَانِ عَنْ يَمِينٍ وَشِمَالٍ ۖ كُلُوا مِنْ رِزْقِ رَبِّكُمْ وَاشْكُرُوا لَهُ ۚ بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ () فَأَعْرَضُوا فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ سَيْلَ الْعَرِمِ وَبَدَّلْنَاهُمْ بِجَنَّتَيْهِمْ جَنَّتَيْنِ ذَوَاتَيْ أُكُلٍ خَمْطٍ وَأَثْلٍ وَشَيْءٍ مِنْ سِدْرٍ قَلِيلٍ

“Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan): “Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun”. Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.” (Q.S Sabaa : 15-16)

Masyarakat Saba merupakan salah satu empat peradaban terbesar yang hidup di sebelah selatan Jazirah Arab. Diyakini bahwa kau mini telah mendirikan peradabannya antara tahun 750-1000 SM. Peradaban mereka runtuh pada sekitar 550 M disebabkan srangan yang terus menerus selama dua abad yang dilakukan tantara Persia dan Arab. Kapan peradaban Sabamulai tumbuh, masih menjadi perdebatan hingga sekarang. Orang-orang Saba tidak pernah menuliskan keputusan pemerintahan mereka hingga tahun 600 SM. Oleh karenanya, tidak ditemukan catatan klasik apa pun hingga tahun itu.

Sumber paling tua yang memberi petunjuk terkait kaum Saba merujuk pada catatan perang Raja Srgon II (722-705 SM). Di catatan itu, disebutkan daftar orang-orang yang membayar pajak pada Raja Saba yang bernama It Imara. Ini merupakan sumber tertua yang menjelaskan tentang peradaban Saba. Hanya tidak benar bila kemudian berkesimpulan bahwa peradaban ini telah dibangun pada tahun 700 SM dengan hanya bersandar pada sumber astu-sarunya itu. Karena sangat mungkin peradaban ini telah  terbentuk sebelum itu. Ini berarti sejrah Saba mungkin sekali sudah ada sebelum tahun itu. Dalam pahatan Arad Nanar (Aanepadda), salah satu raja kota Ur yang mengacu pada kota Saba.[1] Jika benar interprets bahwa kata ini mengacu pada Saba, maka sejarah Saba sudah ada pada 2500 SM.

Sumber-sumber sejarah yang berbicara tentang peradaban ini menyebutkan bahwa peradaban Saba sangat mirip dengan peradaban Phoenix. Mayoritas aktivitasnya perdagangan. Kaum ini berkuasa melalui jalr perdagangan yang melewati sebelah utara kepulauan itu. Para pedagang Saba harus mendapat izin dari Raja Sargon II, yang berkuasa atas wilayah yang berada di sebelah utara kepulauan itu. Jika ingin dagangan mereka bisa sampai ke Gaza dan Laut Tengah, mereka harus membayar pajak atas dagangan mereka. Setiap kali para pedagang Raja Sargon II, nama mereka dicatat dalam laporan tahunan wilayah itu.

Dalam sejarah, kaum Saba dikenal sebagai orang yang berperadaban. Kata-kata yang punya arti seperti menarik kembali, penetapam, bangunan, muncul di sana secara berulang pada pahatan para raja mereka. Bendungan Ma’rib yang merupakan salah satu peninggalan terpenting peradaban ini menjad bukti yang jelas tingkat keahlian yang telah dicapai oleh kaum ini. Hal ini  tidak berarti bahwa mereka lemah dalam kekuatan militernya. Tantara Saba merupakan unsur terpenting yang menjamin keberlangsugan peradaban ini berdiri tegak hingga dalam waktu lama.

Tantara Saba diketahui sebagai tantara terkat pada masa itu. Mereka membantu para raja untuk melakukan perluasan wilaya. Mereka berhasil menyerbu wilayah Qatabiyin.mereka juga berhasil menguasai wilayah di benua Afrika. Kira-kira pada tahun 24 SM ketika mereka melakukan salah satu penyerangan ke wilayah barat, tantara Saba memukul mundur tantara Romawi di bawah panglima Markus Elius Golus. Panglima inilah yang telah memerintah Mesir menjadi bagian dari kekaisaran Romawi yang merupakan negara adikuasa saat itu tanpa tanding. Dapat digamparkan bahwa Saba merupakan negara kondusif secara politik. Meski demikian, mereka tidak pernah ketinggalan dala menggunakan kekatan militier jika diperlukan. Dengan kekuatan militer dan peradabannya, Saba lalu menjadi kekuatan adikuasa pada waktu itu.

