Studi banding SDIT Baitul Maal ke SD Exiss Abata

Alhmdulillah, Hari ini, Rabu 21 Februari 2018, SD Exiss Abata kedatangan tamu Dari SD Baitul Maal Tangerang. Mereka berlima ingin studi banding ke SD Exiss Abata, tentang metode pembelajaran Al-Qur’an sistem Ummi. Kepala sekolah dan 4 orang guru SDIT Baitul Mal, ingin belajar banyak tentang prestasi yang telah dicapai SD Exiss Abata dalam menerapkan sistem Ummi. Ummi Foundatioan sebagai lembaga penjamin mutu pembelajaran Al-Qur’an, memberikan rekomendasi kepada SDIT Baitul Mal untuk belajar di SD Exiss Abata. Semoga hasil studi banding SDIT Baitul Maal ke SD Exiss Abata membantu mengefektifkan target target pembelajaran Al-Qur’an di sekolah Baitul Maal. Aamin.

Alhamdulillah Melesat..! (Testing Water Rocket Sederhana Kelas 1 2017-2018)

Pada pekan ke-1/ 5-9 Februari 2018 murid Kelas 1 Exiss ABATA melaksanakan Tematik PTT yaitu Product Technologi Thematic yang dikemas dalam pembinaan karakter Integrity pada proyek Testing Water Rocket. Persiapan proyek dimulai dengan memeriksa kelengkapan water rocket masing-masing murid yang telah dibuat mereka pada proyek sebelumnya, dan informasi Weekly Plan pada hari Jum’at.

Testing Water Rocket adalah kegiatan menguji coba water rocket sederhana dengan cara meluncurkan dengan alat peluncur atau launcher. Pemahaman murid Kelas 1 ini diperkuat dengan menyimak tayangan video peluncuran tahun-tahun sebelumnya. Terdengar suara wuaahhh seirama rocket meluncur tinggi di video. Selanjutnya murid tanya jawab membahas sedikit manfaat water rocket, diantaranya membantu petani menabur benih, membantu menaikkan kabel ke tempat tinggi/sulit, dan membantu nelayan menebar jala/jaring penangkap ikan. Murid juga melakukan simulasi melalui menggunting gambar dan kalimat keterangan kemudian menyusun sesuai tahapan uji coba peluncuran. Diselingi dengan tepuk Water Rocket: ***isi air ***dipompa *** meluncur ***wusss..

Tibalah hari meluncurkan water rocket, murid sambil tertawa-tawa menuruni anak tangga menuju kran air untuk mengisi water rocket dengan air sebanyak setengah dari volume. Keadaan cuaca rintik hujan dan murid tetap antusias berbaris antri uji coba meluncurkan dengan launcher. Beragam suara terdengar saat water rocket meluncur dan melesat tinggi. Beberapa murid ingin mengulang dan mengulangi lagi uji coba peluncuran, hingga harus dihentikan dan mendapat pesan mereka boleh mengulangi lagi peluncuran di rumah bersama Ayah.

Alhamdulilah, terlaksana lancar, murid-murid berhasil meluncurkan water rocket sederhana buatan mereka masing-masing.  Semoga bermanfaat dunia-akhirat ya, Nak..  Aamiin Yaa Robbal ‘aalamiin

“Maju Sekolahnya Sejahtera Gurunya Bahagia Muridnya” Tema Rapat Tahunan LPI Abata 2018

 

Bertempat di Saung Dolken, Bogor Jawa Barat, Pembina dan Pengurus Yayasan Abacu dan Manajemen LPI Abata berkumpul dalam agenda Rapat Tahunan LPI Abata bersama Yayasan Abacu, guna merumuskan kebijakan dan rencana strategis lembaga untuk periode 2019-2024.
Diawali dengan bismillah, dan tilawah, acara Rapat dilanjutkan dengan sambutan pengarahan Ketua Pembina Ibu H. Meriyana Yawati dan Ketua Umum Yayasan Abacu H. M. Ismed Fassah MPi kepada para peserta rapat untuk lebih baik mengawal tema dan pesan-pesan dari kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Exiss Abata pada hari selasa 27 Februari 2018 lalu, yang jika dirumuskan dalam konteks pendidikan, tema itu adalah “Maju Sekolahnya Sejahtera Gurunya Bahagia Muridnya”.
Rangkaian acara Rapat Tahunan dilaksanakan dengan penyampaian laporan Tahun Pelajaran 2016/2017 oleh masing-masing manajer yang meliputi:
1. Laporan Pelaksanaan Pendidikan SD
2. Laporan Pelaksanaan Pendidikan TK
3. Laporan Pelayanan, Sarana & Prasarana
4. Laporan Administrasi Keuangan
5. Laporan Administrasi Kepegawaian
6. Laporan Pengembangan Sistem Informasi Sekolah
7. Laporan Pengembangan SDM & Organisasi

