Category Archives: aktivitaslpi

Abata Peduli Bencana Lombok NTB

Assalamu’alaikum Ayah Bunda yang dirahmati Allah..

Indonesia kembali menangis…

Masyarakat Lombok dirundung duka, gempa dengan kekuatan 7,0 dan 6,2 telah meluluh lantakkan tempat tinggal mereka.
Mari kita ulurkan tangan untuk membantu meringankan beban mereka sebagai saudara sesama muslim.

  

  

  

LPI ABATA telah menyampaikan donasi dari civitas akademika dan orang tua murid ke lokasi bencana di tempat pengungsi di Lombok.

Atas bantuan & donasi yang Ayah Bunda berikan kami ucapkan terima kasih, semoga Allah membalas kebaikan Ayah Bunda dan memberikan rezeki yg semakin berlimpah..

Aamiin ya rabbal ‘aalamiin..

  

 

 

 

 

 

 

Sosialisasi Building Learning Power & Learning Style bersama TIM SMP Model Ar-Riyadh

“Ilmu itu cahaya yang terang yang menerangi dengannya orang yang bahagia dan orang yang bodoh dalam kegelapan Ilmu itu puncak kehidupan bagi para hamba sebagaimana orang-orang yang bodoh itu mati karena kebodohan mereka” -Al-Imam Al-Hafizh Al-Hakamy-

Adalah ilmu yang membedakan seseorang dengan lainnya, bagai cahaya yang benderang menerangi. Maka apakah sama rumah yang penuh cahaya dengan rumah yang gelap gulita? Pada cahaya kita mampu mendefinisikan objek dengan tepat, dengannya cahaya kita diarahkan pada arah tujuan yang jelas. Maka dengan ilmu kita mampu mendefinisikan kehidupan sesuai dengan arah tujuan yang benar. Maka hidup adalah tentang belajar. Segalanya dimulai dengan ilmu. Ilmu yang memudahkan seseorang dalam segala kegiatannya. Ilmu yang mengarahkan seseorang pada jalurnya. Kemudian pada ilmu akan kita sadari bahwa kehidupan ini penuh dengan hal yang patut disyukuri.

“Katakanlah (wahai Muhammad) apakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya orang yang berakal yang dapat menerima pelajaran.”

QS Az Zumar: 9

Dari sini jelaslah bahwa agama islam memberi arahan kepada kita untuk senantiasa menuntut ilmu sebagai intrepretasi dari manusia berakal. Benar, akal adalah pembeda manusia dengan makhluk yang lain. Sebagai manusia dengan anugerah berupa akal, sudah sewajarnya kita terus menerus belajar. Maka alhamdulillah pada tanggal 05 – 06 JULI 2018 LPI Abata memberi fasilitas pada para asatidz dan asatidzah untuk terus mengembangkan diri dengan pelatihan bertajuk Sosialisasi Building Learning Power & Learning Style bekerjasama dengan TIM SMP Model Ar-Riyadh.

Adalah BLP suatu gagasan, konsep, model, kerangka, penyelidikan untuk meningkatkan kemampuan pelajar (siswa) untuk dapat belajar dengan baik secara nyata. Gagasan ini memberi Pengertian bahwa belajar adalah penyesuaian diri terhadap situasi baru dimanapun pelajar (siswa) berada.

Dalam praktik BLP tugas mendasar bagi pendidik diantaranya:

  • Menjelaskan

Menyampaikan BLP pada siswa secara langsung dan tegas.

  • Mengomentari

Menyampaikan pesan tentang BLP melalui pembicaraan informal dan evaluasi informal dan formal.

  • Mengorkrestra

Memilih aktivitas dan mengatur lingkungan

  • Modeling

Menunjukkan makna menjadi seorang pelajar yang efektif

 

Visi sekolah dalam prinsip BLP

Memiliki SDM Berakhlaq, Kreatif, dan Berprestasi

Misi sekolah

Menjadikan Sekolah Unggul dan Kompetitif

Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini Alhamdulillah berjalan lancar dan mudah-mudahan kita semua senantiasa terus dapat mengambil pelajaran.