Al-qur’an juga menyebutkan kekuata tantara Saba. Kepercayaan diri tentara ini juga terlihat melali komentar para panglima tentara Saba kepada ratu mereka, seperti yang dilukiskan dalam Surah Al-Naml berikut:

قَالُوا نَحْنُ أُولُو قُوَّةٍ وَأُولُو بَأْسٍ شَدِيدٍ وَالْأَمْرُ إِلَيْكِ فَانْظُرِي مَاذَا تَأْمُرِينَ

“Mereka menjawab: “Kita adalah orang-orang yang memiliki kekuatan dan (juga) memiliki keberanian yang sangat (dalam peperangan), dan keputusan berada ditanganmu: maka pertimbangkanlah apa yang akan kamu perintahkan”. (Al Naml; 33)

Ma’rib merupakan ibukota Saba. Kota ini sangat kaya. Kelebihan ini merupakan imbas dari letak geografisnya. Ibuota ini dekat sekali dengan Sungai Dunha, yang titik pertemuannya dengan Gunung Bulaq sangat sesuai untuk pembangunan bendungan. Orang Saba menganggap keistimewaan ini sebagai hal yang mahal. Mereka pun membangun benndungan di tempat itu, yang menjadi tepat pertumbuhan peradaban mereka. Setelah itu, mereka mulai menjalankan irigasi dan pertanian. Begitulah mereka bisa mencapai tingkat pertumbuhan yang sangat tinggi. Ma’rib sndiri merupakan ibukota yang paling pesat pertumbuhannya saat itu. Penulis Yunani, Pliny, yang telah mengunjungi dan memuji tempat ini menyebutkan bahwa Ma’rib merupakan wilayah yang luas dan hijau.[2]

Lukisan yang Ditulis dengan Bahasa Orang Saba

Tinggi bendungnan Ma’rib mecpai 16 meter. Lebarnya 600 meter. Panjangnya hingga 630 meter. Secara statistik, ini memakan 9600 hektar tanah. Seluas 5300 di antaranya berada di dataran bagian selatan, sementara sisanya berada di utara. Dua dataran ini juga disinggung dalam paatan orang Saba yang diberi nama Ma’rib dan dua dataran. Al-qur’an menyebutkan hal ini dengan sangat baik pada ayat berikut:

جَنَّتَانِ عَنْ يَمِينٍ وَشِمَالٍ

“dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri” (Q.S Sabaa: 15)

Ini menunjukkan bahwa ada kebun dan pohon anggur di kedua lembah atau dua dataran ini. Tempat itu menjadi tempat di Yaman yang paling banyak kekayaan dan hasil buminya berkat air bendungan itu. Jean Francois Chapolion dan Glazer menebutkan bahwa sudah sagat lama Bendungan Ma’rib membantu orang-orang di sekitarnya. Beberapa dokumen yang ditulis dalam bahasa Himyar menginformasikan bahwa bendungan ini telah menjadikan Kawasan di sekitarnya sangat subur dan produktif.[3]

Perbaikan bendungan ini selesai antara abad 5 dan 6 M. Hanya saja perbaikan-perbaikan itu tidak bisa mencegah bendungan ini runtuh pada tahun 542 M. bendungan ini runtuh akibat banjir Arim yang disinggung Al-qu’ran. Banjir Arim inilah yang mennyebabkan masalah luar biasa. Musibah ini telah mengahncurkan semua perkebunan, pohon anggur, dan taman-taman yang telah dijaga seuruh kaum  Saba selama puluhan abad. Setelah runtuhnya bendungan ini, kaum Saba mengalami stagnasi yang cukup lama. Tidak ada lagi penopang kehidupan bagi mereka setelah itu. Ini yang menjadi akhir sejarah kau mini setelah runtuhnya bendungan.

Banjir Arim Yang Meluluhlantahkan Saba

Ketika kita mau merenungkan ayat Al-qur’an melalui informasi sejarah yang bisa kita dapatka, tentu kita menemukan keseuaian yang luar bisa antara informasi Al-qur’an dan data sejarah. Semua temuan geologis dan kepurbakalaan membenarkan informasi yang disebutkan Al-qur’an. Seperti diseutkan Al-qur’an, kaum tidak mau mendengar nasihat rasul mereka dan mendustakan kebenaran yang dibawa sang rasul serta tidak mau beriman kepada utusan Tuhan itu memang berhak mendapatakan hukuman sengan banjir Arm. Al-qur’an menggambarkan banjir ini dala Surah Saba berikut:

لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍ فِي مَسْكَنِهِمْ آيَةٌ ۖ جَنَّتَانِ عَنْ يَمِينٍ وَشِمَالٍ ۖ كُلُوا مِنْ رِزْقِ رَبِّكُمْ وَاشْكُرُوا لَهُ ۚ بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ () فَأَعْرَضُوا فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ سَيْلَ الْعَرِمِ وَبَدَّلْنَاهُمْ بِجَنَّتَيْهِمْ جَنَّتَيْنِ ذَوَاتَيْ أُكُلٍ خَمْطٍ وَأَثْلٍ وَشَيْءٍ مِنْ سِدْرٍ قَلِيلٍ

“Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan): “Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun”. Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.” (Q.S Sabaa : 15-16)

**Diambil dari Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis Jilid 1 : Kemukjizatan fakta sejarah

 

[1] Al Mausu’ah Al Islamiyah; Al A’lam Al islami, Tarikh Jughrafiyah Intsughrsfiys, wa Qamus Bibliografiya j. 10, h. 268, lema “Saba”.

[2] Humile, Al Muktasyafat fi Ardh Al Injil, 1903

[3] Al Mausu’ah Al Islamiyah; Al A’lam Al islami, Tarikh Jughrafiyah Intsughrsfiys, wa Qamus Bibliografiya j. 10, h. 323-339, lema “Ma’rib”.

LOWONGAN KERJA GURU AL-QUR’AN 2019

Let’s join us ! Excellent Islamic School ABATA
Sebagai GURU AL-QUR’AN guna mencetak generasi rabbani dambaan ummat
SYARAT:
1. Muslim & Muslimah yang Taat Beribadah,
2. Senang menghiasi diri dengan Akhlaqul Karimah,
3. Mencintai anak-anak dan dunia pendidikan,
4. Usia minimal 20 maksimal 30 tahun.
5. Pendidikan minimal SMA diutamakan S1.
6. Mampu membaca Al-Quran dengan baik & benar, Hafal Qur’an juz 30 & 29, diutamakan hafal lebih dari 5 juz.
7. Melek teknologi informasi internet dan diutamakan mampu mengoperasikan Microsoft Office (Power Point, Word, Excel),
8. Bersedia mengikuti pendidikan dan pelatihan peningkatan kompetensi yang diwajibkan oleh lembaga.

GAJI & FASILITAS:
1. Gaji yang Menarik
2. Tunjangan Kinerja
3. Bantuan Sosial Pegawai
4. Jaminan Kesehatan dan Tenaga Kerja
5. Tunjangan Pendidikan Keluarga
6. Apresiasi Prestasi Guru
7. Fasilitas Umroh
8. Dana Pensiun

SEGERA Kirimkan Surat Lamaran & CV Anda ke sdm@abata.sch.id
Ditunggu sampai dengan 31 Januari 2019

Nabi Luth As : Al-qur’an dan Kehancuran Kaum Luth (Part III)

Beberapa petunjuk yang jelas, juga tanda-tanda kasat mata, yang terlihat di Danau Luth, memberikan pesan bahwa ada maksud dibalik semua itu. Dengan pola yang sama, semua peristiwa yang diinformasikan oleh Alqur’an terjadi di Timur Tengah, Jazirah Arab, dan Mesir. Tepat di tengah-tengah beberapa wilayah inilah Danau Luth berada. Danau Luth dan beberapa wilayah di sekitarnya menjadi pusat perhatian para ahli Geologi. Karena, laut ini mengalami penurunan 400 meter dari permukaan Lut Tengah. Padahal, titik terendah di laut itu mempunyai kedalaman 400 meter dari permukaan laut.jadi, dasar laut di tempat itu telah mengalami penurunan 800 meter dari permukaan laut. Ini mejadi titik terendah di muka bumi.

Kedalaman tempat yang berada di Kawasan rendah di daerah laut tidak mencapai lebih dari 100 meter dari permukaan laut. Kekhasan lain yang dimiliki laut itu yang tidak terdapat di tempat lain adalah kadar garam yang mencapai 30%. Dengan kadar seperti itu, biota laut apapun, seperti ikam, rumput laut, tanaman laut, dan lain sebagainya, tidak mungkin bisa hidup di laut tersebut. Oleh karenanya, tempati ini disebut dengan Laut Mati (Dead Sea) di dalam khazanah pengetahuan Barat.