Berikut adalah para peserta yang hadir selain yang tersebut di atas:
1. Andi Hevriansyah, SSi MSi (Ketua Dewan Pengawas)
2. Rosita Komala Dewi, SPd (Sekretaris Yayasan Abacu)
3. Rizki Nugraha Aryo Damar, SSos MBA (Bendahara yayasan Abacu)
4. Chelida Eviyana, (Anggota Dewan Pengawas)
5. Zainul Arief, SE MM (Sekretaris Direktur LPI Abata)
6. Nurdin, SPd (Manajer Pendidikan SD & ICT)
7. Irwan, MPd (Manager Pendidikan TK & SDM)
8. Slamet Budiarto, ST (Manager Operasional)
9. Rosmalia, AMd (Manager Adm Keuangan)

Setelah terlaporkannya LPJ Manajemen LPI TP 16/17 tersebut, Rapat Tahunan yang dilaksanakan dari hari Jum’at sd Ahad 9 – 11 Maret 2018, diharapkan menghasilkan beberapa dokumen penting diantaranya:
1. Rumusan Analisa SWOT Exiss Abata
2. Pedoman Pokok Pendidikan Exiss Abata.
3. Rencana Strategis LPI Abata 2019 – 2024
4. Rencana Program/kegiatan LPI Abata TP 2018/2019

Semoga Alloh SWT memberikan kekuatan kepada kita semua untuk dapat merealisasikan hasil-hasil Rapat Tahunan kali ini sehingga Exiss Abata kedepan lebih “Maju Sekolahnya Sejahtera Gurunya Bahagia Muridnya”.

 

Dibacakan Puisi, Anies Cium Tangan Murid SD Exiss ABATA Jakbar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara silaturahmi di Sekolah Exiss ABATA, Kembangan, Jakarta Barat. Anies juga dibacakan puisi oleh Faras, siswa kelas 5 SD

“Asalamualikum, saya Faras kelas 5 akan membacakan puisi buat Bapak Anies-Sandi,” kata Faras di hadapan Anies di halaman Sekolah Exiss ABATA, Srengseng, Jakarta Barat, Rabu (27/2/2018).

Tak lama setelah itu, Faras kemudian membacakan puisi yang sudah disiapkan. Isi puisinya berupa harapan agar Jakarta bisa menjadi kota yang baik.

Anies mengucapkan terima kasih atas puisi itu. Dia juga mendoakan Faras menjadi anak yang sukses.

“Saya juga terima kasih dikasih puisi, namanya bagus, Faras Jelita Mujadiddah, jadi insallah anak ini jadi pembaharu,” doa Anies kepada Faras.


Setalah itu, Anies dan Faras berfoto bersama. Pada momen itu Faras juga mencium tangan Anies. Secara spontan, Anies melakukan hal serupa, mencium tangan Faras.

Berikut puisi yang dibacakan Faras:

Wahai pemimpin Jakartaku, pemimpin yang berusaha menata Jakarta, memberantas masalah kemiskinan dan mengembangkan dunia pendidikan, engkau berusaha membahagiakan warga Jakarta, kerja keras demi kita semua. Sering kali engkau dibenci oleh orang, engkau hadapi dengan senyuman kami berharap engkau dilindungi Allah.

Wahai bapak pemimpin kami, semoga kami bisa hidup sejahtera, kemacetan tak lagi menggurita, pendidikan dapat dinikmati oleh siapa saja, jadikan Jakarta maju kotanya bahagia warganya. Terima kasih pemimpinku telah membantu kami, jadilah gubernur teladan bagi warga Jakarta.

sumber detik.com

Hadiri SD Exiss Abata di kembangan, Anies di doakan jadi Presiden

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara silaturahmi akbar tokoh masyarakat dan praktisi pendidikan di Sekolah Exiss ABATA, Kembangan Jakarta Barat. Anies yang sekaligus menyerap aspirasi warga itu mendapat doa jadi presiden.

