Category Archives: aktivitaslpi

Qurban

Allahhu akbar Allahhu akbar wa lillahilhamd…

Tanggal 11 Djulhijah 1439H bertepatan dengan Kamis 23 agustus 2018, suara takbir berkumandang di halaman sekolah kami sekolah EXISS ABATA, momen tahunan yang menjadi agenda tetap yang bisa kami jalankan yaitu penyembelihan hewan qurban.

Suasana yang begitu semarak, rasa suka cita dirasakan oleh segenap penghuni sekolah, siswa, pegawai, keluarga yayasan, bahkan masyarakat sekitar.

Hari raya qurban merupakan momentum sebagai bulan amal dan perduli antar sesama, salah satunnya dengan menyemblih hewan qurban, dengan harapan kita menjadi hamba-hamba allah yang bertaqwa, hal ini tak lepas dari pristiwa penting Ibrahim dan ismail alaihisalam.

Pengorbanan nyata seorang ayah yang bernama Ibrahim, atas ketaatannya terhadap perintah allah Kepadannya, wahyu yang turun melalui mimpi beliau, allah perintahkan nabi Ibrahim untuk menyemblih anaknya ismail, anak laki-laki yang selama ini diidamkan kehadirannya di tengah keluarga.

Momen ini pun mengajarkan kita untuk memperkenalkan kepada anak didik arti ibadah agar mereka gemar berinfaq, menanamkan rasa cinta dan kasih sayang terhadap sesama, yang paling penting mendekatkan ukhuwa antara LPI ABATA dengan masyarakat di sekitar sekolah Abata.

Alhamdullilah tahun ini abata bisa berqurban sebanyak 5 ekor sapi (4 sapi dengan bobot 400kg dan 1 sapi limosin dengan bobot 1000 Kg), serta 20 ekor Kambing (dengan bobot 40 kg), hewan-hewan ini berasal dr sekolah, sumbangan walimurid dan infak siswa. Untuk sapi sekor dari ketua yys kami bpk ismed, seekor dari bunda richi, seekor dari ibu sita dkk serta 2 ekor dr infaq siswa, sedangkan untuk kambing seekor dari bunda danis, 2 ekor dari bunda akhdan, 3 ekor dari bunda reifan, 3 ekor dari bunda Pamela dan sisanya dr infaq siswa. Untuk tahun ini kupon daging dibagikan sebanya 1000 kupon untuk masyarakat dan juga pegawai.

Acara kita mulai pukul 07.00 – 15.00, seperti biasa saya bertugas di bagian konsumsi merangkap di bagian penimbangan dan pembungkusan kami semua saling bahu membahu menyelesaikan amanah ini, ada yang dibagian penyembilhan, pengkulitan, pemotongan, penimbangan, pembingkusan, sampai pembagian daging.

Cape “Sudah tentu” Lelah “Banget” tapi jangan tannya hati kami “seneng sekali” disini kami terlihat kompak bekerjasama menyelesaikan tugas hingga usai.

Rasa lelah hilang ketika masyarakat datang, dan pulang membawa sebungkus daging dengan senyuman, hati kami gembira karena bisa berbagi dengan yang lain.

Semoga ini semua menambah berkah untuk kita semua, terutama LPI ABATA , menambah rizky buat orang-orang yang telah mengeluarkan sebagian hartannya untuk orang lain.

Sebuah pengalaman indah yang tak terlupa, semoga tahun depan lebih baik dan lebih semarak lagi, dan semoga allah mencatat nilai kebaikan dan membalas dengan pahala yang berlipat ganda, amin

LPI ABATA…. Allahhu Akbar.

Family Gathering Exiss Abata 2018

Family Gathering merupakan kegiatan Tahunan yang cukup dinanti-nantikan oleh sebagian besar keluarga besar Exiss Abata. Di mana kegiatan tersebut melibatkan seluruh Civitas Abata beserta keluarganya masing-masing, seperti pengurus yayasan, manajemen LPI, staff dan guru Exiss Abata sehingga menghadirkan sekitar 300 peserta. Acara Family Gathering tahun ini berlangsung pada hari Sabtu, tanggal 18 Agustus 2018 dengan tema “Jalin Silaturahim, Kuatkan Persaudaraan, dan Tingkatkan Prestasi Kerja”. Tema tersebut diambil dengan harapan kegiatan ini dapat semakin menjalin kedekatan silaturahim dan semakin menguatkan persaudaraan di antara semua civitas Abata, selain itu dengan refreshing atau liburan diharapkan mampu meningkatkan semangat dan meningkatkan prestasi kerja. Dengan menjadikan Jungle Land Sentul sebagai tempat tujuan.