Diperkirakan kisah kehancuran kaum Luth yng diceritakan Al-qur’an terjadi pada tahun 1800 SM. Saat melakukan kajian geologi dan kepurbakalaan, Keller menjelaskan bahwa Sodom dan Gomorrah itu terletak di Lembah Sadim yang menjadi Kawasan paling turun dan sulit diajbkau di Danau Luth.

Padahal, tempat itu dulu paling banyak dihuni di muka bumi, juga paling banyak menonjol dalam strukturnya. Ini menjadi petunjuk yang memperlihatkan peristiwa kehancuran yang diriwayatkan Al-qur’an. Ada lagi bagian yang mirip lidah berbentuk semenanjung di ini sedalam 400 meter, tetapi bagian yang paling kiri dari dasar laut itudangkal sekali. Padahal, hasil penelitian yang didapat selama beberapa tahun memperlihatkan bahwa kedalaman air di tempat ini lebih dari 15-16 meter. Setelah itu, tempat dangkal terbentuk. Ini sebagai akibat dari gempa dan pengendapan yang disebabkan oleh longsor yang menyertainya. Tempat itu bernama Sodom dan Gomorrah, yang ditinggal kaum Luth.[1]

Werner Keller juga membahas soal bagian yang dangkal tersebut, yang diketahui baru terbentuk setelah kejadian dahsyat itu. Pendangkalan itu terjadi sebagai akibat dari gempa bumi dan longsor besar yang disebabkan oleh gempa. Tempat itulah yang memporak prandakan Sodom dan Gomorrah yang menjadi tempat tinggal kaum Luth. Sangat mungkin sekali bila di masa lalu seseorang bisa berpindah dengan berjalan kaki dari tempat it uke tepi pantai lain yang berhadapan. Sekarang, bagian paling bawah Laut Mati telah menutupi Sodon dan Gomorrah yang berada di Lembah Sadim. Sebagai akibat dari longsornya pondasi tanah lantaran dihantam bencana alam berganda yang terjadi pada abad ke-2 SM, air garam terdorong dari kiri semenanjung itu ke tempat kosong dan berlubang itu. Air garam itu pun memenuhi semua tempat tersebut.

Peninggalan kaum Luth sangat jelas ketika kita berlayar menggunakan kapal melewati Danau Luth hingga ke titik terjauh bagian selatan. Ketika matahari mengirimkan cahayanya ke arah kanan, kita akan melihat sesuatu yang mengerikan. Pada jarak tertentu di pantai dan dengan air laut yang bening, akan terlihat jelas batas hutan yang dilindungi oleh kadar garam Laut Mati. Dahan-dahan yang sangat tua dan akar-akar yang terlihat ketuaan berada di bawah air hijau yan gberkilauan.

Lembah Sadim merupakan tempat terindah di Kawasan itu pada masanya. Dahan dan pepohonan hijau tumbuh saat itu. Bunga mawar pu bermekaran di sana. Penelitian geologis dari segi dinamika bencana kaum Luth, mengungkapkan bahwa gempa yang memporak-porandakan kau mini sebagai akibat dari pembentukan rekahan yang panjang di bumi (garis rekahan) sejauh 190 meter. Garis rekahan inilah yang membentuk danau sungai Yordania. Sungai Yordania sendiri mengalami penurunan sekitar 180 m, sementara Laut Mati mengalami penurunan sekitar 400 meter dari permukaan tanah. Fenomena itu menunjukkan adanya peristiwa geologis dahsyat pada periode waktu tertentu.

Struktur Sungai Yordania dan Danau Luth membentuk bagiankecil pecahan dan rekahan bumi yang melewati tempat itu. Tempat dan panjang pecahan ini baru ditemukan pada masa kita saja. Rekahan ini dimulai dari wilayah Gunung Hermon hingga sepanjang bagian selatan, lal Danau Luth, dan terus berlanjut sampai di tengah-tengah pdang sahara Arab, dilanjutkan Teluk Aqabah, kemudian berlanjut melewati Lut Merah ampai ke Afrika. Sepanjang jarak rekahan itu, aktivitas gunung berapi tak pernah berhenti. Ini yang memungkinkan penelitian batu basalt dan gunung berapi yang ada di Gunung Meron (Galilee) Palestina, dataran rendah dan dataran tinggi Yordania, Teluk Aqabah, dan tempat-tempat yang ada di sekitarnya. Peninggalan dan informasi geologi yang dihimpun menunjukkan bahwa Danau Luth mengalami bencana geologis yang mengerikan. Werner Keller menulis sebagai berikut:

“Suatu kali seluruh Lembah Sadim yang mencakup wilayah Sodom dan Gomorrah amblas hingga mencapai kedalaman yang mengerikan. Kehancuran ini terjadi dengan gempa bumi dahsyat disertai beberapa dari gas alam dan kebakaran yang hebat. Kekuatan gunung berapi yang tenang tiba-tiba aktif di kedalaman laut sepanjang lempengan dari lembah itu. Kawah berapi yang bergejolak di bagian atas lembah tepi tepi pantai bagian barat. Ketika itulah uap gunung berapi mengendap dan lapisan dalam batu gunung berapi turun sejauh wilayah yang luas pada permukaan kapur. Uap yang berbatu dan lapisan dalam batu gunung berapi (basalt) menunjukkan bahwa tempat itu memang terkena gempa yang dahsyat dan letusan gunung berapi yang luar biasa pada waktu tertentu.”[2]

Padahal, pada Desember 1957 Majalah National Geographic menurunkan laporan terkait informasi itu sebagai berikut:

“Puncak gunung yang kea rah Laut Mati naik. Sampai sekarang belum ada satupun orang yang berhasil menemukan kota-kota yang hancur: Sodom dan Gomorrah. Hanya saja para peneliti berpendapat dua kota itu berada di Lembah Sadim, yang berhadapan dengan Kawasan padang pasir. Air Laut Mati telang menenggelamkan kedua kota itu setelah gempa yang dahsyat menghancurkannya.”

**Diambil dari Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis Jilid 1 : Kemukjizatan fakta sejarah

[1] Werner Keller, Al-Injil ka Tarikh, 1964, h. 73-74.

[2] Werner Keller, Al-Injil ka Tarikh, 1964, h. 75-76.

Asyiknya Belajar IPA di SD EXISS ABATA

Dalam pembelajaran IPA dibutuhkan metode yang tepat dalam penyampaiannya . salah satu metode yang paling tepat dalam pembelajaran IPA adalah metode praktikum, karena metode praktikum membuat para siswa menjadi aktif dalam proses pembelajaran.

Dalam pembelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) banyak sekali materi yang harus menggunakan metode praktikum. Ilmu pengetahuan Alam (IPA) sebagai ilmu pengetahuan yang sistematis dan tersusun secara teratur, berlaku umum dan kumpulan data hasil observasi dann eksperimen. IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan tetapi juga merupakan proses penemuan.

Dari pernyataan tersebut jelaslah bahwa pembelajaran IPA sangat membutuhkan sebuah praktikum atau percobaan

SD EXISS ABATA selalu memperhatikan tentang perkembangan pengetahuan setiap siswanya, tidak heran jika SD EXISS ABATA bukan hanya menjelaskan secara teori tetapi setiap siswa juga mempelajari pengetahuan alam dengan konsep Real atau nyata dengan melalui Project setiap minggu melalui praktikum.

Dengan adanya praktikum setiap siswa akan berperan aktif dalam memperoleh penemuan-penemuan yang ada di sekitar.

Salah satunya yang baru dipraktikan adalah kelas 4 dengan Percobaan Perpindahan Energi Panas dan bunyi. Sebelum siswa memulai praktikum guru akan terlebih dahulu menjelaskan  tentang teori Perpindahan Energi Panas  dan Energi Bunyi. Setelah itu siswa akan memulai praktikum untuk membuktikan kebenaran tentang teori tersebut.

Dengan project yang bervariasi setiap minggunya tidak heran jika murid-murid SD EXISS ABATA dapat unggul dalam pengetahuan dan konsep dasar secara nyata.

 

Nabi Luth As : Al-qur’an dan Kehancuran Kaum Luth (Part II)

Nabi Luth As menduga bahwa ia dan tamu-tamunya akan menjadi korban kebiasaan setan itu.

قَالَ لَوْ أَنَّ لِي بِكُمْ قُوَّةً أَوْ آوِي إِلَىٰ رُكْنٍ شَدِيدٍ

Luth berkata: “Seandainya aku ada mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau kalau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat (tentu aku lakukan)”. (Qs Hud : 80)

Hanya saja para tamunya kemudian mengingatkannya bahwa mereka adalah utusan Allah. Mereka lalu berkata:

قَالُوا يَا لُوطُ إِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ لَنْ يَصِلُوا إِلَيْكَ ۖ فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِنَ اللَّيْلِ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ أَحَدٌ إِلَّا امْرَأَتَكَ ۖ إِنَّهُ مُصِيبُهَا مَا أَصَابَهُمْ ۚ إِنَّ مَوْعِدَهُمُ الصُّبْحُ ۚ أَلَيْسَ الصُّبْحُ بِقَرِيبٍ

