Studi banding SDIT Baitul Maal ke SD Exiss Abata

Alhmdulillah, Hari ini, Rabu 21 Februari 2018, SD Exiss Abata kedatangan tamu Dari SD Baitul Maal Tangerang. Mereka berlima ingin studi banding ke SD Exiss Abata, tentang metode pembelajaran Al-Qur’an sistem Ummi. Kepala sekolah dan 4 orang guru SDIT Baitul Mal, ingin belajar banyak tentang prestasi yang telah dicapai SD Exiss Abata dalam menerapkan sistem Ummi. Ummi Foundatioan sebagai lembaga penjamin mutu pembelajaran Al-Qur’an, memberikan rekomendasi kepada SDIT Baitul Mal untuk belajar di SD Exiss Abata. Semoga hasil studi banding SDIT Baitul Maal ke SD Exiss Abata membantu mengefektifkan target target pembelajaran Al-Qur’an di sekolah Baitul Maal. Aamin.

Khataman dan Imtihan Metode Ummi SD Exiss Abata

Ada yang istimewa di tanggal 1 Desember  2018 lalu, pasalnya pada hari itu telah diselenggarakan Khataman dan Imtihan Metode Ummi SD Exiss Abata yang bertempat di Ruang Ali Sadikin Kantor Walikota Jakarta Barat. Acara ini menjadi pembuktian hasil dari penerapan metode Ummi dalam pembelajaran Al-quran siswa dan siswi SD Exiss Abata. Pada acara ini para siswa dan siswi perwakilan dari kelas 3 sampai dngan kelas 6 yang menjadi peserta ini mengkhatamkan (menuntaskan) pembelajaraan Al Quran dengan metode Ummi dan memperlihatkan kepiawaiannya dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan ang diajuakan, pertanyaannya terdiri dari tartil (kelancaran), fashohah (kefasihan), gharib (bacaan-bacaan asing dalam Al Quran yang kadang cara membacanya berbeda dengan tulisannya), tajwid (ilmu terkait hukum-hukum bacaan di dalam Al Quran) serta hafalan juz ‘amma.

Acara berlangsung sangat meriah dan menantang saat acara imtihan (uji publik) dimana seluruh peserta harus siap menerima dan menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar materi pembelajaran Al Quran metode Ummi tanpa ada skenario sebelumnya. Alhamdulillaah, berkat latihan dan persiapan yang matang dengan dibimbing para ustadz dan Ustadazah pengajar pelajaran Al-qur’an yang ikhlas dan profesional, ketegangan yang menghantui seluruh peserta sebelum acara dimulai berubah menjadi senyum kebahagiaan saat mereka mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mengalir dengan lancar baik yang dilontarkan oleh tim dari Ummi. Seluruh hadirin yang mengikuti acara ini berdecak kagum dan tanpa sadar meneteskan air mata karena terharu kemampuan para peserta dalam menguasai materi-materi Al Quran di usia mereka yang masih belia.

Khotaman dan Imtihan sendiri merupakan program lanjutan dari rangkaian program KBM Ummi setelah sebelumnya para siswa lulus munaqosyah (ujian akhir siswa) Al Quran metode Ummi yang telah dilaksanakan sebulan sebelumnya. Semoga cita-cita SD Exiss Abata untuk Membentuk dan melahirkan anak didik yang mencintai dan menjunjung tinggi Islam dan Al-Qur’an untuk masa depannya dapat terwujud sehingga menjadi umat terbaik sebagaimana sabda Rasulullaah, “Sebaik-baik dari kalian adalah orang yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari). Aamiin.

Nabi Luth As : Al-qur’an dan Kehancuran Kaum Luth (Part I)

Terkait kaum Luth As, Allah Swt berfirman:

كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ بِالنُّذُرِ () إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ حَاصِبًا إِلَّا آلَ لُوطٍ ۖ نَجَّيْنَاهُمْ بِسَحَرٍ () نِعْمَةً مِنْ عِنْدِنَا ۚ كَذَٰلِكَ نَجْزِي مَنْ شَكَرَ () وَلَقَدْ أَنْذَرَهُمْ بَطْشَتَنَا فَتَمَارَوْا بِالنُّذُرِ

“Kaum Luth-pun telah mendustakan ancaman-ancaman (nabinya). Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka), kecuali keluarga Luth. Mereka Kami selamatkan sebelum fajar menyingsing, sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur, Dan sesungguhnya dia (Luth) telah memperingatkan mereka akan azab-azab Kami, maka mereka mendustakan ancaman-ancaman itu.” (Al-Qamar: 33-36)

Luth As hidup pada masa yang sama dengan Nabi Ibrahim As. Ia diutus pada kaum yang tinggal berdampingan dengan kaum Nabi Ibrahim. Seperti diinformasikan Al-qur’an, kaum-kaum itu menyukai hal menyimpang yang sebelumnya belum pernah dikenal. Penyimpangan itu berupa perilaku sodomi. Ketika Nabi Luth menasihati kaumnya untuk meninggalkan perilaku menyimpang itu dan mengancam mereka dengan hukuman dan siksa Tuhan, mereka tidak mempercayainya bahkan mengingkari kenabian dan kerasulannya. Mereka justru semakin berani dalam melakukan perilaku sesat dan menyimpang itu. Akhirnya, kau mini pun mengalami kehancuran setelah mengalami bencana yang mengerikan.