Perjalanan dimulai pada pukul 06.30 di mana seluruh peserta Family Gathering berkumpul di Abata dan melakukan registrasi paling lambat pada pukul 7.30 sekaligus untuk menerima snack yang dibagikan panitia sebagai bekal di perjalanan. Berangkat dengan menggunakan bus di mana selama perjalanan diisi dengan kegiatan menebak beberapa pertanyaan yang cukup menghibur dan mendapatkan souvenir sebagai penambah ceria acara, tidak lupa kami berdoa sebelum perjalanan dimulai. Tiba di Jungle Land pukul  09.00, kami berkumpul di area acara dibuka oleh panitia dengan MC nya adalah Ustadzah Saidah dan Ust. Encep, dilanjutkan tilawah Al Quran oleh Ust. Adi firly dan pembacaan Doa oleh Ust. Rohmat Romdoni, acara sambutan dari Ketua Yayasan Abacu sekaligus Direktur LPI yaitu Ust. M. Ismed Fassah,  di mana beliau mengingatkan bahwa salah satu dari visi Yayasan Abacu adalah Togetherness yaitu kebersamaan dalam lingkungan pekerjaan di Abata harus memiliki ritme kerja dan kerjasama yang baik antar pegawai merupakan acara wajib bagi seluruh peserta. Selain itu juga ada salah satu moment penting yaitu acara penghargaan pegawai di mana penghargaan ini diberikan kepada pegawai dengan loyalitas dan prestasi kerja yang baik selama bekerja di Abata. Kategori penghargaan yang diberikan pun dimulai dari masa kerja 5 tahun 10 tahun dan 15 tahun, dengan hadiah emas murni dari lembaga sebagai bentuk penghargaannya, ini menjadi moment yang penting bagi pegawai ketika mendapatkan apresiasi dari lembaga dimana pegawai tersebut bekerja menjadi motivasi tersendiri.

Acara dilanjutkan dengan pembagian doorprize, acara inipun selalu dinantikan oleh pegawai selain karena keseruannya dalam berharap dan menanti hadiah, juga menguji keberuntungan para peserta. Terdapat hampir 20 hadiah yang diberikan oleh panitia dan secara umum hadiah – hadiah tersebut spektakuler. Tidak berhenti sampai disitu, acara berlanjut dengan tukar kado oleh masing-masing peserta, dimana aturan dari tukar kado ini adalah membawa kado seharga Rp.30.000 dengan dibungkus oleh kertas koran. Acara ini dipandu oleh Ustazah Saidah dan Ust Encep. Acara tersebut menjadi ceria karena peserta mengoper kado ke peserta lainnya sampai ketika dinyatakan berhenti maka kado yang berada ditangan itulah yang menjadi milik kita. Hal ini membuat kehangatan semakin terasa antar sesama pegawai.

Setelah acara tukar kado, panitia membagikan makan siang kepada peserta dan mengumumkan kepada peserta bahwa  dapat menikmati wahana – wahana yang ada di Jungle Land, tentu saja keluarga para peserta sangat antusias dan senang terutama bagi anak – anak karena memang wahana di sini sangat bersahabat untuk mereka, ada banyak wahana yang dapat dicoba seperti  wahana dinosaurus, wahana rumah hantu, wahana waterpark,wahana bom bom car, rumah hantu, dll. Alhamdulillah cuaca bersahabat sekali kala itu, sehingga para peserta dapat benar benar menikmati acara Family Gathering ini dan tentu saja waktu sangat tidak terasa. Selain berbagai wahana yang ada, acara kuliner pun dapat dinikmati di Jungle Land dari mulai bakso, soto serta berbagai minuman tersedia disini. Pukul 16.00 adalah waktu di mana seluruh peserta berkumpul untuk bersiap kembali pulang, sebelum itu kami melakukan sesi foto sebagai kenang kenangan atas kebersamaan ini.