Para utusan (malaikat) berkata: “Hai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorangpun di antara kamu yang tertinggal, kecuali isterimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka ialah di waktu subuh; bukankah subuh itu sudah dekat?”. (Qs Hud : 81)

Ketika penyimpangan kaum Luth itu sudah mencapai pucaknya, Allah Swt menyelamatkan Nabi Luth As dengan bantuan dua malaikat itu. Pada waktu subuh, kaum Luth pun dihancurkan dengan bencana yang dahsyat, seperti yanf telah dijanjikan pada Luth sebelumnya.

وَلَقَدْ رَاوَدُوهُ عَنْ ضَيْفِهِ فَطَمَسْنَا أَعْيُنَهُمْ فَذُوقُوا عَذَابِي وَنُذُرِ () وَلَقَدْ صَبَّحَهُمْ بُكْرَةً عَذَابٌ مُسْتَقِرٌّ

“Dan sesungguhnya mereka telah membujuknya (agar menyerahkan) tamunya (kepada mereka), lalu Kami butakan mata mereka, maka rasakanlah azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku. Dan sesungguhnya pada esok harinya mereka ditimpa azab yang kekal.” (Qs. Al-Qamar: 37-38)

Beberapa ayat menggambarkan pada kita bagaimana kehancuran kaum Luth itu terjadi.

وَكَانُوا يَنْحِتُونَ مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا آمِنِينَ () فَأَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ مُصْبِحِينَ

“dan mereka memahat rumah-rumah dari gunung-gunung batu (yang didiami) dengan aman. Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur di waktu pagi,” (Qs. Hud: 82-83)

ثُمَّ دَمَّرْنَا الْآخَرِينَ () وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ مَطَرًا ۖ فَسَاءَ مَطَرُ الْمُنْذَرِينَ () إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ () وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ

“Then We destroyed the others. And We rained upon them a rain [of stones], and evil was the rain of those who were warned. Indeed in that is a sign, but most of them were not to be believers. And indeed, your Lord – He is the Exalted in Might, the Merciful.” (Qs. Al Syua’ara: 172-175)

Ketika kaum Luth dihancurkan, yang selamat hanya Luth dan orang yang beriman saja. Namun, jumlah keseluruhan tidak mencapai jumlah anggota satu keluarga. Bahkan, istri Nabi Luth sendiri juga termasuk yang tidak selamat karena tidak termasuk orang yang beriman.

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ () إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ () وَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِ إِلَّا أَنْ قَالُوا أَخْرِجُوهُمْ مِنْ قَرْيَتِكُمْ ۖ إِنَّهُمْ أُنَاسٌ يَتَطَهَّرُونَ () فَأَنْجَيْنَاهُ وَأَهْلَهُ إِلَّا امْرَأَتَهُ كَانَتْ مِنَ الْغَابِرِينَ () وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ مَطَرًا ۖ فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُجْرِمِين

“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?” Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas. Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: “Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri”. Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali isterinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan). Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu); maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu.’ (Qs. Al-A’raf: 80-84)

Begitulah Luth dan orang-orang beriman yang bersamanya, juga keluarganya, bisa selamat dari malapetaka itu, kecuali istrinya yang termasuk orang yang dibinasakan. Di Taurat dijelaskan bahwa Luth berhijrah bersama Ibrahim, setelah kaumnya yang tersesat dihancurkan. Tempat tinggal mereka pun juga dihapuskan dari wajah bumi. Ayat berikut menjelaskan karakter siksa yang menimpa kaum Luth:

وَكَانُوا يَنْحِتُونَ مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا آمِنِينَ

“dan mereka memahat rumah-rumah dari gunung-gunung batu (yang didiami) dengan aman. (Qs. Hud: 82)

Kalimat “Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan)” memberi petunjuk bahwa tempat yang terkena goncangan keras adalah wilayah yang kuat. Kita mendapati kaum Luth –yang menjadi tempat yang terkena siksa – memberi beberapa petunjuk jelas ihwal petaka itu. Ahli kepurbakalaan Wenner Keller mengatakan, “Suatu kali seluruh Lembah Sadim yang mencakup wilayah Sodom dan Gomorrah amblas hingga mencapai kedalaman yang mengerikan. Kehancuran ini terjadi dengan gempa bumi dahsyat yang disertai beberapa kali letusan, juga perciksn cahayayang muncul dari gas alam dan kebakaran yang hebat.[1]