Wallahua’lam bisshawab

 

 

 

Tarhib Ramadhan1439 H

“مَرْحَبًا يَا رَمَضَان”

Dalam hitungan tidak lebih dari 24 jam kita akan kembali diberikan kesempatan untuk kembali bertemu tamu agung bernama Ramadhan. Diantara 12 bulan yang ada, Allah jadikan Ramadhan Bulan istimewa yang di dalamnya terdapat banyak keutaman yang tidak dapat kita temui di bulan lainnya. Bulan yang oleh nabi disabdakan di dalamnya terdapat rahmat, maghfirah, dan penghindaran dari api neraka. 10 hari pertama adalah rahmat, disusul 10 hari kemudian maghfirah (pengampunan), dan 10 hari terakhirnya adalah penghindaran dari api neraka. Tidak cukup pada tiga hal di atas, ada satu hari diantara 10 hari terakhir Allah janjikan kita malam lailatul qadar. Malam yang Allah jadikan amalan kita beribu kali lipat pahalanya. Ini seperti waktu tambahan dalam permainan yang memberikan kita kesempatan untuk meraih bonus sebanyak-banyaknya. Benar, sangatlah merugi bagi kita yang masih tidak peduli akan keutamaan bulan suci ini.
Atas keutamaannya Rasulullah SAW memerintahkan kepada kita untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menyambut bulan penuh berkah ini. Permisalan bulan sya’ban bagaikan  bulan persiapan. Di bulan ini, kita dianjurkan untuk melatih diri dengan berbagai amalan. Sebagai bentuk kesiapan diri kita menyambut bulan Ramadhan. Dengan pembiasaan-pembiasaan ini dimaksudkan agar kita mampu melewati Ramadhan dengan baik. Karena sejatinya Ramadhan layaknya rangkaian ujian bagi hambaNya yang beriman, Allah gelarkan taqwa bagi mereka yang mampu melewatinya. Karenanya, sebagai orang yang mengaku beriman mempersiapkan diri menyambut Ramadhan adalah keniscayaan. Menyambutnya dengan persiapan-persiapan jasmani maupun ruhaniyah kita.
Maka kegiatan Tarhib Ramadhan adalah perwujudan lain bagi LPI Abata dalam menyambut bulan istimewa ini. Sebagaimana keistimewaan Ramadhan, Tarhib Ramadhan kali ini kita kedatangan tamu istimewa yang datang dari tanah para anbiya negeri Palestina.

               

Adalah Mu’adz Nabîl Ahmad Khaththâb, imam muda dari Palestina menyempatkan diri hadir dalam Tarhib Ramadhan tahun ini. Bertempat di musola SD exiss Abata kegiatan berjalan sesuai rencana. Melalui bantuan penerjemah beberapa wejangan disampaikan, menambahkan semangat dalam menyambut Ramadhan esok hari. Di penghujung acara, donasi dari seluruh keluarga besar LPI Abata untuk warga Palestina  diserahkan. Tak lupa kami ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi, semoga Allah ganjarkan pahala di hari pembalasan kelak.

JazakumullahKhairan Katsiran Wa Jazakumullah Ahsanal Jaza

“Maju Sekolahnya Sejahtera Gurunya Bahagia Muridnya” Tema Rapat Tahunan LPI Abata 2018

 