Anies yang disambut dengan tabuhan musik rebana itu sempat diberikan pantun oleh ustaz Buchori Yusuf, perwakilan ulama di Srengseng, Jakarta Barat. Isinya mendoakan Anies menjadi presiden yang akan datang.

“Izinkan saya membacakan puisi khusus untuk Pak Gubernur Anies Baswedan,” kata ustaz Buchori Yusuf di halaman Sekolah Exiss ABATA, Srengseng, Jakarta Barat, Rabu (27/2/2018).

“Cuaca langit cerah tapi berawan, angin sepoi menyapu ruangan, hadir di tengah Anies Baswedan, gubernur sekarang untuk presiden yang akan datang,” ujar Buchori membacakan pantun.

 

Hadiri Silaturahmi SD di Kembangan, Anies Didoakan Jadi Presiden
Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara silaturahmi di Kembangan. (Indra-detikcom)

Mendengar hal itu, Anies tertawa. Anies juga menyanjung pantun yang disampaikan oleh Buchori.

“Terima Kasih Pak Buchori tadi banyak pantun yang bagus-bagus,” ucap Anies sambil tersenyum.

Dalam sambutannya, Anies menekankan kualitas pendidikan harus ditingkatkan. Anies ingin masyarakat terlibat untuk meningkatkan pendidikan di Jakarta.

“Pendidikan adalah kepedulian pada masa depan, jadi ini dampaknya sederhana tapi penting sekali. Di Jakarta Barat lebih dari 60 persen anaknya tidak lulus SMA kita ingin nanti perbaiki sama-sama tidak perlu lihat ke belakang, kita lihatnya ke depan tanggung jawab kita melanjutkan yang baik perbaiki yang kurang,” tuturnya.

sumber detik.com

Shalat Gerhana Bulan di Abata

Baru-baru ini dunia medsos dihebohkan dengan pemberitaan mengenai peristiwa gerhana bulan yang diprediksi akan terjadi malam ini, tanggal 31 Januari 2018. Fenomena Super Blue Blood Moon atau Supermoon yang bertepatan dengan Gerhana Bulan Total, yaitu posisi matahari, bumi dan bulan berada pada satu garis lurus. Kejadian Gerhana Bulan Total dapat terlihat di sebagian besar wilayah Indonesia. Fenomena ini merupakan fenomena langka karena baru akan terulang setiap 36 tahun sekali (terakhir kali 30-31 Desember 1982).

Di Indonesia ada mitos yang erat kaitannya dengan kejadian gerhana. Mitologi gerhana yang masyhur di pulau Jawa dan pulau Bali yakni sang raksasa bernama Batara Kala, yang menelan matahari dan bulan sebagai wujud kebenciannya kepada dewa matahari dan dewa bulan. Maka zaman dulu orang-orang akan menabuhkan bunyi-bunyian seperti kentongan, kaleng kosong, perkakas dapur, dan lesung. Hal ini dipercaya bahwa akan menggagalkan Batara Kala memakan matahari maupun bulan.

Sebagaimana mitos yang berkembang di Indonesia, di zaman jahiliyah dulu juga ada anggapan bahwa peristiwa gerhana kala itu dipercaya karena kematian putra nabi Muhammad S.A.W. yang bernama Ibrahim. Hal ini karena peristiwa gerhana ini terjadi bertepatan setelah kematian putra beliau. Namun dengan tegas Rasulullah membantah anggapan tersebut.

كَسَفَتِ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَوْمَ مَاتَ إِبْرَاهِيمُ ، فَقَالَ النَّاسُ كَسَفَتِ الشَّمْسُ لِمَوْتِ إِبْرَاهِيمَ . فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ فَصَلُّوا وَادْعُوا اللَّهَ »
”Di masa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam pernah terjadi gerhana matahari ketika hari kematian Ibrahim. Kemudian orang-orang mengatakan bahwa munculnya gerhana ini karena kematian Ibrahim. Lantas Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ‘Sesungguhnya gerhana matahari dan bulan tidak terjadi karena kematian atau lahirnya seseorang. Jika kalian melihat gerhana tersebut, maka shalat dan berdo’alah.’” (HR. Bukhari no. 1043)