Pada kitab Perjanjian Lama, disebutkan bahwa tempat yang ditinggali kaum Luth adalah Sodom. Tempat ini terletak di sebelah kiri Laut Merah. Beberapa penelitian telah mengungkap bahwa kehancuran memang ditemukan di sana, seperti yang disinggung Al-qur’an. Namun, penelitian kepurbakalaan menunjukkan bahwa kota yang menjadi lokasi tinggal kaum Luth terletak di satu wilayah di Laut Mati yang memanjang sampai batas antara Yordania dan Palestina.

Sebelum kita mengungkap sisa-sisa bencana ini, akan baik bila kita merenungkan apa yang mejadi penyebab hukuman yang diterima oleh kaum Luth. Al-qur’an menginformasikan kepada kita bagaiman Luth As telah memperingatkan kaumnya dan bagaimana cara mereka menjawabnya.

كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ الْمُرْسَلِينَ () إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ لُوطٌ أَلَا تَتَّقُونَ () إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ () فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ  وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ () أَتَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ () وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ () قَالُوا لَئِنْ لَمْ تَنْتَهِ يَا لُوطُ لَتَكُونَنَّ مِنَ الْمُخْرَجِينَ () قَالَ إِنِّي لِعَمَلِكُمْ مِنَ الْقَالِينَ

“Kaum Luth telah mendustakan rasul-rasul, ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka: mengapa kamu tidak bertakwa?” Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semeta alam. Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia, dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas”. Mereka menjawab: “Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir” Luth berkata: “Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatanmu”. (Asy-Syu’ara: 160-168)

Kaum ini justru mengancam Luth As ketika ia mengajak mereka untuk kembali ke jalan yang benar. Mereka justru marah pada Luth As karena telah mengajak ke jalan yang benar dan kesucian diri. Mereka berencana mengusir Luth As dan orang-orang yang beriman. Ini seperti dijelaskan oleh ayat-ayat berikut:

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ () إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ () وَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِ إِلَّا أَنْ قَالُوا أَخْرِجُوهُمْ مِنْ قَرْيَتِكُمْ ۖ إِنَّهُمْ أُنَاسٌ يَتَطَهَّرُونَ

“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?” Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas. Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: “Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri”. Al’A’raf: 80-82)

Luth As menyampaikan kebenaran dengan sangat jelas kepada kaumnya. Ia juga mengancam mereka dengan cara yang tegas dan lugas. Hanya saja mereka sudah tidak mempan dengan berbagai ancaman. Mereka justru terus ingkar dan tidak mempercayai ancaman yang disampaikan Luth As.

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ () أَئِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ وَتَقْطَعُونَ السَّبِيلَ وَتَأْتُونَ فِي نَادِيكُمُ الْمُنْكَرَ ۖ فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِ إِلَّا أَنْ قَالُوا ائْتِنَا بِعَذَابِ اللَّهِ إِنْ كُنْتَ مِنَ الصَّادِقِينَ

“Dan (ingatlah) ketika Luth berkata pepada kaumnya: “Sesungguhnya kamu benar-benar mengerjakan perbuatan yang amat keji yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun dari umat-umat sebelum kamu”. Apakah sesungguhnya kamu patut mendatangi laki-laki, menyamun dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu? Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan: “Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar”. (Al-Ankabut : 28-29)

Setelah Luth As mendapat jawaban seperti itu, ia pun mengahdap pada Allah Swt untuk memohon pertolongan.

قَالَ رَبِّ انْصُرْنِي عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِينَ

Luth berdoa: “Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu”. (Al-Ankabut: 30)

رَبِّ نَجِّنِي وَأَهْلِي مِمَّا يَعْمَلُونَ

(Luth berdoa): “Ya Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan”. (Asy-Syu’ara: 169)

Beginilah cara Tuhan mengabulkan permohonan Rasul-Nya. Dia pun mengirim dua malaikat dengan berwujud seperti dua orang laki-laki. Sebellum menemui Luth As dua malaikat ini menemui Ibrahim As. Saat itu kedua malaikat ini menyampaikan kabar gembira bahwa istrinya akan mengandung dan melahirkan seorang anak lelaki. Di samping itu, kedua malaikat ini menjelaskan pada Ibrahim As alasan megapa keduanya diutus ke kaum Luth. Allah memutuskan untuk menghancurkan kaum Luth yang sombong.

قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ أَيُّهَا الْمُرْسَلُونَ () قَالُوا إِنَّا أُرْسِلْنَا إِلَىٰ قَوْمٍ مُجْرِمِينَ () لِنُرْسِلَ عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِنْ طِينٍ () مُسَوَّمَةً عِنْدَ رَبِّكَ لِلْمُسْرِفِينَ

“Ibrahim bertanya: “Apakah urusanmu hai para utusan?” Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Luth), agar kami timpakan kepada mereka batu-batu dari tanah, yang ditandai di sisi Tuhanmu untuk membinasakan orang-orang yang melampaui batas”. (Adz-Dzariyat: 31-34)

Setelah meninggalkan tempat tinggal Ibrahim As, kedua malaikat sebagai utusan Tuhan  yang menyamar ini menuju ke rumah Luth As. Mulanya, Luth sangat bersedih mengetahui kedatangan utusan Tuhan karena ia belum pernah melihat mereka sebelumnya. namun, setelah keduanya berbicara, Luth pun tenang.

وَلَمَّا جَاءَتْ رُسُلُنَا لُوطًا سِيءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًا وَقَالَ هَٰذَا يَوْمٌ عَصِيبٌ

”Dan tatkala datang utusan-utusan Kami (para malaikat) itu kepada Luth, dia merasa susah dan merasa sempit dadanya karena kedatangan mereka, dan dia berkata: “Ini adalah hari yang amat sulit”. (Qs Hud : 77)

قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌ مُنْكَرُونَ () قَالُوا بَلْ جِئْنَاكَ بِمَا كَانُوا فِيهِ يَمْتَرُونَ () وَأَتَيْنَاكَ بِالْحَقِّ وَإِنَّا لَصَادِقُونَ () فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِنَ اللَّيْلِ وَاتَّبِعْ أَدْبَارَهُمْ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ أَحَدٌ وَامْضُوا حَيْثُ تُؤْمَرُونَ () وَقَضَيْنَا إِلَيْهِ ذَٰلِكَ الْأَمْرَ أَنَّ دَابِرَ هَٰؤُلَاءِ مَقْطُوعٌ مُصْبِحِينَ  () وَقَضَيْنَا إِلَيْهِ ذَٰلِكَ الْأَمْرَ أَنَّ دَابِرَ هَٰؤُلَاءِ مَقْطُوعٌ مُصْبِحِينَ

“ia berkata: “Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal”. Para utusan menjawab: “Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan. Dan kami datang kepadamu membawa kebenaran dan sesungguhnya kami betul-betul orang-orang benar. Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutlah mereka dari belakang dan janganlah seorangpun di antara kamu menoleh kebelakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang di perintahkan kepadamu”. ia berkata: “Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal”. Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu subuh. Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu subuh.” (Qs Al Hijr: 62-66)

Saat itu kaumnya tahu bahwa Luth As sedang mendapatkan tamu. Mereka tidak ragu untuk menyakiti tamu-tamu Luth As dengan kebiasaan mereka yang memalukan itu. Mereka pun berkumpul di rumah Luth As menunggu tamu-tamunya keluar. Lut As mengkhawatirkan keselamatan tamu-tamunya jangan-jangan kaumnya akan menyakiti mereka. Ia pun berkata pada kaumnya, seperti dikutip ayat berikut:

قَالَ إِنَّ هَٰؤُلَاءِ ضَيْفِي فَلَا تَفْضَحُونِ () وَاتَّقُوا اللَّهَ وَلَا تُخْزُونِ

“Luth berkata: “Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku), dan bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu membuat aku terhina”. (Qs Al Hijr: 68-69)

Kaumnya menjawab:

قَالُوا أَوَلَمْ نَنْهَكَ عَنِ الْعَالَمِينَ

“Mereka berkata: “Dan bukankah kami telah melarangmu dari (melindungi) manusia?” (Qs Al Hijr: 70)

**Diambil dari Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis Jilid 1 : Kemukjizatan fakta sejarah

Gebyar Merah Putih

Ulang tahun merupakan moment  yang ditunggu setiap orang, apalagi ulang tahun negara kita INDONESIA.

Murid-murid KB-TK EXISS ABATA juga sangat antusias turut merayakan HUT RI ke-73 kali ini. Dengan mengenakan kostum bernuansa merah putih dan semangat 45 mereka mengikuti setiap kegiatan lomba yang dilaksanakan kali ini yang bertujuan membangun kemandirian dan memupuk keberanian murid antara lain lomba memindahkan bendera, mengancingkan baju, dan memakai kaos kaki.