Faktanya, Laut Mati dan Danau Luth memang termasuk daerah gempa aktif. Laut itu terletak di rekahan tektonik (plate tectonics) aktif, yakni sejauh 300 km sepanjang sisi yang menghubungkannya dengan Danau Tiberias di utara hingga pertengahan Lembah Irba di sebelah selatan.[2]

Kalimat terakhir di ayat itu “Kami hujani mereka dengan bau dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi”  mungkin dimaksudkan untuk mengacu terjadinya ledakan gunung berapi di dua tepi pantai Danau Luth. Oleh karenanya, gambaran terkait batu yang dilepaskan dari tanah yang terbakar itu disebutkan juga pada ayat berikut:

وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ مَطَرًا ۖ فَسَاءَ مَطَرُ الْمُنْذَرِينَ

“Dan Kami hujani mereka dengan hujan (batu) maka amat jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.” (Qs. Asy Syu’ara: 173)

Terkait hal ini, Werner Keller mengatakan, “Kekuatan gunung berapi yang tenang tiba-tiba aktif di kedalaman laut sepanjang lempengan dari lembah itu. Kawah berapi yang semula tenang terus-menerus tampak bergejolak di bagian atas lembah tepi pantai bagian barat. Ketika itulah uap gunung berapi mengendap dan lapisn dalam batu gunung berapi turun sejah wilayah yang luas pada permukaan kapur.”[3]

Uang yang berbatu dan lapisan dalam batu gunung berapi menunjukkan bahwa tempat ini mendpat gempa yang dahsyat dan gunungg berapi yang luar biasa pada suatu waktu. Malapetaka ini sesuai gambaran Al-qur’an pada ayat berikut:

وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ مَنْضُودٍ

“dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi,” (Qs. Hud: 82)

فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا

Al-qur’an membei isyarat bahwa dugaan yang paling tepat adalah gempa gunung berapi. Sementara itu, firman Allah Swt berikut:

“Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan),” (Qs. Hud: 82)

Firman ini memberi petunjuk terjadinya gempa berdampak pada gunung berapi sehingga ia meletus di atas permukaan bumi agar bisa meninggalkan jejak kehancuran, rekahan, dan uap. Wallahua’lam.

**Diambil dari Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis Jilid 1 : Kemukjizatan fakta sejarah

 

[1] Werner Keller, Al-Injil ka Tarikh, 1964, h. 75-76.

[2] “Alam Injil” pada Historical Archeology Times (Arkeologi dan Sejarah), 1993

[3] Werner Keller, Al-Injil ka Tarikh, 1964, h. 76.

Peningkatan Keterampilan Mengajar Melalui Pelatihan

Kata keterampilan dapat disamakan dengan kata kecekatan. Orang yang dapat dikatakan sebagai orang terampil adalah orang yang dalam mengerjakan atau menyelesaikan pekerjaannya secara cepat dan benar. Muzni Ramanto, Soemarjadi, dan Wikdati Zahri (1991:2)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, keterampilan merupakan “kecakapan untuk menyelesaikan tugas”,  sedangkan mengajar adalah “melatih”. DeQueliy dan Gazali (Slameto, 2010:30) mendefinisikan mengajar adalah menanamkan pengetahuan pada seseorang dengan cara paling singkat dan tepat. Definisi yang modern di Negara-negara yang sudah maju bahwa “teaching is the guidance of learning”. Mengajar adalah bimbingan kepada siswa dalam proses belajar. Alvin W.Howard (Slameto, 2010:32) berpendapat bahwa mengajar adalah suatu aktivitas untuk mencoba menolong, membimbing seseorang untuk mendapatkan, mengubah atau mengembangkan skill, attitude, ideals (cita-cita), appreciations (penghargaan) dan knowledge.

Berdasarkan pengertian tersebut maka yang dimaksud dengan keterampilan mengajar guru adalah seperangkat kemampuan/kecakapan guru dalam melatih/membimbing aktivitas dan pengalaman seseorang serta membantunya berkembang dan menyesuaikan diri kepada lingkungan. Jadi, persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru adalah penilaian berupa tanggapan/pendapat  siswa terhadap kemampuan/kecakapan guru dalam proses kegiatan belajar mengajar. Dapat disimpulkan bahwa keterampilan adalah modal penting bagi para guru dalam proses pembelajaran di kelas. Kecakapan guru memilih metode sebagai upaya pemahaman materi bagi para siswa sangat berpengaruh besar dalam penerimaan materi yang disampaikan.