Maka jelas, gerhana bukan sebuah peristiwa kebetulan melainkan bukti yang nyata akan kekuasaan Allah. Bukan, fenomena ini bukan tontonan semata yang membuat kita takjub. Yang membuat kita sibuk mengabadikannya dalam gadget kita masing-masing. Peristiwa ini selayaknya menjadikan keimanan kita semakin bertambah. Menyikapi fenomena Super Blue Blood Moon yang bertepatan pada tanggal 31 Januari LPI Abata selaku lembaga pendidikan islam sadar betul bahwa peristiwa ini sudah sepatutnya menjadi pembelajaran penting bagi seluruh pegawai dan civitas akademika di lingkungan Abata, maka diselengarakanlah shalat gerhana sebagaimana tuntunan Rasulullah serta bentuk perenungan serta pengingat kita akan tanda-tanda kebesaran Allah S.W.T.

اللَّهُ الَّذِي رَفَعَ السَّمَاوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ۖ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى ۚ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ بِلِقَاءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ
Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Tuhanmu. (Arra’du:2)

Shalat Gerhana Bulan Bertempat di Mushola Baitus Shalihin Gd. B SD Exiss Abata, bertindak sebagai Imam ustadz Muhammad S.Pd.I dan Khatib Ust. Nasyirul Haq yang diikuti pegawai dan civitas akademika LPI Abata, serta dihadiri oleh pejabat pemerintah Kota Jakarta Barat. Bapak H. Eldi Andi, SE, MM, sebagai sekretaris Kota Jakarta Barat memberikan sambutan sebelum shalat sunnah gerhana bulan. Beberapa pejabat Kecamatan kembangan,seperti Kasatlak, bapak Bambang Suprato, , sekretaris Kecamatan Kembangan, bapak Sapri dsn lurah srengseng, bapak Joko Mulyono turut hadir mendengarkan sambutan dan mengikuti shalat sunah gerhana bulan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembelajaran murid-murid SD Exiss Abata mengenai fenomena alam serta praktik langsung bagaimana cara melaksanakan shalat gerhana.
Sebagai penutup, bahwa benar ada banyak kejadian terjadi di dunia ini yang merupakan tanda-tanda kebesaran Allah namun seringkali kita abaikan. Bahwa jelas Allah menunjukkan kekuasaannya agar kita menjadi manusia yang lebih peka lagi, menjadi manusia yang senantiasa merenungi segala peristiwa dan kejadian yang bahkan terkadang kita anggap sebagai hal lumrah atau hanya kebetulan.

Pelatihan nalar Matematika untuk guru dan orang tua SD Exiss Abata

Lewat gagasan kreatif dan inovatif, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) dikenal publik dengan konsepsi pembelajaran Matematika Nalaria Realistik (MNR). MNR merupakan strategi pembelajaran yang lebih menekankan penggunaan nalar dalam memahami matematika. Pembelajaran berbasis MNR memberikan titik tekan pada peningkatan kemampuan bernalar. Siswa dilatih untuk terampil menganalisis masalah, menarik kesimpulan, dan menyelesaikan masalah dengan berbagai metode pemecahan masalah. MNR ini digagas oleh Raden Ridwan Hasan Saputra, yang tak lain merupakan Presiden Direktur KPM.

Karena ketertarikan untuk mempelajari konsepsi pembelajaran MNR, beberapa Sekolah mengundang KPM untuk menyosialisasikan MNR di sekolahnya. Pada 11-12 Januari 2018, KPM melakukan sosialisasi MNR ke Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) ABATA yang berada di Kembangan, Jakarta Barat.

Pelatihan MNR yang disampaikan oleh tim KPM, yakni Teguh Imam Agus Hidayat dan Muhammad Fachri diikuti sebanyak 28 pengajar SDIT ABATA. Pelatihan ini dilakukan untuk mengenalkan MNR serta penerapannya di Sekolah Dasar.

Dalam sesi pelatihan, pelatih MNR mengatakan kemampuan nalar matematika siswa saat ini masih rendah. Oleh karena itu, pembelajaran Berbasis MNR dapat diaplikasikan di sekolah untuk meningkatkan kemampuan siswa berpikir dengan menggunakan nalarnya.

“Diharapkan metode MNR ini dapat diterapkan pada semua sekolah di Indonesia agar tidak ada lagi siswa yang mengatakan bahwa matematika itu sulit atau membosankan, tetapi justru mengasyikkan dan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari,” ujar pelatih MNR.

