Studi banding SDIT Baitul Maal ke SD Exiss Abata

Alhmdulillah, Hari ini, Rabu 21 Februari 2018, SD Exiss Abata kedatangan tamu Dari SD Baitul Maal Tangerang. Mereka berlima ingin studi banding ke SD Exiss Abata, tentang metode pembelajaran Al-Qur’an sistem Ummi. Kepala sekolah dan 4 orang guru SDIT Baitul Mal, ingin belajar banyak tentang prestasi yang telah dicapai SD Exiss Abata dalam menerapkan sistem Ummi. Ummi Foundatioan sebagai lembaga penjamin mutu pembelajaran Al-Qur’an, memberikan rekomendasi kepada SDIT Baitul Mal untuk belajar di SD Exiss Abata. Semoga hasil studi banding SDIT Baitul Maal ke SD Exiss Abata membantu mengefektifkan target target pembelajaran Al-Qur’an di sekolah Baitul Maal. Aamin.

Sosialisasi Building Learning Power & Learning Style bersama TIM SMP Model Ar-Riyadh

“Ilmu itu cahaya yang terang yang menerangi dengannya orang yang bahagia dan orang yang bodoh dalam kegelapan Ilmu itu puncak kehidupan bagi para hamba sebagaimana orang-orang yang bodoh itu mati karena kebodohan mereka” -Al-Imam Al-Hafizh Al-Hakamy-

Adalah ilmu yang membedakan seseorang dengan lainnya, bagai cahaya yang benderang menerangi. Maka apakah sama rumah yang penuh cahaya dengan rumah yang gelap gulita? Pada cahaya kita mampu mendefinisikan objek dengan tepat, dengannya cahaya kita diarahkan pada arah tujuan yang jelas. Maka dengan ilmu kita mampu mendefinisikan kehidupan sesuai dengan arah tujuan yang benar. Maka hidup adalah tentang belajar. Segalanya dimulai dengan ilmu. Ilmu yang memudahkan seseorang dalam segala kegiatannya. Ilmu yang mengarahkan seseorang pada jalurnya. Kemudian pada ilmu akan kita sadari bahwa kehidupan ini penuh dengan hal yang patut disyukuri.

“Katakanlah (wahai Muhammad) apakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya orang yang berakal yang dapat menerima pelajaran.”

QS Az Zumar: 9

Dari sini jelaslah bahwa agama islam memberi arahan kepada kita untuk senantiasa menuntut ilmu sebagai intrepretasi dari manusia berakal. Benar, akal adalah pembeda manusia dengan makhluk yang lain. Sebagai manusia dengan anugerah berupa akal, sudah sewajarnya kita terus menerus belajar. Maka alhamdulillah pada tanggal 05 – 06 JULI 2018 LPI Abata memberi fasilitas pada para asatidz dan asatidzah untuk terus mengembangkan diri dengan pelatihan bertajuk Sosialisasi Building Learning Power & Learning Style bekerjasama dengan TIM SMP Model Ar-Riyadh.

Adalah BLP suatu gagasan, konsep, model, kerangka, penyelidikan untuk meningkatkan kemampuan pelajar (siswa) untuk dapat belajar dengan baik secara nyata. Gagasan ini memberi Pengertian bahwa belajar adalah penyesuaian diri terhadap situasi baru dimanapun pelajar (siswa) berada.

Dalam praktik BLP tugas mendasar bagi pendidik diantaranya:

  • Menjelaskan

Menyampaikan BLP pada siswa secara langsung dan tegas.

  • Mengomentari

Menyampaikan pesan tentang BLP melalui pembicaraan informal dan evaluasi informal dan formal.

  • Mengorkrestra

Memilih aktivitas dan mengatur lingkungan

  • Modeling

Menunjukkan makna menjadi seorang pelajar yang efektif

 

Visi sekolah dalam prinsip BLP

Memiliki SDM Berakhlaq, Kreatif, dan Berprestasi

Misi sekolah

Menjadikan Sekolah Unggul dan Kompetitif

Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini Alhamdulillah berjalan lancar dan mudah-mudahan kita semua senantiasa terus dapat mengambil pelajaran.

Wallahua’lam bisshawab

 

 

 

Survey & Simulasi Pasar Kelas 1 2017-2018

Pada pekan ke-1/ 9-13 April 2018 murid Kelas 1 Exiss ABATA melaksanakan Tematik BCT yaitu Business & Carieer Thematic yang dikemas dalam pembinaan karakter Earth Caring pada proyek Survey & Simulasi Pasar. Persiapan proyek dimulai dengan informasi menyiapkan uang belanja dan uang mainan di Weekly Plan pada hari Jum’at.