Tak hanya anak-anak yang menyemarakkan HUT RI kali ini, orangtua murid pun  tak kalah semangatnya mengikuti lomba makan kerupuk raksasa berkelompok sambil duduk pula dan lomba menghias cake kemerdekaan. Sungguh luar biasa kreativitas-kreativitas baru yang tercipta kali ini keren dan sarat makna. Jayalah Indonesiaku, semoga semangat para pejuang  menjadi motivasi bagi kita semua untuk jadi lebih baik lagi.

Merdeka !!! Merdeka !!! Merdeka !!!

Tim SAR : Belajar Berani.. Belajar Mandiri..

SAR (Search and Rescue) adalah kegiatan dan usaha mencari, menolong, dan menyelamatkan jiwa manusia yang hilang atau dikhawatirkan hilang atau menghadapi bahaya dalam musibah-musibah seperti pelayaran, penerbangan, dan bencana.Operasi SAR dilaksanakan tidak hanya pada daerah dengan medan berat seperti di laut, hutan, gurun pasir, tetapi juga dilaksanakan di daerah perkotaan.

Kelas 1 belajar untuk berani dan mandiri dalam mengikuti kegiatan TIM SAR, berani dalam mengikuti kegiatan simulasi, belajar menolong korban dari reruntuhan, menyelematkan korban patah tulang hingga menyelamatkan korban tenggelam. Mereka belajar membantu tanpa mengeluh capek dan peluh. Mereka baru tiga bulan berada di bangku sekolah, namun mereka keberanian melakukan itu semua. Mereka juga terlihat mandiri dalam makan sendiri, mandi sendiri, memakai baju sendiri maupun mandiri dalam merapikan semua perlengkapan yang mereka bawa sendiri. Bukan hal yang mudah bagi mereka, namun mereka berusaha dan mencoba untuk belajar seperti orang dewasa.

Demikian kerasnya perjuangangan mereka, sehingga pengalaman yang indah dan berkesan yang mereka bisa rasakan. Pengalaman yang akan menjadi bekal mereka dalam menjalani rutinitas sehari-hari, baikdi rumah maupun di sekolah.

Yuk Camping !!

Yuk.. Camping? Siapa takut…!!

Alhamdulillah kegiatan Camping di bulan November 2018 ini sudah berlangsung dan berjalan lancar. Kegiatan tematik yang satu ini sangat dinantikan oleh murid-murid sekolah kami, karena merupakan kegiatan belajar di luar sekolah dan menyenangkan.

Lokasi Camping bisa berbeda-beda tergantung level kelasnya. Untuk kelas 1sampai 3, area lokasi biasanya sekitar Jakarta. Namun untuk kelas 4-5 kami mengambil lokasi sekitar Bogor.

Kegiatan Camping yang diselenggarakan di sekolah kami mulai sejak kelas satu. Tentu saja kompetensi murid kelas rendah (1-3) sedikit berbeda dengan level berikutnya. Dimulai dari Camping yang menyenangkan sampai pada melatih life skill murid.  Kompetensi yang dikembangkan dalam kegiatan Camping ini adalah melatih kemandirian, berani, tanggung jawab, teamwork, dan leadership.

Kegiatan ini melibatkan semua murid kelas 1-5 dengan wali kelas dan guru qur’an yang diamanahkan sebagai pendamping kelompok Camping. Setiap kelompok biasanya gabungan dari dua level kelas, yang bertujuan menumbuhkan rasa peduli dan tanggung jawab terhadap adik kelasnya. Mulai dari pemilihan ketua kelompok (regu), pembagian tugas kelompok ataupun ketika shalat berjama’ah, sampai pada berlatih untuk menampilkan kreasi seni kelompoknya.

Waah… pokoknya Camping itu menyenangkan deh, bisa belajar bersama di alam terbuka. Kami jadi lebih terasah kemandirian, bekerjasama dengan teman dan bertanggung jawab.

Qurban

Allahhu akbar Allahhu akbar wa lillahilhamd…

Tanggal 11 Djulhijah 1439H bertepatan dengan Kamis 23 agustus 2018, suara takbir berkumandang di halaman sekolah kami sekolah EXISS ABATA, momen tahunan yang menjadi agenda tetap yang bisa kami jalankan yaitu penyembelihan hewan qurban.

Suasana yang begitu semarak, rasa suka cita dirasakan oleh segenap penghuni sekolah, siswa, pegawai, keluarga yayasan, bahkan masyarakat sekitar.

Hari raya qurban merupakan momentum sebagai bulan amal dan perduli antar sesama, salah satunnya dengan menyemblih hewan qurban, dengan harapan kita menjadi hamba-hamba allah yang bertaqwa, hal ini tak lepas dari pristiwa penting Ibrahim dan ismail alaihisalam.