Sementara itu, Kepala SDIT ABATA, Encep Sopyan Sori menyampaikan bahwa strategi pembelajaran MNR yang disampaikan dapat menambah pengetahuan bagi para pengajar di SDIT ABATA.

“Materi yang disampaikan sangat baik dan pas untuk meningkatkan pengetahuan ustadz maupun ustadzah di sini. Semoga setelah mengikuti pelatihan ini ada peningkatan kualitas pembelajaran dalam kerangka taqarrub ilallah,” ujar Encep.

Hal serupa juga disampaikan Nur Sihadi, salah satu guru Al Quran SDIT ABATA. “Penyajian materinya bagus, seimbang antara ilmu agama dan dunia, memadukan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual. Hal seperti ini harus diterapkan dalam pengajaran dan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Selain pelatihan MNR, para pengajar di SDIT ABATA juga mengikuti seminar cara berpikir suprarasional pada 10 Januari 2018 yang disampaikan oleh tim KPM, Teguh Imam Agus Hidayat. Tak hanya guru, orang tua siswa juga turut dalam seminar tersebut.

sumber : bogorplus.com

Serunya berbagi pengalaman profesi bersama Bunda Dhika, Bunda Bima, dan Ayah Biyan secara nyata….

Memasuki akhir semester ganjil, tema kelas 3 adalah pengalaman kerja. Pengalaman kerja yang dimaksud di tema ini adalah memperkenalkan profesi secara nyata dengan mengundang orang tua siswa/i kelas 3 menjadi narasumber. profesi yang akan dijadikan sebagai pengalaman kerja adalah dokter kandungan, jurnalis, dan physiotherapy.

Di awal pembelajaran, guru bertanya kepada siswa/i “Apa itu pengalaman kerja??” siswa/i pun terdiam dan bingung, sampai akhirnya siswa/i terus menerus bertanya-tanya terkait hal itu. Setelah diputar beberapa video, akhirnya siswa/i pun mulai paham. Di dalam video itu diceritakan berbagai macam profesi diantaranya menjadi dokter yang peduli antar sesama, menjadi chef yang handal, pemain sepakbola yang terkenal, sukses dalam bekerja, jurnalis, dan ada juga profesi officeboys… hehe…

Banyak dari siswa/i tertarik menjadi dokter, pemain sepakbola, chef, artis, arsistek, guru, TNI, polisi, dll. Siswa/i antusias dalam mengungkapkan profesinya. Di kegiatan intro, guru menjelaskan apa tujuan bekerja, macam-macam profesi dan tugasnya, dan contoh gambar dari kegiatan yang terkait profesi yang akan disampaikan ketika action.

Di kegiatan  planning, siswa/i menulis profesi yang diinginkan beserta tugasnya, SubhanaAllah, ternyata siswa/i  A BA TA dapat mendeskripsikan tugas sesuai profesi yang diinginkan dengan baik. Semoga apa yang kalian cita-citakan terkabul dan dapat membahagiakan kedua orangtua… Aamiin.

Tiba harinya, action yang membuat penasaran siswa/i terkait pengalaman kerja datang juga. Alhamdulillah para narasumber datang tepat waktu dengan membawa peralatan terkait profesinya. Bunda Dhika, Bima, dan Ayah Abiyan siap berbagi pengalaman dengan siswa/i dengan penuh semangat. Pengalaman kerja pertama akan disampaikan oleh Bunda Dhika.

  • Bunda Dhika menceritakan suka dan dukanya menjadi seorang dokter kandungan, menyelamatkan seorang bayi dari seorang ibu dan perjuangan seorang ibu ketika melahirkan. Menceritakan ketika harus mengoperasi seorang pasien. selain itu, menceritakan pentingnya mencuci tangan sebelum makan, menutup mulut dengan masker ketika batuk/pilek. Bunda Dhika pun mengajarkan siswa/i mencuci tangan yang baik dengan memberikan sebuah antis dan menyetelkan video baby shack dengan gaya mencuci tangan. siswa/i senang dan ikut mempraktikkan secara bersama-sama sesuai video.