Survey & Simulasi Pasar adalah kegiatan mengunjungi pasar tradisional dan pasar modern/swalayan sebagai salah satu persiapan melakukan simulasi jual beli di Kelas. Pemahaman murid Kelas 1 ini diperkuat dengan menyimak tayangan video jual beli di pasar tradisional dan di pasar modern/swalayan. Murid tertawa lebar, tanpa aba-aba guru langsung ngobrol dengan teman tentang tayangan. Selanjutnya murid tanya jawab membahas sedikit pengalaman pergi ke pasar.. Murid mencermati perbedaan pasar tradisional dan pasar modern, daftar belanjaan yang akan dibeli, daftar kelompok, dan persiapan perlengkapan yang dibawa saat mengunjungi ke pasar.

Hari Selasa murid dengan seragam olahraga berkumpul di Masjid Al Hikmah Taman Aries untuk sholat Dhuha’, muroja’ah, bersama pendamping briefing belanjaan, snack time, dan berbelanja barang yang ditugaskan di pasar tradisional ada kentang, jagung, bayam, buncis, ubi ketela, singkong, cabai, bawang merah, bawang bombai, jeruk nipis, tomat, sawi, wortel, ketimun, dan tempe . Murid melanjutkan belanja di Carefour Express Meruya. Suara riuh rendah dan suara tenang sepi bergantian. Sebagian mengikuti lomba membuat topping roti manis, sebagian belanja keliling memilih barang belanjaan yang ditugaskan dan masuk dalam barisan antrian di kasir. Kegitan dilengkapi dengan lomba menendang bola ke gawang mini. Suara sorak sorai dan terpingkal-pingkal mewarnai kegiatan. Pada sesi penutupan, murid duduk berbaris menyimak sambutan, pembagian hadiah, dan penyampaian souvenir. Lomba membuat topping roti manis diunggulkan 6 murid, dan lomba bola diunggulkan 3 murid.

Hari berikutnya murid melakukan simulasi di ruang Kelas, sebagian berperan sebagai pembeli dan sebagian menjadi pedagang. Alat dan bahan yang digunakan antara lain uang mainan, barang-barang belanjaan, dan meja-meja kelas. Kelas sangat ramai setelah aba-aba mulai… Murid sambil tertawa-tawa, bersuara keras, menawarkan, membeli, menanyakan harga, minta kembalian,  memasukkan belanjaan ke kantong plastik, ada yang membeli sedikit, ada yang membeli banyak.. Selesai simulasi murid menata kembali alat dan bahan. Ada belajaan yang dimasak dan dimakan bersama, ada juga belanjaan yang dibawa pulang.

Guru bertanya apa yang murid rasakan saat menjadi pedagang dan pembeli? Murid menjawab senang, lelah, suara habis, mau jualan lagi. Alhamdulilah, terlaksana lancar dan murid merasa senang.  Semoga bermanfaat dunia-akhirat ya, Nak..  Aamiin Yaa Robbal ‘aalamiin..

KUNJUNGAN PENDIDIKAN KE PUSAT PRIMATA SCHMUTZER

Kunjungan murid-murid kelas 1 ke Pusat Primata Schmutzer sangat
menyenangkan. Kami mengamati langsung hewan mamalia yang ada
disana. Dari pengamatan ini kami dapat membuat kesimpulan sederhana
bahwa,

Ciri hewan mamalia yang dapat diamati secara langsung adalah :
 Memiliki anggota gerak untuk berjalan, berenang, ataupun
memegang sesuatu
 Memiliki kelenjar susu
 Bertulang belakang
 Memiliki rambut halus yang menutupi tubuhnya
 Pada bagian jari mamalia memiliki kuku dan cakar untuk menangkap
makanan atau memanjat.

 Memiliki gigi taring, gigi seri ataupun gigi graham.
Pusat Primata Schmutzer ada di dalam Kebun Binatang Ragunan.
Walaupun berada dalam kebun binatang ragunan, pengelolaannya tidak
diserahkan pada kebun binatang ragunan, melainkan oleh swasta yang
dananya pendiriannya berasal dari The Gibbon Foundation.
Pusat Primata Schmutzer didirikan sebagai sarana pendidikan dan hiburan
bagi pengunjungnya.