Pengorbanan nyata seorang ayah yang bernama Ibrahim, atas ketaatannya terhadap perintah allah Kepadannya, wahyu yang turun melalui mimpi beliau, allah perintahkan nabi Ibrahim untuk menyemblih anaknya ismail, anak laki-laki yang selama ini diidamkan kehadirannya di tengah keluarga.

Momen ini pun mengajarkan kita untuk memperkenalkan kepada anak didik arti ibadah agar mereka gemar berinfaq, menanamkan rasa cinta dan kasih sayang terhadap sesama, yang paling penting mendekatkan ukhuwa antara LPI ABATA dengan masyarakat di sekitar sekolah Abata.

Alhamdullilah tahun ini abata bisa berqurban sebanyak 5 ekor sapi (4 sapi dengan bobot 400kg dan 1 sapi limosin dengan bobot 1000 Kg), serta 20 ekor Kambing (dengan bobot 40 kg), hewan-hewan ini berasal dr sekolah, sumbangan walimurid dan infak siswa. Untuk sapi sekor dari ketua yys kami bpk ismed, seekor dari bunda richi, seekor dari ibu sita dkk serta 2 ekor dr infaq siswa, sedangkan untuk kambing seekor dari bunda danis, 2 ekor dari bunda akhdan, 3 ekor dari bunda reifan, 3 ekor dari bunda Pamela dan sisanya dr infaq siswa. Untuk tahun ini kupon daging dibagikan sebanya 1000 kupon untuk masyarakat dan juga pegawai.

Acara kita mulai pukul 07.00 – 15.00, seperti biasa saya bertugas di bagian konsumsi merangkap di bagian penimbangan dan pembungkusan kami semua saling bahu membahu menyelesaikan amanah ini, ada yang dibagian penyembilhan, pengkulitan, pemotongan, penimbangan, pembingkusan, sampai pembagian daging.

Cape “Sudah tentu” Lelah “Banget” tapi jangan tannya hati kami “seneng sekali” disini kami terlihat kompak bekerjasama menyelesaikan tugas hingga usai.

Rasa lelah hilang ketika masyarakat datang, dan pulang membawa sebungkus daging dengan senyuman, hati kami gembira karena bisa berbagi dengan yang lain.

Semoga ini semua menambah berkah untuk kita semua, terutama LPI ABATA , menambah rizky buat orang-orang yang telah mengeluarkan sebagian hartannya untuk orang lain.

Sebuah pengalaman indah yang tak terlupa, semoga tahun depan lebih baik dan lebih semarak lagi, dan semoga allah mencatat nilai kebaikan dan membalas dengan pahala yang berlipat ganda, amin

LPI ABATA…. Allahhu Akbar.

Rasanya Camping di Lakeside Situ Gintung

SD EXISS ABATA adalah sekolah dasar berbasis kurikulum tematik. Metode tematik yaitu metode pembelajaran yang dimana pembelajarannya berubah-ubah tema-nya setiap minggunya. Tema-tema yang kami pelajari diantaranya seperti daur ulang, water rocket, material lift, benda dan sifatnya dan masih banyak lagi. Dan dari sekian banyak tema yang ada, diantaranya adalah kegiatan outdoor atau kegiatan diluar lingkungan sekolah yang kurang lebih dilakukan setiap sebulan sekali. Kegiatan outdoor yang ada yaitu kunjungan pendidikan kecil, kunjungan pendidikan besar, outbond, tim sar, camping, survey pasar dan masih banyak lagi.

            Nah! Diantara sekian banyak kegiatan outdoor tersebut kali ini akan membahas tentang camping. Camping merupakan kegiatan luar rumah yang dimana kita semua bermalam di dalam sebuah tenda/kemah dengan fasilitas seadanya. Camping biasanya bisa dilakukan di gunung, di pantai, di pinggir sungai, maupun di dekat air terjun. Belakangan ini sudah banyak sekali pihak-pihak yang memanfaatkan peluang bisnis dengan cara membuka tempat camping dengan fasilitas yang “layak” bagi anak sekolah dasar. Kali ini giliran siswa kelas 2 dan 3 yang akan melaksanakan kegiatan camping. Yap! Kita akan camping di Lakeside Situ Gintung, Ciputat Banten. Lokasinya tidak terlalu jauh dari sekolah sehingga tidak terlalu lama waktu kami untuk sampai ditempat tujuan.

            Sebelum kami berangkat, seperti biasa kami dikumpulkan di lapangan gedung b dan mendapatkan arahan singkat dari bapak kepala sekolah kami. Kami dibagikan snack oleh bunda korkel dan it’s time to go! Saatnya yang kami tunggu-tunggu akhirnya datang juga. Kami naik ke bis dan bis-nya berjalan beriringan. Perjalanan kami tempuh kurang lebih 1 jam saja. Sesampainya kami sampai di lokasi, kami diberikan welcome drink yaitu teh hangat dan pudding. Aaahhhh…. enak sekali suasana di Situ Gintung ini. Suasananya tenang, rindang karena banyak pepohonan dan juga kami bisa melihat danau di depan mata kami.