Proses belajar dan mengajar sejalan dengan apa yang diajarkan oleh agama Islam sebagaimana sabda Rasulullah,

“sedekah yang paling utama adalah orang islam yang belajar suatu ilmu kemudian diajarkan ilmu itu kepada orang lain.”(HR. Ibnu Majah)

Maksud hadis diatas adalah lebih utama lagi orang yang mau menuntut ilmu kemudian ilmu itu diajarkan kepada orang lain. Inilah sedekah yang paling utama dibanding sedekah harta benda. Ini dikarenakan mengajarkan ilmu, khususnya ilmu agama, berarti menenan amal yang muta’adi (dapat berkembang) yang manfaatnya bukan hanya dikenyam orang yang diajarkan itu sendiri, tetapi dapat dinikmati orang lain.

Dalam hadist lain dijelaskan tentang anjuran untuk terus meningkatkan keterampilan diri

“Semangatlah dalam hal yang bermanfaat untukmu, minta tolonglah pada Allah, dan jangan malas (patah semangat).” (HR. Muslim no. 2664).

Imam Nawawi mengatakan tentang hadits di atas, “Bersemangatlah dalam melakukan ketaatan pada Allah, selalu berharaplah pada Allah dan carilah dengan meminta tolong pada-Nya. Jangan patah semangat, yaitu jangan malas dalam melakukan ketaatan dan jangan lemah dari mencari pertolongan. ” (Syarh Shahih Muslim, 16: 194).

Peningkatan keterampilan mengajar bagi seorang guru sesuai dengan penjelasan Imam Nawawi tentang hadist di atas, dimana beliau berpendapat bahwa hadist tersebut mengandung anjuran kepada kita ummat Islam untuk senantiasa bersemngat dalam rangka ketaatan kepada Allah. Dalam prosesnya peningkatan keterampilan diri adalah bentuk lain dari ketaatan diri kita kepada Allah. Karena kebutuhan keterampilan pendidikan adalah upaya seorang pendidik untuk terus menyebarkan nilai-nilai luhur pendidikan.

Kesadaran akan pentingnya peningkatan keterampilan pengajaran bagi para guru inilah yang agaknya mendasari LPI Abata mengadakan dua pelatihan sekaligus, “Penggunaan Materi Ajar Yang Bermakna di Kelas Matematika” yang terlaksana di tanggal 7 Januari dan “Learning Style oleh Tim BLP” di tanggal 8-9 Januari. Kedua pelatihan dengan tema berbeda tersebut bertujuan untuk terus meningkatkan potensi diri para guru SDIT Abata. Sehingga diharapkan pembelajaran di kelas akan semakin variatif dan tidak membosankan.

Senangnya Bisa Membuat Peluncur Water Rocket!

Assalamu’alaikum teman-teman..

Teman-teman sudah pernah coba belum membuat peluncur water rocket? Waaahh… teman-teman dari SD exiss abata kelas 4 sudah pernah membuatnya loh! Ternyata membuat peluncurnya itu sangat mudah dan sangat menyenangkan. Alat-alatnya juga tidak susah. Nih aku kasih tau yaa alat-alat yang dibutuhkan dan cara membuatnya …

Alat dan bahannya:

  1. Parallon uk 1 M 2 buah
  2. Sambungan pipa parallon L 5 buah
  3. Sambungan pipa parallon T 4 buah
  4. Lem parallon
  5. Pentil ban
  6. Tutup parallon

Cara membuatnya:

  1. Kamu bor tutup parallon lalu masukkan pentil bannya
  2. Kamu potong pipa parallon masing-masing ukuran 30 cm 4 buah, 12 cm 2 buah, 10 cm 1 buah dan 5 cm 1 buah.
  3. Lalu kamu sambungkan pipa parallon uk 30 cm dengan sambungan pipa parallon L sebanyak 3 buah dan pipa parallon uk 12 cm sebanyak 2 buah untuk bagian bawahnya. Lalu bagian atasnya kamu sambungkan parallon uk 10cm dengan sambungan T dan sambungkan parallon ukuran 30 cm. Lalu sambungan L disambungkan dengan pipa parallon uk 5 cm dan ditutup dengan pipa parallon yang sudah ada pentil bannya.

Naaahh.. gimana teman-teman.. mudahkan cara membuatnya. Yuuukk praktikkan bagi teman-teman yang ingin membuatnyaa…!!!

Wassalamu’alaikum…

1 2 3 4 20