Bertempat di Saung Dolken, Bogor Jawa Barat, Pembina dan Pengurus Yayasan Abacu dan Manajemen LPI Abata berkumpul dalam agenda Rapat Tahunan LPI Abata bersama Yayasan Abacu, guna merumuskan kebijakan dan rencana strategis lembaga untuk periode 2019-2024.
Diawali dengan bismillah, dan tilawah, acara Rapat dilanjutkan dengan sambutan pengarahan Ketua Pembina Ibu H. Meriyana Yawati dan Ketua Umum Yayasan Abacu H. M. Ismed Fassah MPi kepada para peserta rapat untuk lebih baik mengawal tema dan pesan-pesan dari kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Exiss Abata pada hari selasa 27 Februari 2018 lalu, yang jika dirumuskan dalam konteks pendidikan, tema itu adalah “Maju Sekolahnya Sejahtera Gurunya Bahagia Muridnya”.
Rangkaian acara Rapat Tahunan dilaksanakan dengan penyampaian laporan Tahun Pelajaran 2016/2017 oleh masing-masing manajer yang meliputi:
1. Laporan Pelaksanaan Pendidikan SD
2. Laporan Pelaksanaan Pendidikan TK
3. Laporan Pelayanan, Sarana & Prasarana
4. Laporan Administrasi Keuangan
5. Laporan Administrasi Kepegawaian
6. Laporan Pengembangan Sistem Informasi Sekolah
7. Laporan Pengembangan SDM & Organisasi

Berikut adalah para peserta yang hadir selain yang tersebut di atas:
1. Andi Hevriansyah, SSi MSi (Ketua Dewan Pengawas)
2. Rosita Komala Dewi, SPd (Sekretaris Yayasan Abacu)
3. Rizki Nugraha Aryo Damar, SSos MBA (Bendahara yayasan Abacu)
4. Chelida Eviyana, (Anggota Dewan Pengawas)
5. Zainul Arief, SE MM (Sekretaris Direktur LPI Abata)
6. Nurdin, SPd (Manajer Pendidikan SD & ICT)
7. Irwan, MPd (Manager Pendidikan TK & SDM)
8. Slamet Budiarto, ST (Manager Operasional)
9. Rosmalia, AMd (Manager Adm Keuangan)

Setelah terlaporkannya LPJ Manajemen LPI TP 16/17 tersebut, Rapat Tahunan yang dilaksanakan dari hari Jum’at sd Ahad 9 – 11 Maret 2018, diharapkan menghasilkan beberapa dokumen penting diantaranya:
1. Rumusan Analisa SWOT Exiss Abata
2. Pedoman Pokok Pendidikan Exiss Abata.
3. Rencana Strategis LPI Abata 2019 – 2024
4. Rencana Program/kegiatan LPI Abata TP 2018/2019

Semoga Alloh SWT memberikan kekuatan kepada kita semua untuk dapat merealisasikan hasil-hasil Rapat Tahunan kali ini sehingga Exiss Abata kedepan lebih “Maju Sekolahnya Sejahtera Gurunya Bahagia Muridnya”.

 

Dibacakan Puisi, Anies Cium Tangan Murid SD Exiss ABATA Jakbar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara silaturahmi di Sekolah Exiss ABATA, Kembangan, Jakarta Barat. Anies juga dibacakan puisi oleh Faras, siswa kelas 5 SD

“Asalamualikum, saya Faras kelas 5 akan membacakan puisi buat Bapak Anies-Sandi,” kata Faras di hadapan Anies di halaman Sekolah Exiss ABATA, Srengseng, Jakarta Barat, Rabu (27/2/2018).

Tak lama setelah itu, Faras kemudian membacakan puisi yang sudah disiapkan. Isi puisinya berupa harapan agar Jakarta bisa menjadi kota yang baik.

Anies mengucapkan terima kasih atas puisi itu. Dia juga mendoakan Faras menjadi anak yang sukses.

“Saya juga terima kasih dikasih puisi, namanya bagus, Faras Jelita Mujadiddah, jadi insallah anak ini jadi pembaharu,” doa Anies kepada Faras.


Setalah itu, Anies dan Faras berfoto bersama. Pada momen itu Faras juga mencium tangan Anies. Secara spontan, Anies melakukan hal serupa, mencium tangan Faras.