Seperti juga Kebun Binatang San Diego, kehidupan primata di Schmutzer
di rancang seperti kehidupan alam bebas binatangnya (tanpa kandang),
contohnya kandang Gorila dan orang utan. Kandang seperti ini disebut
enklosur.

Tempat untuk pengunjung disediakan minimum, seperti jalan setapak,
arena bermain dan belajar atau masuk gua, dan tempat tinggal binatang
diusahakan maksimum (dalam luas).

Pusat Primata Schmutzer juga memiliki musium, perpustakaan dan teater
bioskop kecil tentang primata di Indonesia dan dunia.
Alhamdulillah murid-murid kelas 1 mendapatkan ilmu baru tentang ciri
hewan mamalia secara sederhana. Semoga bermanfaat ya nak.

Tarhib Ramadhan1439 H

“مَرْحَبًا يَا رَمَضَان”

Dalam hitungan tidak lebih dari 24 jam kita akan kembali diberikan kesempatan untuk kembali bertemu tamu agung bernama Ramadhan. Diantara 12 bulan yang ada, Allah jadikan Ramadhan Bulan istimewa yang di dalamnya terdapat banyak keutaman yang tidak dapat kita temui di bulan lainnya. Bulan yang oleh nabi disabdakan di dalamnya terdapat rahmat, maghfirah, dan penghindaran dari api neraka. 10 hari pertama adalah rahmat, disusul 10 hari kemudian maghfirah (pengampunan), dan 10 hari terakhirnya adalah penghindaran dari api neraka. Tidak cukup pada tiga hal di atas, ada satu hari diantara 10 hari terakhir Allah janjikan kita malam lailatul qadar. Malam yang Allah jadikan amalan kita beribu kali lipat pahalanya. Ini seperti waktu tambahan dalam permainan yang memberikan kita kesempatan untuk meraih bonus sebanyak-banyaknya. Benar, sangatlah merugi bagi kita yang masih tidak peduli akan keutamaan bulan suci ini.
Atas keutamaannya Rasulullah SAW memerintahkan kepada kita untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menyambut bulan penuh berkah ini. Permisalan bulan sya’ban bagaikan  bulan persiapan. Di bulan ini, kita dianjurkan untuk melatih diri dengan berbagai amalan. Sebagai bentuk kesiapan diri kita menyambut bulan Ramadhan. Dengan pembiasaan-pembiasaan ini dimaksudkan agar kita mampu melewati Ramadhan dengan baik. Karena sejatinya Ramadhan layaknya rangkaian ujian bagi hambaNya yang beriman, Allah gelarkan taqwa bagi mereka yang mampu melewatinya. Karenanya, sebagai orang yang mengaku beriman mempersiapkan diri menyambut Ramadhan adalah keniscayaan. Menyambutnya dengan persiapan-persiapan jasmani maupun ruhaniyah kita.
Maka kegiatan Tarhib Ramadhan adalah perwujudan lain bagi LPI Abata dalam menyambut bulan istimewa ini. Sebagaimana keistimewaan Ramadhan, Tarhib Ramadhan kali ini kita kedatangan tamu istimewa yang datang dari tanah para anbiya negeri Palestina.

               

Adalah Mu’adz Nabîl Ahmad Khaththâb, imam muda dari Palestina menyempatkan diri hadir dalam Tarhib Ramadhan tahun ini. Bertempat di musola SD exiss Abata kegiatan berjalan sesuai rencana. Melalui bantuan penerjemah beberapa wejangan disampaikan, menambahkan semangat dalam menyambut Ramadhan esok hari. Di penghujung acara, donasi dari seluruh keluarga besar LPI Abata untuk warga Palestina  diserahkan. Tak lupa kami ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi, semoga Allah ganjarkan pahala di hari pembalasan kelak.

JazakumullahKhairan Katsiran Wa Jazakumullah Ahsanal Jaza

Alhamdulillah Melesat..! (Testing Water Rocket Sederhana Kelas 1 2017-2018)

Pada pekan ke-1/ 5-9 Februari 2018 murid Kelas 1 Exiss ABATA melaksanakan Tematik PTT yaitu Product Technologi Thematic yang dikemas dalam pembinaan karakter Integrity pada proyek Testing Water Rocket. Persiapan proyek dimulai dengan memeriksa kelengkapan water rocket masing-masing murid yang telah dibuat mereka pada proyek sebelumnya, dan informasi Weekly Plan pada hari Jum’at.