Kegiatan Family Gathering merupakan kegiatan yang sangat penting bagi sebuah instansi. Karena dalam kegiatan ini semua keluarga berkumpul menjadi satu untuk berpartisipasi dalam kegiatan, untuk mengenal satu keluarga dengan keluarga yang lainnya sehingga maksud dari menjalin silaturahim dapat terjalin. Suasana kegembiraan tampak menyelimuti seluruh civitas Abata, terlihat wajah-wajah bahagia selama mengikuti acara dari pagi sampai sore hari, Jazakumullah khoiron katsiro kami ucapkan kepada panitia dan jajaran manajemen Abata, atas terlaksananya acara Family Gathering yang sangat berkesan ini.

Family Gathering ABACU 2018

Family gathering ABACU datang lagi! Ini momen kebersamaan yang kami nantikan tiap dua tahun.  Di acara ini keluarga besar ABACU berkesempatan lebih saling mengenal antar keluarga.

Pilihan lokasi Family Gathering tahun ini bertempat di Jungle Land pada Sabtu, 18 Agustus 2018.  Selain banyak wahana yang ditawarkan, jaraknya pun tidak terlalu jauh dari Jakarta, tepatnya di Sentul, Bogor.  Selama perjalanan, kami salut dengan kerja panitianya.  Dipandu ustad Aris, selalu ada acara penuh tawa untuk mengisi perjalanan kami.  Our trip is not boring!  Thank you, panitia!

Sesampai disana kami berkumpul di salah satu aula yang disewa untuk acara kami.  Inilah fokus utama kegiatan Family Gathering.  Mulai dari sambutan direktur LPI ABATA, penghargaan masa kerja pegawai sampai acara tukar kado bertujuan lebih memperat ikatan silaturahmi dalam satu naungan institusi.  Dengan waktu yang sempit karena jadwal yang ketat, acara ini tetap memberikan kesan manis bagi kami.

Kami menghargai perhatian lembaga akan loyalitas pegawainya. Dimana setiap tahun ada pemberian penghargaan untuk masa kerja pegawai 5, 10 dan 15 tahun.

Salah satu acara yang juga berkesan adalah momen tukar kado dengan seluruh pegawai.  Kami diminta berdiri membuat satu lingkaran besar. Satu komando, satu gerakan, akan tercapai tujuan bersama.  Itu hikmah yang kami ambil dari konsep tukar kado yang dirancang panitia.

Jangan hanya menggurui, tapi berikan teladan langsung pada siswa.  Salah satunya mendisiplinkan diri untuk tertib antri lho. Ustadzah kami tersenyum manis dalam barisan pengambilan konsumsi.

Setelah itu acara bebas untuk semua peserta. Tak sabar bermain dan mencoba aneka wahana yang ada disana.  Banyak pilihan permainan di lokasi wisata ini.  Walaupun antrian lumayan panjang, tidak menyurutkan semangat kami mencoba berbagai wahana.

Tapi diluar itu semua, kami senang bisa berkumpul dan sejenak menyegarkan pikiran dari rutinitas pekerjaan sehari-hari.  Semoga kegiatan ini memberikan kesan indah di hati kami.  Sampai jumpa di Family Gathering berikutnya ya.

Abata Peduli Bencana Lombok NTB

Assalamu’alaikum Ayah Bunda yang dirahmati Allah..

Indonesia kembali menangis…

Masyarakat Lombok dirundung duka, gempa dengan kekuatan 7,0 dan 6,2 telah meluluh lantakkan tempat tinggal mereka.
Mari kita ulurkan tangan untuk membantu meringankan beban mereka sebagai saudara sesama muslim.

  

  

  

LPI ABATA telah menyampaikan donasi dari civitas akademika dan orang tua murid ke lokasi bencana di tempat pengungsi di Lombok.

Atas bantuan & donasi yang Ayah Bunda berikan kami ucapkan terima kasih, semoga Allah membalas kebaikan Ayah Bunda dan memberikan rezeki yg semakin berlimpah..

Aamiin ya rabbal ‘aalamiin..