Berikut puisi yang dibacakan Faras:

Wahai pemimpin Jakartaku, pemimpin yang berusaha menata Jakarta, memberantas masalah kemiskinan dan mengembangkan dunia pendidikan, engkau berusaha membahagiakan warga Jakarta, kerja keras demi kita semua. Sering kali engkau dibenci oleh orang, engkau hadapi dengan senyuman kami berharap engkau dilindungi Allah.

Wahai bapak pemimpin kami, semoga kami bisa hidup sejahtera, kemacetan tak lagi menggurita, pendidikan dapat dinikmati oleh siapa saja, jadikan Jakarta maju kotanya bahagia warganya. Terima kasih pemimpinku telah membantu kami, jadilah gubernur teladan bagi warga Jakarta.

sumber detik.com

Hadiri SD Exiss Abata di kembangan, Anies di doakan jadi Presiden

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara silaturahmi akbar tokoh masyarakat dan praktisi pendidikan di Sekolah Exiss ABATA, Kembangan Jakarta Barat. Anies yang sekaligus menyerap aspirasi warga itu mendapat doa jadi presiden.

Anies yang disambut dengan tabuhan musik rebana itu sempat diberikan pantun oleh ustaz Buchori Yusuf, perwakilan ulama di Srengseng, Jakarta Barat. Isinya mendoakan Anies menjadi presiden yang akan datang.

“Izinkan saya membacakan puisi khusus untuk Pak Gubernur Anies Baswedan,” kata ustaz Buchori Yusuf di halaman Sekolah Exiss ABATA, Srengseng, Jakarta Barat, Rabu (27/2/2018).

“Cuaca langit cerah tapi berawan, angin sepoi menyapu ruangan, hadir di tengah Anies Baswedan, gubernur sekarang untuk presiden yang akan datang,” ujar Buchori membacakan pantun.

 

Hadiri Silaturahmi SD di Kembangan, Anies Didoakan Jadi Presiden
Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara silaturahmi di Kembangan. (Indra-detikcom)

Mendengar hal itu, Anies tertawa. Anies juga menyanjung pantun yang disampaikan oleh Buchori.

“Terima Kasih Pak Buchori tadi banyak pantun yang bagus-bagus,” ucap Anies sambil tersenyum.

Dalam sambutannya, Anies menekankan kualitas pendidikan harus ditingkatkan. Anies ingin masyarakat terlibat untuk meningkatkan pendidikan di Jakarta.

“Pendidikan adalah kepedulian pada masa depan, jadi ini dampaknya sederhana tapi penting sekali. Di Jakarta Barat lebih dari 60 persen anaknya tidak lulus SMA kita ingin nanti perbaiki sama-sama tidak perlu lihat ke belakang, kita lihatnya ke depan tanggung jawab kita melanjutkan yang baik perbaiki yang kurang,” tuturnya.

sumber detik.com

Studi banding SDIT Baitul Maal ke SD Exiss Abata

Alhmdulillah, Hari ini, Rabu 21 Februari 2018, SD Exiss Abata kedatangan tamu Dari SD Baitul Maal Tangerang. Mereka berlima ingin studi banding ke SD Exiss Abata, tentang metode pembelajaran Al-Qur’an sistem Ummi. Kepala sekolah dan 4 orang guru SDIT Baitul Mal, ingin belajar banyak tentang prestasi yang telah dicapai SD Exiss Abata dalam menerapkan sistem Ummi. Ummi Foundatioan sebagai lembaga penjamin mutu pembelajaran Al-Qur’an, memberikan rekomendasi kepada SDIT Baitul Mal untuk belajar di SD Exiss Abata. Semoga hasil studi banding SDIT Baitul Maal ke SD Exiss Abata membantu mengefektifkan target target pembelajaran Al-Qur’an di sekolah Baitul Maal. Aamin.

