Category Archives: Headline

Semarak Muharrom

Pada pekan ke-3 September 2017 murid Kelas 1 Exiss ABATA melaksanakan Tematik EST yaitu Emotional and Social Thematic yang dikemas dalam pembinaan karakter Planning Skill pada proyek Semarak Muharrom. Persiapan proyek dimulai dengan Weekly Plan, informasi lagu, dan informasi agar wali murid menyiapkan pakaian nuansa putih untuk ananda kenakan pada hari Jum’at.

Hari Senin, 18 September  2017 murid melaksanakan tahapan Introduction. Murid mengamati slide untuk mengeksplor tentang Santunan, nama-nama bulan Masehi dan Hijriyah. Mengeksplor tentang keistimewaan bulan Muharrom yang menjadi salah satu sumber belajar murid melalui video yang diunggah dari internet. Keistimewaan itu diantaranya (1) termasuk empat bulan Haram (suci), firman Allah SWT dalam QS. At Taubah/9: 36; (2) dinamakan juga Syahrullah atau Bulan Allah, dalam Hadits Nabi SAW (HR. Muslim); (3) merupakan bulan kemenangan Nabi Musa AS atas Fir’aun, dalam Hadits Nabi SAW (HR. Al Bukhary); (4) saat disunnahkan puasa hari Asyura’, dalam Hadits Nabi SAW (HR. Muslim); (5) saat disunnahkan puasa tasu’a untuk berbeda dengan Yahudi, dalam Hadits Nabi SAW (HR. Ath Thabrani dan Baihaqy serta Ibnu Huzaimah); (6) saat puasa sunnah tanggal 11 Muharram, dalam hadits Nabi SAW (HR. Ahmad); (7) saat bersedekah pada hari ‘Asyuro. Murid mengamati contoh kegiatan bersedekah. Murid menonton video dan lagu yang mengandung hikmah untuk memotivasi dan mengembangkan empati. Berbagai ekspresi yang muncul di wajah anak kelas satu di kelas In syaa Allah menunjukkan respon neurons atau koneksi sinaptik yang banyak atas hikmah dari tayangan video/lagu. Beberapa mata terlihat berkaca-kaca. Murid menyebutkan kegiatan yang dilakukan dalam tayangan dan kegiatan yang dilakukan setiap hari. Murid menentukan lama atau sebentar untuk contoh kegiatan yaitu saat: latihan dan tampil, ibu memasak dan makan, tidur siang dan tidur malam, naik tangga dan meluncur di perosotan, mandi dan menyikat gigi (Matematika).

Hari Selasa, 19 September 2017 murid melaksanakan tahapan Planning 1. Murid membaca kalimat Murid Kelas 1 latihan penampilan pada siang hari. Lalu membaca lagi kata siang. Lalu membaca  ng. lalu menebalkan huruf n dan g, serta kata lainnya ( Bahasa Indonesia). Murid dengan bimbingan wali kelas membicarakan rencana tampil dalam acara santunan pada hari Jum’at, 2 Muharrom 1439 H/ 22 September 2017. Persiapan dilakukan dengan melibatkan wali murid membantu mengingatkan ananda agar menghafalkan atau mengulang-ulang lagu tampilan di berbagai kesempatan di rumah. Planning hari pertama murid latihan tampil di ruang kelas. Murid putri di shaf depan dan murid putra di shaf belakang. Murid dipersilahkan mengukur bahu untuk menentukan posisi masing-masing. Murid yang lebih tinggi di belakangnya, dan di pinggirnya. Murid terlihat lebih menikmati latihan saat tampilan lagu diselingi lagu lain atau video lucu.

Hari Rabu, 20 September 2017 murid melaksanakan tahapan Planning 2. Murid menyebutkan kembali perilaku terpuji: jujur, bertanggungjawab, hidup bersih, dan disiplin. Murid bersama guru menyebutkan berbagai contoh disiplin, salah satunya adalah latihan penampilan dengan tenang (c.q tertib). Murid menentukan benar atau salah setiap kalimat perilaku terpuji yang diajukan pada soal (PAI). Murid latihan tampil di area terbuka lantai outbound di lantai 1. Latihan gabungan kelas 1 Abu Bakar, 1 ‘Umar, dan 1 ‘Utsman, dengan formasi seperti saat penampilan nanti dengan posisi masing-masing murid mirip seperti posisi saat di kelas. Murid latihan dengan gerakan yang dipandu para Ustadzahnya yaitu Ustadzah Ary Yustanti, S.Pd.I, Ustadzah Sri Rahayu, S.E, Ustadzah Maemunah, S.Pd, Ustadzah Arfiah, S.Sos, dan Ustadzah Djuhanah, S.Pd.I, serta Ustadzah Syarifah, S.Sos, yang sambil tergabung menyiapkan santunan. Icebreaking dilakukan dengan reward jumlah bintang secara lisan, acungan jempol, dan bermain/game tepuk. Murid dipersilahkan bersiapan-siap untuk pulang setelah dipilih yang bisa menjawab dengan benar tentang kedatangan besok, keadaan saat datang, pakaian yang digunakan, apa saja yang dibawa, dan yang paling kompak membaca do’a penutup. Yang terlewati dari latihan ini yaitu pemilihan murid untuk menjadi pemandu gerak teman-temannya saat tampil di acara santunan.

Hari Kamis, 21 September 2017 hari libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharrom 1439 Hijriyah.