  

 

 

 

 

 

 

Sosialisasi Building Learning Power & Learning Style bersama TIM SMP Model Ar-Riyadh

“Ilmu itu cahaya yang terang yang menerangi dengannya orang yang bahagia dan orang yang bodoh dalam kegelapan Ilmu itu puncak kehidupan bagi para hamba sebagaimana orang-orang yang bodoh itu mati karena kebodohan mereka” -Al-Imam Al-Hafizh Al-Hakamy-

Adalah ilmu yang membedakan seseorang dengan lainnya, bagai cahaya yang benderang menerangi. Maka apakah sama rumah yang penuh cahaya dengan rumah yang gelap gulita? Pada cahaya kita mampu mendefinisikan objek dengan tepat, dengannya cahaya kita diarahkan pada arah tujuan yang jelas. Maka dengan ilmu kita mampu mendefinisikan kehidupan sesuai dengan arah tujuan yang benar. Maka hidup adalah tentang belajar. Segalanya dimulai dengan ilmu. Ilmu yang memudahkan seseorang dalam segala kegiatannya. Ilmu yang mengarahkan seseorang pada jalurnya. Kemudian pada ilmu akan kita sadari bahwa kehidupan ini penuh dengan hal yang patut disyukuri.

“Katakanlah (wahai Muhammad) apakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya orang yang berakal yang dapat menerima pelajaran.”

QS Az Zumar: 9

Dari sini jelaslah bahwa agama islam memberi arahan kepada kita untuk senantiasa menuntut ilmu sebagai intrepretasi dari manusia berakal. Benar, akal adalah pembeda manusia dengan makhluk yang lain. Sebagai manusia dengan anugerah berupa akal, sudah sewajarnya kita terus menerus belajar. Maka alhamdulillah pada tanggal 05 – 06 JULI 2018 LPI Abata memberi fasilitas pada para asatidz dan asatidzah untuk terus mengembangkan diri dengan pelatihan bertajuk Sosialisasi Building Learning Power & Learning Style bekerjasama dengan TIM SMP Model Ar-Riyadh.

Adalah BLP suatu gagasan, konsep, model, kerangka, penyelidikan untuk meningkatkan kemampuan pelajar (siswa) untuk dapat belajar dengan baik secara nyata. Gagasan ini memberi Pengertian bahwa belajar adalah penyesuaian diri terhadap situasi baru dimanapun pelajar (siswa) berada.

Dalam praktik BLP tugas mendasar bagi pendidik diantaranya:

  • Menjelaskan

Menyampaikan BLP pada siswa secara langsung dan tegas.

  • Mengomentari

Menyampaikan pesan tentang BLP melalui pembicaraan informal dan evaluasi informal dan formal.

  • Mengorkrestra

Memilih aktivitas dan mengatur lingkungan

  • Modeling

Menunjukkan makna menjadi seorang pelajar yang efektif

 

Visi sekolah dalam prinsip BLP

Memiliki SDM Berakhlaq, Kreatif, dan Berprestasi

Misi sekolah

Menjadikan Sekolah Unggul dan Kompetitif

Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini Alhamdulillah berjalan lancar dan mudah-mudahan kita semua senantiasa terus dapat mengambil pelajaran.

Wallahua’lam bisshawab

 

 

 

Tarhib Ramadhan1439 H

“مَرْحَبًا يَا رَمَضَان”

Dalam hitungan tidak lebih dari 24 jam kita akan kembali diberikan kesempatan untuk kembali bertemu tamu agung bernama Ramadhan. Diantara 12 bulan yang ada, Allah jadikan Ramadhan Bulan istimewa yang di dalamnya terdapat banyak keutaman yang tidak dapat kita temui di bulan lainnya. Bulan yang oleh nabi disabdakan di dalamnya terdapat rahmat, maghfirah, dan penghindaran dari api neraka. 10 hari pertama adalah rahmat, disusul 10 hari kemudian maghfirah (pengampunan), dan 10 hari terakhirnya adalah penghindaran dari api neraka. Tidak cukup pada tiga hal di atas, ada satu hari diantara 10 hari terakhir Allah janjikan kita malam lailatul qadar. Malam yang Allah jadikan amalan kita beribu kali lipat pahalanya. Ini seperti waktu tambahan dalam permainan yang memberikan kita kesempatan untuk meraih bonus sebanyak-banyaknya. Benar, sangatlah merugi bagi kita yang masih tidak peduli akan keutamaan bulan suci ini.
Atas keutamaannya Rasulullah SAW memerintahkan kepada kita untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menyambut bulan penuh berkah ini. Permisalan bulan sya’ban bagaikan  bulan persiapan. Di bulan ini, kita dianjurkan untuk melatih diri dengan berbagai amalan. Sebagai bentuk kesiapan diri kita menyambut bulan Ramadhan. Dengan pembiasaan-pembiasaan ini dimaksudkan agar kita mampu melewati Ramadhan dengan baik. Karena sejatinya Ramadhan layaknya rangkaian ujian bagi hambaNya yang beriman, Allah gelarkan taqwa bagi mereka yang mampu melewatinya. Karenanya, sebagai orang yang mengaku beriman mempersiapkan diri menyambut Ramadhan adalah keniscayaan. Menyambutnya dengan persiapan-persiapan jasmani maupun ruhaniyah kita.
Maka kegiatan Tarhib Ramadhan adalah perwujudan lain bagi LPI Abata dalam menyambut bulan istimewa ini. Sebagaimana keistimewaan Ramadhan, Tarhib Ramadhan kali ini kita kedatangan tamu istimewa yang datang dari tanah para anbiya negeri Palestina.