            Setelah selesai waktu istirahat, kami dikumpulkan di aula untuk menyanyikan yel yel wajib kami. Lalu kami dibimbing oleh Ka Agus, kami diajak bermain permainan-permainan ringan untuk melatih fokus dan konsentrasi kami. Kami semua dilatih kekompakannya sesama tim. Setelah bermain bersama Ka Agus lalu kami diajak untuk merasakan asyiknya terbang seperti burung, iya kami merasakan asyiknya naik flying fox. Entah kenapa namanya flying fox, kenapa tidak flying bird yah? Hehehe. Kami satu per satu antri untuk dipakaikan alat keamanan standart dari mereka agar kami tetap aman. Sebelumnya kami harus melewati jaring-jaring seperti jaring laba-laba tapi terbuat dari tali tambang yang besar. Jadi sangat aman untuk orang dewasa juga. Sampai diatas kami di terbangkan dari atas sampai ke bawah. Wah rasanya menegangkan tapi seru sekali.

            Selesai bermain flying fox kami bermain lagi, yah kegiatan kami memang lebih banyak bermain, bermain namun sambil belajar. Kami bermain fun games bersama Ustadzah Ikoh dan Ustadzah Pohan. Permainannya seru sekali, sampai banyak yang gugur karena agak sulit untuk ditaklukan. Setelah rangkaian panjang tadi, lalu kami makan siang dan sholat zuhur berjamaah. Walaupun kami lagi tidak di sekolah tapi kami tidak boleh lupa untuk sholat. Lanjut lagi kami diajak bermain oleh Kakak-kakak dari pihak Situ Gintung. Permainannya banyak sekali dan semuanya fun. Kami semua happy walupun kadang suka bete kalau kelompok kami kalah. Tapi tidak apa-apa, namanya juga permainan jadi ada yang menang dan ada juga yang kalah. Kami bermain permainan dragon ball, ember bocor, merambat di lumpur, oper tepung terigu dan kapal tenggelam. Dari sekian banyak permainan kami paling takut ketika merambat di lumpur. Karena lumpurnya itu bikin jijik, lumpurnya sampai masuk ke dalam baju kami. Selesai fun games tadi, setelah itu kami langsung mandi dan bersih-bersih.

            Esokan harinya kami sholat subuh berjamaah, senam pagi, sarapan dan siap-siap untuk pulang, sedih sih rasanya teman-teman, tapi rasa rindu kami kepada ayah bunda juga tidak terbendung. Hampir dua hari kami meninggalkan ayah bunda rasanya rindu sekali dengan mereka. Kami bergegas untuk balik ke sekolah tercinta. Kami naik bis, di bis kami tidur karena lelah selama dua hari kami beraktifitas, apalagi kami ada yang sampai tidak bisa tidur di dalam kemah, karena kemahnya agak panas dan kami beum terbiasa tidur di dalam tenda. Tapi tidak apa-apa karena itulah tujuan dari camping ini.

Camping bertujuan agar kami bisa belajar menjadi anak yang lebih mandiri. Bagaimana rasanya jauh dari ayah dan bunda. Memang sulit sih rasanya, tapi ternyata kami bisa. Kami happy karena ada teman-teman yang lain dan juga ustad ustadzah yang menjadi orangtua pengganti kami disini. Pokoknya dari camping ini kami belajar membereskan baju kami sendiri, menjaga semua perlengkapan pribadi kami, menjaga kebersihan tenda. Karena disini tidak ada ayah bunda atau mbak yang biasa membantu kami seperti dirumah. Alhamdulillah camping kali ini sangat bermakna buat kami. Sampai jumpa di camping berikutnya. Wassalamu’alaikum.

It’s so Fun, Learning English at Kindergarten Exiss Abata

Anak usia dini adalah anak yang berada pada rentang usia 0- 8 tahun. Para ahli memandang masa usia ini adalah masa yang paling fundamental bagi perkembangan anak selanjutnya. Selain itu, masa ini juga dipandang sebagai masa keemasan “ golden age “, masa sensitif atau masa peka , masa inisiatif dan berprakarsa , dan masa pengembangan diri. Begitu pentingnya masa ini membuat para ahli memandang perlunya stimulasi yang bermakna agar dapat berkembang secara optimal .

Maka dari itu Sekolah TK Exiss Abata,srengseng , Jakarta Barat menyajikan kegiatan belajar bahasa Inggris yang menyenangkan . Kegiatan Bahasa Inggris dengan metode “MI Kids English”. Pengenalan Bahasa Inggris yang dikemas sedemikian rupa di dalam kelas sehingga proses KBM ini berjalan dengan menyenangkan , interaktif , kondusif , berkesan dan hasil yang cepat, tepat efektif.