Testing Water Rocket adalah kegiatan menguji coba water rocket sederhana dengan cara meluncurkan dengan alat peluncur atau launcher. Pemahaman murid Kelas 1 ini diperkuat dengan menyimak tayangan video peluncuran tahun-tahun sebelumnya. Terdengar suara wuaahhh seirama rocket meluncur tinggi di video. Selanjutnya murid tanya jawab membahas sedikit manfaat water rocket, diantaranya membantu petani menabur benih, membantu menaikkan kabel ke tempat tinggi/sulit, dan membantu nelayan menebar jala/jaring penangkap ikan. Murid juga melakukan simulasi melalui menggunting gambar dan kalimat keterangan kemudian menyusun sesuai tahapan uji coba peluncuran. Diselingi dengan tepuk Water Rocket: ***isi air ***dipompa *** meluncur ***wusss..

Tibalah hari meluncurkan water rocket, murid sambil tertawa-tawa menuruni anak tangga menuju kran air untuk mengisi water rocket dengan air sebanyak setengah dari volume. Keadaan cuaca rintik hujan dan murid tetap antusias berbaris antri uji coba meluncurkan dengan launcher. Beragam suara terdengar saat water rocket meluncur dan melesat tinggi. Beberapa murid ingin mengulang dan mengulangi lagi uji coba peluncuran, hingga harus dihentikan dan mendapat pesan mereka boleh mengulangi lagi peluncuran di rumah bersama Ayah.

Alhamdulilah, terlaksana lancar, murid-murid berhasil meluncurkan water rocket sederhana buatan mereka masing-masing.  Semoga bermanfaat dunia-akhirat ya, Nak..  Aamiin Yaa Robbal ‘aalamiin

“Maju Sekolahnya Sejahtera Gurunya Bahagia Muridnya” Tema Rapat Tahunan LPI Abata 2018

 

Bertempat di Saung Dolken, Bogor Jawa Barat, Pembina dan Pengurus Yayasan Abacu dan Manajemen LPI Abata berkumpul dalam agenda Rapat Tahunan LPI Abata bersama Yayasan Abacu, guna merumuskan kebijakan dan rencana strategis lembaga untuk periode 2019-2024.
Diawali dengan bismillah, dan tilawah, acara Rapat dilanjutkan dengan sambutan pengarahan Ketua Pembina Ibu H. Meriyana Yawati dan Ketua Umum Yayasan Abacu H. M. Ismed Fassah MPi kepada para peserta rapat untuk lebih baik mengawal tema dan pesan-pesan dari kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Exiss Abata pada hari selasa 27 Februari 2018 lalu, yang jika dirumuskan dalam konteks pendidikan, tema itu adalah “Maju Sekolahnya Sejahtera Gurunya Bahagia Muridnya”.
Rangkaian acara Rapat Tahunan dilaksanakan dengan penyampaian laporan Tahun Pelajaran 2016/2017 oleh masing-masing manajer yang meliputi:
1. Laporan Pelaksanaan Pendidikan SD
2. Laporan Pelaksanaan Pendidikan TK
3. Laporan Pelayanan, Sarana & Prasarana
4. Laporan Administrasi Keuangan
5. Laporan Administrasi Kepegawaian
6. Laporan Pengembangan Sistem Informasi Sekolah
7. Laporan Pengembangan SDM & Organisasi

Berikut adalah para peserta yang hadir selain yang tersebut di atas:
1. Andi Hevriansyah, SSi MSi (Ketua Dewan Pengawas)
2. Rosita Komala Dewi, SPd (Sekretaris Yayasan Abacu)
3. Rizki Nugraha Aryo Damar, SSos MBA (Bendahara yayasan Abacu)
4. Chelida Eviyana, (Anggota Dewan Pengawas)
5. Zainul Arief, SE MM (Sekretaris Direktur LPI Abata)
6. Nurdin, SPd (Manajer Pendidikan SD & ICT)
7. Irwan, MPd (Manager Pendidikan TK & SDM)
8. Slamet Budiarto, ST (Manager Operasional)
9. Rosmalia, AMd (Manager Adm Keuangan)

Setelah terlaporkannya LPJ Manajemen LPI TP 16/17 tersebut, Rapat Tahunan yang dilaksanakan dari hari Jum’at sd Ahad 9 – 11 Maret 2018, diharapkan menghasilkan beberapa dokumen penting diantaranya:
1. Rumusan Analisa SWOT Exiss Abata
2. Pedoman Pokok Pendidikan Exiss Abata.
3. Rencana Strategis LPI Abata 2019 – 2024
4. Rencana Program/kegiatan LPI Abata TP 2018/2019

Semoga Alloh SWT memberikan kekuatan kepada kita semua untuk dapat merealisasikan hasil-hasil Rapat Tahunan kali ini sehingga Exiss Abata kedepan lebih “Maju Sekolahnya Sejahtera Gurunya Bahagia Muridnya”.