               

Adalah Mu’adz Nabîl Ahmad Khaththâb, imam muda dari Palestina menyempatkan diri hadir dalam Tarhib Ramadhan tahun ini. Bertempat di musola SD exiss Abata kegiatan berjalan sesuai rencana. Melalui bantuan penerjemah beberapa wejangan disampaikan, menambahkan semangat dalam menyambut Ramadhan esok hari. Di penghujung acara, donasi dari seluruh keluarga besar LPI Abata untuk warga Palestina  diserahkan. Tak lupa kami ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi, semoga Allah ganjarkan pahala di hari pembalasan kelak.

JazakumullahKhairan Katsiran Wa Jazakumullah Ahsanal Jaza

“Maju Sekolahnya Sejahtera Gurunya Bahagia Muridnya” Tema Rapat Tahunan LPI Abata 2018

 

Bertempat di Saung Dolken, Bogor Jawa Barat, Pembina dan Pengurus Yayasan Abacu dan Manajemen LPI Abata berkumpul dalam agenda Rapat Tahunan LPI Abata bersama Yayasan Abacu, guna merumuskan kebijakan dan rencana strategis lembaga untuk periode 2019-2024.
Diawali dengan bismillah, dan tilawah, acara Rapat dilanjutkan dengan sambutan pengarahan Ketua Pembina Ibu H. Meriyana Yawati dan Ketua Umum Yayasan Abacu H. M. Ismed Fassah MPi kepada para peserta rapat untuk lebih baik mengawal tema dan pesan-pesan dari kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Exiss Abata pada hari selasa 27 Februari 2018 lalu, yang jika dirumuskan dalam konteks pendidikan, tema itu adalah “Maju Sekolahnya Sejahtera Gurunya Bahagia Muridnya”.
Rangkaian acara Rapat Tahunan dilaksanakan dengan penyampaian laporan Tahun Pelajaran 2016/2017 oleh masing-masing manajer yang meliputi:
1. Laporan Pelaksanaan Pendidikan SD
2. Laporan Pelaksanaan Pendidikan TK
3. Laporan Pelayanan, Sarana & Prasarana
4. Laporan Administrasi Keuangan
5. Laporan Administrasi Kepegawaian
6. Laporan Pengembangan Sistem Informasi Sekolah
7. Laporan Pengembangan SDM & Organisasi

Berikut adalah para peserta yang hadir selain yang tersebut di atas:
1. Andi Hevriansyah, SSi MSi (Ketua Dewan Pengawas)
2. Rosita Komala Dewi, SPd (Sekretaris Yayasan Abacu)
3. Rizki Nugraha Aryo Damar, SSos MBA (Bendahara yayasan Abacu)
4. Chelida Eviyana, (Anggota Dewan Pengawas)
5. Zainul Arief, SE MM (Sekretaris Direktur LPI Abata)
6. Nurdin, SPd (Manajer Pendidikan SD & ICT)
7. Irwan, MPd (Manager Pendidikan TK & SDM)
8. Slamet Budiarto, ST (Manager Operasional)
9. Rosmalia, AMd (Manager Adm Keuangan)

Setelah terlaporkannya LPJ Manajemen LPI TP 16/17 tersebut, Rapat Tahunan yang dilaksanakan dari hari Jum’at sd Ahad 9 – 11 Maret 2018, diharapkan menghasilkan beberapa dokumen penting diantaranya:
1. Rumusan Analisa SWOT Exiss Abata
2. Pedoman Pokok Pendidikan Exiss Abata.
3. Rencana Strategis LPI Abata 2019 – 2024
4. Rencana Program/kegiatan LPI Abata TP 2018/2019

Semoga Alloh SWT memberikan kekuatan kepada kita semua untuk dapat merealisasikan hasil-hasil Rapat Tahunan kali ini sehingga Exiss Abata kedepan lebih “Maju Sekolahnya Sejahtera Gurunya Bahagia Muridnya”.