Sebagai contoh kegiatan kami dari pembelajaran Mi Kids kali ini (sesuai foto) :

Nama level : Kindy 2

Sesi : talking and Learning

Aktivitas : Mengembangkan motorik halus anak – anak yaitu membuat topeng zebra “ zebra mask” dan “activity book “

Teacher aids: Picture cards of place ( school , class room, play ground)

Theme : favourite places

Oke, it’s time to talk about the letter “Z” and the zoo begin with the letter “ Z” .

Ustadzah asked: What can you see in the zoo?

The students answer : Tiger, elephant, lion

Senangnya siswa – siwa belajar dan mengenal kata – kata baru dalam bahasa Inggris . Agar kegiatan lebih menarik dan interkatif , kegiatan tersebut disediakan juga bentuk audio visual dalam pembelajaran bahasa Inggris. Dan Untuk menambah kemampuan motoric halusnya , siswa di beri penugasan untuk mampu menggunting bentuk wajah zebra dan boleh di bawa pulang dan dimainkan di rumah.

Dan Alhamdulillaah untuk siswa TK B yang sudah belajar dan bermain di level kindy 2 dan mendapatkan sertifikat . semoga ilmu ( bahasa Inggris ) yang telah di dapat menjadi bekal di kelas berikutnya.

Dengan pembelajaran bahasa Inggris sambil bermain mampu membuat siswa lebih ceria dan menyenangkan dalam belajar . Sehingga siswa belajar dengan semangat serta menghilangkan kesan membosankan dan jenuh belajar bahasa Inggris.

So, lets join with Abata Kindergarten , make learning fun and enjoyable

 

Dering Tahajud, Langkah Kecil Menapaki Jalan Al Fatih

Nama Muhammad Al-Fatih tercatat dalam sejarah dunia dan terus dikenang hingga kini. Bagaimana tidak, pada tahun 1453, saat masih berusia 21 tahun, ia telah berhasil memimpin pasukan Turki Utsmani merebut kota Konstantinopel dari Kekaisaran Byzantium. Padahal pada masa itu kota Konstantinopel dikenal sebagai kota dengan benteng legendaris yang sangat sulit ditembus. Luar biasanya keberadaan Muhammad Al-Fatih ini pun telah diprediksi oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya: “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]. Apa rahasia dibalik semua kesuksesan beliau? Ternyata rahasianya beliau sangat kuat shalat malamnya yaitu tahajud. Bukankah Rasulullah SAW menegakkan shalat tahajud sepanjang malam dan setiap hari? Dengan belajar dari sejarah tersebut maka kelas 6 membuat program Dering Tahajud. Sebuah program untuk membangkitkan ghirah ananda untuk mulai terbiasa shalat tahajud dan membentuk karakter pemenang semenjak dini. Dering tahajud dilaksanakan di weekend (sabtu dan minggu dinihari), kelas dibagi menjadi 2 kelompok putri dan 4 kelompok putra. Guru akan menelpon ketua kelompok untuk membangunkan, selanjutnya setiap ketua kelompok akan menelpon 1 orang temannya, teman yang ditelpon akan menelpon 1 orang teman berikutnya secara berantai. Dengan demikian setiap orang ikut berperan dalam membangunkan teman untuk tahajud dan menjadi catatan kebaikan untuk mereka. Biasanya dinihari itu group WA kelas akan ramai dengan aktifitas membangunkan, laporan sudah mengerjakan atau bahkan keluhan sulitnya membangunkan teman yang lain. Tidak ada yang lebih menyenangkan ketika group WA ramai dengan semangat saling support dalam beribadah. Dan saat senin hari tiba, obrolan mereka menjadi obrolan pengalaman saat tahajud, terlupakan sudah obrolan tentang games atau group korea yang baru tiba di Jakarta. Inilah ikhtiar kami, langkah kecil kami menyusuri langkah besar Al Fatih, berharap kami terpilih menjadi mujahid akhir zaman dengan syurga menjadi imbalannya.

 

Family Gathering Exiss Abata 2018

Family Gathering merupakan kegiatan Tahunan yang cukup dinanti-nantikan oleh sebagian besar keluarga besar Exiss Abata. Di mana kegiatan tersebut melibatkan seluruh Civitas Abata beserta keluarganya masing-masing, seperti pengurus yayasan, manajemen LPI, staff dan guru Exiss Abata sehingga menghadirkan sekitar 300 peserta. Acara Family Gathering tahun ini berlangsung pada hari Sabtu, tanggal 18 Agustus 2018 dengan tema “Jalin Silaturahim, Kuatkan Persaudaraan, dan Tingkatkan Prestasi Kerja”. Tema tersebut diambil dengan harapan kegiatan ini dapat semakin menjalin kedekatan silaturahim dan semakin menguatkan persaudaraan di antara semua civitas Abata, selain itu dengan refreshing atau liburan diharapkan mampu meningkatkan semangat dan meningkatkan prestasi kerja. Dengan menjadikan Jungle Land Sentul sebagai tempat tujuan.