 

Dibacakan Puisi, Anies Cium Tangan Murid SD Exiss ABATA Jakbar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara silaturahmi di Sekolah Exiss ABATA, Kembangan, Jakarta Barat. Anies juga dibacakan puisi oleh Faras, siswa kelas 5 SD

“Asalamualikum, saya Faras kelas 5 akan membacakan puisi buat Bapak Anies-Sandi,” kata Faras di hadapan Anies di halaman Sekolah Exiss ABATA, Srengseng, Jakarta Barat, Rabu (27/2/2018).

Tak lama setelah itu, Faras kemudian membacakan puisi yang sudah disiapkan. Isi puisinya berupa harapan agar Jakarta bisa menjadi kota yang baik.

Anies mengucapkan terima kasih atas puisi itu. Dia juga mendoakan Faras menjadi anak yang sukses.

“Saya juga terima kasih dikasih puisi, namanya bagus, Faras Jelita Mujadiddah, jadi insallah anak ini jadi pembaharu,” doa Anies kepada Faras.


Setalah itu, Anies dan Faras berfoto bersama. Pada momen itu Faras juga mencium tangan Anies. Secara spontan, Anies melakukan hal serupa, mencium tangan Faras.

Berikut puisi yang dibacakan Faras:

Wahai pemimpin Jakartaku, pemimpin yang berusaha menata Jakarta, memberantas masalah kemiskinan dan mengembangkan dunia pendidikan, engkau berusaha membahagiakan warga Jakarta, kerja keras demi kita semua. Sering kali engkau dibenci oleh orang, engkau hadapi dengan senyuman kami berharap engkau dilindungi Allah.

Wahai bapak pemimpin kami, semoga kami bisa hidup sejahtera, kemacetan tak lagi menggurita, pendidikan dapat dinikmati oleh siapa saja, jadikan Jakarta maju kotanya bahagia warganya. Terima kasih pemimpinku telah membantu kami, jadilah gubernur teladan bagi warga Jakarta.

sumber detik.com

Hadiri SD Exiss Abata di kembangan, Anies di doakan jadi Presiden

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara silaturahmi akbar tokoh masyarakat dan praktisi pendidikan di Sekolah Exiss ABATA, Kembangan Jakarta Barat. Anies yang sekaligus menyerap aspirasi warga itu mendapat doa jadi presiden.

Anies yang disambut dengan tabuhan musik rebana itu sempat diberikan pantun oleh ustaz Buchori Yusuf, perwakilan ulama di Srengseng, Jakarta Barat. Isinya mendoakan Anies menjadi presiden yang akan datang.

“Izinkan saya membacakan puisi khusus untuk Pak Gubernur Anies Baswedan,” kata ustaz Buchori Yusuf di halaman Sekolah Exiss ABATA, Srengseng, Jakarta Barat, Rabu (27/2/2018).

“Cuaca langit cerah tapi berawan, angin sepoi menyapu ruangan, hadir di tengah Anies Baswedan, gubernur sekarang untuk presiden yang akan datang,” ujar Buchori membacakan pantun.

 

Hadiri Silaturahmi SD di Kembangan, Anies Didoakan Jadi Presiden
Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara silaturahmi di Kembangan. (Indra-detikcom)

Mendengar hal itu, Anies tertawa. Anies juga menyanjung pantun yang disampaikan oleh Buchori.

“Terima Kasih Pak Buchori tadi banyak pantun yang bagus-bagus,” ucap Anies sambil tersenyum.

Dalam sambutannya, Anies menekankan kualitas pendidikan harus ditingkatkan. Anies ingin masyarakat terlibat untuk meningkatkan pendidikan di Jakarta.

“Pendidikan adalah kepedulian pada masa depan, jadi ini dampaknya sederhana tapi penting sekali. Di Jakarta Barat lebih dari 60 persen anaknya tidak lulus SMA kita ingin nanti perbaiki sama-sama tidak perlu lihat ke belakang, kita lihatnya ke depan tanggung jawab kita melanjutkan yang baik perbaiki yang kurang,” tuturnya.

sumber detik.com

1 2 3 12