 

Dibacakan Puisi, Anies Cium Tangan Murid SD Exiss ABATA Jakbar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara silaturahmi di Sekolah Exiss ABATA, Kembangan, Jakarta Barat. Anies juga dibacakan puisi oleh Faras, siswa kelas 5 SD

“Asalamualikum, saya Faras kelas 5 akan membacakan puisi buat Bapak Anies-Sandi,” kata Faras di hadapan Anies di halaman Sekolah Exiss ABATA, Srengseng, Jakarta Barat, Rabu (27/2/2018).

Tak lama setelah itu, Faras kemudian membacakan puisi yang sudah disiapkan. Isi puisinya berupa harapan agar Jakarta bisa menjadi kota yang baik.

Anies mengucapkan terima kasih atas puisi itu. Dia juga mendoakan Faras menjadi anak yang sukses.

“Saya juga terima kasih dikasih puisi, namanya bagus, Faras Jelita Mujadiddah, jadi insallah anak ini jadi pembaharu,” doa Anies kepada Faras.


Setalah itu, Anies dan Faras berfoto bersama. Pada momen itu Faras juga mencium tangan Anies. Secara spontan, Anies melakukan hal serupa, mencium tangan Faras.

Berikut puisi yang dibacakan Faras:

Wahai pemimpin Jakartaku, pemimpin yang berusaha menata Jakarta, memberantas masalah kemiskinan dan mengembangkan dunia pendidikan, engkau berusaha membahagiakan warga Jakarta, kerja keras demi kita semua. Sering kali engkau dibenci oleh orang, engkau hadapi dengan senyuman kami berharap engkau dilindungi Allah.

Wahai bapak pemimpin kami, semoga kami bisa hidup sejahtera, kemacetan tak lagi menggurita, pendidikan dapat dinikmati oleh siapa saja, jadikan Jakarta maju kotanya bahagia warganya. Terima kasih pemimpinku telah membantu kami, jadilah gubernur teladan bagi warga Jakarta.

sumber detik.com

Hadiri SD Exiss Abata di kembangan, Anies di doakan jadi Presiden

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara silaturahmi akbar tokoh masyarakat dan praktisi pendidikan di Sekolah Exiss ABATA, Kembangan Jakarta Barat. Anies yang sekaligus menyerap aspirasi warga itu mendapat doa jadi presiden.

Anies yang disambut dengan tabuhan musik rebana itu sempat diberikan pantun oleh ustaz Buchori Yusuf, perwakilan ulama di Srengseng, Jakarta Barat. Isinya mendoakan Anies menjadi presiden yang akan datang.

“Izinkan saya membacakan puisi khusus untuk Pak Gubernur Anies Baswedan,” kata ustaz Buchori Yusuf di halaman Sekolah Exiss ABATA, Srengseng, Jakarta Barat, Rabu (27/2/2018).

“Cuaca langit cerah tapi berawan, angin sepoi menyapu ruangan, hadir di tengah Anies Baswedan, gubernur sekarang untuk presiden yang akan datang,” ujar Buchori membacakan pantun.

 

Hadiri Silaturahmi SD di Kembangan, Anies Didoakan Jadi Presiden
Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara silaturahmi di Kembangan. (Indra-detikcom)

Mendengar hal itu, Anies tertawa. Anies juga menyanjung pantun yang disampaikan oleh Buchori.

“Terima Kasih Pak Buchori tadi banyak pantun yang bagus-bagus,” ucap Anies sambil tersenyum.

Dalam sambutannya, Anies menekankan kualitas pendidikan harus ditingkatkan. Anies ingin masyarakat terlibat untuk meningkatkan pendidikan di Jakarta.

“Pendidikan adalah kepedulian pada masa depan, jadi ini dampaknya sederhana tapi penting sekali. Di Jakarta Barat lebih dari 60 persen anaknya tidak lulus SMA kita ingin nanti perbaiki sama-sama tidak perlu lihat ke belakang, kita lihatnya ke depan tanggung jawab kita melanjutkan yang baik perbaiki yang kurang,” tuturnya.

sumber detik.com

1 2