Perjalanan dimulai pada pukul 06.30 di mana seluruh peserta Family Gathering berkumpul di Abata dan melakukan registrasi paling lambat pada pukul 7.30 sekaligus untuk menerima snack yang dibagikan panitia sebagai bekal di perjalanan. Berangkat dengan menggunakan bus di mana selama perjalanan diisi dengan kegiatan menebak beberapa pertanyaan yang cukup menghibur dan mendapatkan souvenir sebagai penambah ceria acara, tidak lupa kami berdoa sebelum perjalanan dimulai. Tiba di Jungle Land pukul  09.00, kami berkumpul di area acara dibuka oleh panitia dengan MC nya adalah Ustadzah Saidah dan Ust. Encep, dilanjutkan tilawah Al Quran oleh Ust. Adi firly dan pembacaan Doa oleh Ust. Rohmat Romdoni, acara sambutan dari Ketua Yayasan Abacu sekaligus Direktur LPI yaitu Ust. M. Ismed Fassah,  di mana beliau mengingatkan bahwa salah satu dari visi Yayasan Abacu adalah Togetherness yaitu kebersamaan dalam lingkungan pekerjaan di Abata harus memiliki ritme kerja dan kerjasama yang baik antar pegawai merupakan acara wajib bagi seluruh peserta. Selain itu juga ada salah satu moment penting yaitu acara penghargaan pegawai di mana penghargaan ini diberikan kepada pegawai dengan loyalitas dan prestasi kerja yang baik selama bekerja di Abata. Kategori penghargaan yang diberikan pun dimulai dari masa kerja 5 tahun 10 tahun dan 15 tahun, dengan hadiah emas murni dari lembaga sebagai bentuk penghargaannya, ini menjadi moment yang penting bagi pegawai ketika mendapatkan apresiasi dari lembaga dimana pegawai tersebut bekerja menjadi motivasi tersendiri.

Acara dilanjutkan dengan pembagian doorprize, acara inipun selalu dinantikan oleh pegawai selain karena keseruannya dalam berharap dan menanti hadiah, juga menguji keberuntungan para peserta. Terdapat hampir 20 hadiah yang diberikan oleh panitia dan secara umum hadiah – hadiah tersebut spektakuler. Tidak berhenti sampai disitu, acara berlanjut dengan tukar kado oleh masing-masing peserta, dimana aturan dari tukar kado ini adalah membawa kado seharga Rp.30.000 dengan dibungkus oleh kertas koran. Acara ini dipandu oleh Ustazah Saidah dan Ust Encep. Acara tersebut menjadi ceria karena peserta mengoper kado ke peserta lainnya sampai ketika dinyatakan berhenti maka kado yang berada ditangan itulah yang menjadi milik kita. Hal ini membuat kehangatan semakin terasa antar sesama pegawai.

Setelah acara tukar kado, panitia membagikan makan siang kepada peserta dan mengumumkan kepada peserta bahwa  dapat menikmati wahana – wahana yang ada di Jungle Land, tentu saja keluarga para peserta sangat antusias dan senang terutama bagi anak – anak karena memang wahana di sini sangat bersahabat untuk mereka, ada banyak wahana yang dapat dicoba seperti  wahana dinosaurus, wahana rumah hantu, wahana waterpark,wahana bom bom car, rumah hantu, dll. Alhamdulillah cuaca bersahabat sekali kala itu, sehingga para peserta dapat benar benar menikmati acara Family Gathering ini dan tentu saja waktu sangat tidak terasa. Selain berbagai wahana yang ada, acara kuliner pun dapat dinikmati di Jungle Land dari mulai bakso, soto serta berbagai minuman tersedia disini. Pukul 16.00 adalah waktu di mana seluruh peserta berkumpul untuk bersiap kembali pulang, sebelum itu kami melakukan sesi foto sebagai kenang kenangan atas kebersamaan ini.

Kegiatan Family Gathering merupakan kegiatan yang sangat penting bagi sebuah instansi. Karena dalam kegiatan ini semua keluarga berkumpul menjadi satu untuk berpartisipasi dalam kegiatan, untuk mengenal satu keluarga dengan keluarga yang lainnya sehingga maksud dari menjalin silaturahim dapat terjalin. Suasana kegembiraan tampak menyelimuti seluruh civitas Abata, terlihat wajah-wajah bahagia selama mengikuti acara dari pagi sampai sore hari, Jazakumullah khoiron katsiro kami ucapkan kepada panitia dan jajaran manajemen Abata, atas terlaksananya acara Family Gathering yang sangat berkesan ini.

1 2 3 17