 

  • Waktu menunjukkan pukul 10.15 saaatnya pembicara ke 2 meyampaikan profesinya, sebelum maju pembicaranya, beberapa siswa/i mengira bahwasannya pembicara ke 2 seorang artis. Bunda Bima pun tersenyum malu. Ketika perkenalan ternyata seorang Direktur Penerbit. Siswa/i langsung kaget dikarenakan penampilannya yang seperti artis, hehe. Beliau menceritakan menjadi seorang jurnalis yang hebat. Ketika dalam menyampaikan materi, beliau memberikan contoh-contoh media salah satunya ada youtuber, siswa/i pun mengungkapkan keinginnya menjadi seorang youtuber. Dalam action jurnalis, siswa/i langsung mempraktikkan secara nyata menjadi seorang jurnalis dengan maju kedepan 3 orang siswa untuk menjadi seorang kameramen, narasumber, dan wartawan. SubhanaAllah Bunda Bima sudah siap lengkap membawa perlengakapan. Di dalam action ini, Laquisha menjadi kameramen, Tantry menjadi wartawan yang disertai penggunaan nametag dan mix, dan Rafee menjadi narasumber. Dan Alhamdulillah mereka bisa mempraktikkan dengan baik.

 

  • Selesainya pembicara ke 2 dilanjutkan oleh Ayah Abiyan, Ayah Abiyan memperkenalkan profesinya, siswa/i pun sempat bingung, setelah dijelaskan akhirnya siswa/i pun paham. Di pengalaman kerja physiotherapy, Ayah Abiyan meminta siswa/i untuk berdiri dan melompat setinggi-tingginya. Ternyata barang siapa yang melompat setinggi-tingginya mendapat sebuah reward. Tidak itu saja, Ayah Abiyan pun membuat suatu yel dengan gerakan yang menyenangkan agar siswa/i tidak bosan dalam kegiatan action ini.

Yel-yelnya…

Physiotherapy…..

Sakit Leher (Gerakannya memegang leher)

Sakit pinggang (Gerakannya memegang pinggang)

Sakit lutut (Gerakannya memegang lutut)

Go Physio….

Alhamdulillah kegiatan action pun berakhir, siswa/i senang dan banyak yang masih berharap maju kedepan untuk menjadi seorang jurnalis.

Pada hari Kamis, kami mulai membuat report sesuai materi yang disampaikan pembicara, kami membuat report dengan menggunakan laptop. Di hari Jumatnya kami mempresentasinya… alhamdulilah berakhirnya tema pengalaman kerja, semoga dengan adanya tema Pengalaman Kerja ini, selalu memotivasi siswa/i agar selalu berdoa untuk mencapai cita-citanya dan dijadikan sebagai penagalaman yang bermanfaat.

Terima Kasih Bunda Dhika, Bima, Ayah Abiyan atas ilmu dan pengetahuananya. Pengalaman yang sangat berharga….

KUNJUNGAN KE PABRIK MINI FIESTA

Liburan Sekolah Semester Ganjil baru saja berlalu, kegiatan pembelajaran Semester Genap pun sudah menghampiri. Ananda menyambutnya dengan semangat dan kegembiraan yang baru, yang penuh dengan keceriaan dan optimisme untuk menggapai prestasi yang lebih baik. Ananda mengawali Kegiatan pembelajaran di Semester Genap pada pekan ke-3 di Januari 2018 ini dengan Kegiatan Kunjungan Pendidikan ke Pabrik Mini Fiesta, yang terletak di daerah Cikande, Serang, Banten

Alhamdulillah setelah menempuh perjalanan selama lebih kurang  2 jam, sampailah kami ke lokasi Pabrik Mini Fiesta. Ananda sangat senang dan semangat menyambut saat-saat kegiatan  yang akan dilakukan saat berada di sana.  Dan akhirnya Ananda berkesempatan untuk menonton film tentang kegiatan di Pabrik Fiesta dan melakukan praktek langsung membuat nugget dan sosis di Pabrik Mini Fiesta. Betapa senang dan gembiranya Ananda karena mereka praktek langsung sekaligus menggunakan pakaian pabrik seperti baju laboratorium, topi, masker dan sarung tangan plastik serba putih.

Ananda juga mendapat kesempatan untuk berbelanja secara langsung makanan-makanan yang merupakan hasil dari Pabrik Fiesta, seperti : sosis, nugget, siomay, chicken wings, dan lain-lain. Dengan bekal uang yang dibawa dari rumah, Ananda membawa oleh-oleh belanjaan berupa makanan-makanan yang ada di sana

1 2 3 12