Shalat Gerhana Bulan di Abata

Baru-baru ini dunia medsos dihebohkan dengan pemberitaan mengenai peristiwa gerhana bulan yang diprediksi akan terjadi malam ini, tanggal 31 Januari 2018. Fenomena Super Blue Blood Moon atau Supermoon yang bertepatan dengan Gerhana Bulan Total, yaitu posisi matahari, bumi dan bulan berada pada satu garis lurus. Kejadian Gerhana Bulan Total dapat terlihat di sebagian besar wilayah Indonesia. Fenomena ini merupakan fenomena langka karena baru akan terulang setiap 36 tahun sekali (terakhir kali 30-31 Desember 1982).

Di Indonesia ada mitos yang erat kaitannya dengan kejadian gerhana. Mitologi gerhana yang masyhur di pulau Jawa dan pulau Bali yakni sang raksasa bernama Batara Kala, yang menelan matahari dan bulan sebagai wujud kebenciannya kepada dewa matahari dan dewa bulan. Maka zaman dulu orang-orang akan menabuhkan bunyi-bunyian seperti kentongan, kaleng kosong, perkakas dapur, dan lesung. Hal ini dipercaya bahwa akan menggagalkan Batara Kala memakan matahari maupun bulan.

Sebagaimana mitos yang berkembang di Indonesia, di zaman jahiliyah dulu juga ada anggapan bahwa peristiwa gerhana kala itu dipercaya karena kematian putra nabi Muhammad S.A.W. yang bernama Ibrahim. Hal ini karena peristiwa gerhana ini terjadi bertepatan setelah kematian putra beliau. Namun dengan tegas Rasulullah membantah anggapan tersebut.

كَسَفَتِ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَوْمَ مَاتَ إِبْرَاهِيمُ ، فَقَالَ النَّاسُ كَسَفَتِ الشَّمْسُ لِمَوْتِ إِبْرَاهِيمَ . فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ فَصَلُّوا وَادْعُوا اللَّهَ »
”Di masa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam pernah terjadi gerhana matahari ketika hari kematian Ibrahim. Kemudian orang-orang mengatakan bahwa munculnya gerhana ini karena kematian Ibrahim. Lantas Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ‘Sesungguhnya gerhana matahari dan bulan tidak terjadi karena kematian atau lahirnya seseorang. Jika kalian melihat gerhana tersebut, maka shalat dan berdo’alah.’” (HR. Bukhari no. 1043)

Maka jelas, gerhana bukan sebuah peristiwa kebetulan melainkan bukti yang nyata akan kekuasaan Allah. Bukan, fenomena ini bukan tontonan semata yang membuat kita takjub. Yang membuat kita sibuk mengabadikannya dalam gadget kita masing-masing. Peristiwa ini selayaknya menjadikan keimanan kita semakin bertambah. Menyikapi fenomena Super Blue Blood Moon yang bertepatan pada tanggal 31 Januari LPI Abata selaku lembaga pendidikan islam sadar betul bahwa peristiwa ini sudah sepatutnya menjadi pembelajaran penting bagi seluruh pegawai dan civitas akademika di lingkungan Abata, maka diselengarakanlah shalat gerhana sebagaimana tuntunan Rasulullah serta bentuk perenungan serta pengingat kita akan tanda-tanda kebesaran Allah S.W.T.

اللَّهُ الَّذِي رَفَعَ السَّمَاوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ۖ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى ۚ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ بِلِقَاءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ
Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Tuhanmu. (Arra’du:2)

Shalat Gerhana Bulan Bertempat di Mushola Baitus Shalihin Gd. B SD Exiss Abata, bertindak sebagai Imam ustadz Muhammad S.Pd.I dan Khatib Ust. Nasyirul Haq yang diikuti pegawai dan civitas akademika LPI Abata, serta dihadiri oleh pejabat pemerintah Kota Jakarta Barat. Bapak H. Eldi Andi, SE, MM, sebagai sekretaris Kota Jakarta Barat memberikan sambutan sebelum shalat sunnah gerhana bulan. Beberapa pejabat Kecamatan kembangan,seperti Kasatlak, bapak Bambang Suprato, , sekretaris Kecamatan Kembangan, bapak Sapri dsn lurah srengseng, bapak Joko Mulyono turut hadir mendengarkan sambutan dan mengikuti shalat sunah gerhana bulan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembelajaran murid-murid SD Exiss Abata mengenai fenomena alam serta praktik langsung bagaimana cara melaksanakan shalat gerhana.
Sebagai penutup, bahwa benar ada banyak kejadian terjadi di dunia ini yang merupakan tanda-tanda kebesaran Allah namun seringkali kita abaikan. Bahwa jelas Allah menunjukkan kekuasaannya agar kita menjadi manusia yang lebih peka lagi, menjadi manusia yang senantiasa merenungi segala peristiwa dan kejadian yang bahkan terkadang kita anggap sebagai hal lumrah atau hanya kebetulan.

Pelatihan nalar Matematika untuk guru dan orang tua SD Exiss Abata

Lewat gagasan kreatif dan inovatif, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) dikenal publik dengan konsepsi pembelajaran Matematika Nalaria Realistik (MNR). MNR merupakan strategi pembelajaran yang lebih menekankan penggunaan nalar dalam memahami matematika. Pembelajaran berbasis MNR memberikan titik tekan pada peningkatan kemampuan bernalar. Siswa dilatih untuk terampil menganalisis masalah, menarik kesimpulan, dan menyelesaikan masalah dengan berbagai metode pemecahan masalah. MNR ini digagas oleh Raden Ridwan Hasan Saputra, yang tak lain merupakan Presiden Direktur KPM.

Karena ketertarikan untuk mempelajari konsepsi pembelajaran MNR, beberapa Sekolah mengundang KPM untuk menyosialisasikan MNR di sekolahnya. Pada 11-12 Januari 2018, KPM melakukan sosialisasi MNR ke Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) ABATA yang berada di Kembangan, Jakarta Barat.

Pelatihan MNR yang disampaikan oleh tim KPM, yakni Teguh Imam Agus Hidayat dan Muhammad Fachri diikuti sebanyak 28 pengajar SDIT ABATA. Pelatihan ini dilakukan untuk mengenalkan MNR serta penerapannya di Sekolah Dasar.

Dalam sesi pelatihan, pelatih MNR mengatakan kemampuan nalar matematika siswa saat ini masih rendah. Oleh karena itu, pembelajaran Berbasis MNR dapat diaplikasikan di sekolah untuk meningkatkan kemampuan siswa berpikir dengan menggunakan nalarnya.

“Diharapkan metode MNR ini dapat diterapkan pada semua sekolah di Indonesia agar tidak ada lagi siswa yang mengatakan bahwa matematika itu sulit atau membosankan, tetapi justru mengasyikkan dan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari,” ujar pelatih MNR.

Sementara itu, Kepala SDIT ABATA, Encep Sopyan Sori menyampaikan bahwa strategi pembelajaran MNR yang disampaikan dapat menambah pengetahuan bagi para pengajar di SDIT ABATA.

“Materi yang disampaikan sangat baik dan pas untuk meningkatkan pengetahuan ustadz maupun ustadzah di sini. Semoga setelah mengikuti pelatihan ini ada peningkatan kualitas pembelajaran dalam kerangka taqarrub ilallah,” ujar Encep.

Hal serupa juga disampaikan Nur Sihadi, salah satu guru Al Quran SDIT ABATA. “Penyajian materinya bagus, seimbang antara ilmu agama dan dunia, memadukan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual. Hal seperti ini harus diterapkan dalam pengajaran dan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Selain pelatihan MNR, para pengajar di SDIT ABATA juga mengikuti seminar cara berpikir suprarasional pada 10 Januari 2018 yang disampaikan oleh tim KPM, Teguh Imam Agus Hidayat. Tak hanya guru, orang tua siswa juga turut dalam seminar tersebut.

sumber : bogorplus.com

1 2