Hari Jum’at, 22 September 2017 murid melaksanakan tahapan Action. Murid berwudhu’ sebelum sholat Dhuha’ dilanjutkan makan snack, lalu berbaris menuju halaman gedung B untuk ikut serta acara Santunan Muharrom. Murid-murid Kelas 1 gabungan dari Kelas 1 Abu Bakar, Kelas 1 ‘Umar, dan Kelas 1 ‘Utsman, menyajikan penampilan nasyid terjemahan surat Al Fatihah. Murid ada yang tampil sungguh-sungguh mengikuti gerakan pemandu, ada yang badannya diam tapi suara lantang, ada yang bernyanyi pelan sambil menoleh-noleh, ada yang tangan diangkat setinggi kepala, ada yang wajahnya berhadapan berdua, ada yang menoleh ke temannya di belakang dalam waktu lama, ada yang seluruh badan berputar ke kiri dan ke kanan, …Alhamdulillah mereka tampil lancar.. Beberapa suara terdengar eehh ade kamu lucu banget liat deh.. Yaa Allaaaaahh..

Beberapa kesan ananda terucap saat di kelas. Alhamdulilah, semoga dapat menunaikan berbagai tugas lain dengan baik, lancar, dan gembira; serta bermanfaat dunia-akhirat ya, Nak..  Aamiin Yaa Robbal ‘aalamiin.

KELAS TEMATIK JUARA 1 DKI & 10 BESAR NASIONAL OLIEMPADE MATEMATIKA

Olimpiade Matematika (OPTIKA) 2017
Di awal tahun pelajaran ini ABaTa mengikuti kegiatan Olimpiade Matematika yang diadakan oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang berlangsung dari tanggal 16 September – 1 Oktober 2017. Untuk tingkat SD/Mi  diikuti oleh 13 wilayah dengan jumlah 420 regu. ABaTa  yang termasuk wilayah I bersaing dengan 66 sekolah, dan  alhamdulillah ABaTa masuk ke babak penyisihan wilayah dengan peringkat pertama.  Juara pertama DKI Jakarta.
Seleksi  yang harus dilalui berikutnya  adalah babak penyisihan nasional. Seleksi  ini tersaring menjadi 10 regu.  Masya Allah, perjuangan anak-anak Abata, sampai masuk ke Semi Final! Sungguh, hal yang tidak mudah!  Namun akhirnya harus terhenti di semi final dengan peringkat ke 8 Nasional di Olimpiade Matematika.

Alhamdulillah.. Barakallah buat kakak Rayhan, Fahrana dan Bunga.

    

Setelah berjuang melalui beberapa seleksi dan akhirnya terhenti di semi final. Menjadi Juara ke 8 Nasional di Olimpiade Matematika bukan hal yang mudah.

Sungguh, kalian sudah mendapatkan pengalaman baru yang kan membuat diri lebih bersemangat dan bisa menunjukkan BINTANG yang bersinar. Semoga menjadi motivasi untuk terus berprestasi di masa depan. GO GO GO! Reach your dream and shine bright like a STAR !!!

         

 

        

   

By : Unun Pratiwi

#SD_EXISS_ABATA

#LECOLA2017

 

Mempelajari Rangka Manusia

Senin, 4 September 2017, siswa/i kelas 4 SDIT Abata melakukan percobaan pelajaran IPA selama sepekan, yakni mempelajari sistem rangka manusia. Mulai dari hari senin, dijelaskan oleh wali kelas masing-masing dan menonton video tentang sistem rangka, dan dilanjutkan dengan membuat gambar rangka di kertas karton pada hari selasa, siswa/i dibentuk 4 kelompok, dengan 5-6 orang  setiap kelompoknya. Mereka diminta untuk membawa karton, gunting, lem, kardus dan spidol warna hitam, biru dan merah.  Hari Selasa adalah saatnya mereka membuat gambar diatas karton dengan sebelumnya gambar contoh rangka sudah dberikan dengan kertas hvs pada tiap kelompok untuk dicontoh. Setelah selesai menggambar, siswa dminta menebalkan gambar mereka dengan spidol warna-warni. Rangka yang terbagi menjadi 3 bagian, yaitu rangka kepala/tengkorak (warna biru), rangka badan (warna hitam) dan rangka anggota gerak atas-bawah (warna merah), maka hal ini dapat digunakan untuk siswa/i lebih memahami bagian-bagian rangka. Selain itu, setiap kelompok, dibagi-bagi tugasnya dalam menggambar rangka, ada siswa yang menggambar rangka kepala, rangka badan dan rangka anggota gerak. Sehingga masing-masing mendapatkan tugas menggambar. Selesai menggambar dan menebalkan dengan spidol, kemudian dilanjutkan pada hari rabu, 6 september 2017 untuk rangkaian gambar-gambar tersebut di tempel di kardus dan di potong polanya mengikuti gambar di kertas.

Selesai di potong dari kardus, maka bagian-bagian rangka tersebut disatukan dengan cara di jahit bagian pinggir-pinggirnya dengan jarum dan benang wol, sehingga terlihat seperti wayang yang dapat digerakan bagian anggota geraknya. Hari kamis, 7 September, siswa/I membawa laptop untuk membuat report atau hasil dari mempelajari rangka, mereka membuat power point masing-masing mengenai pengertian rangka, bagian rangka, penegertian sendi dan bagian-bagian sendi yang sudah dipelajari serta membuat animasi dari ppt tersebut. Hasil dari rangkaian belajar mereka sepekan, di presentasikan di depan kelas secara indvidu, agar siswa memiliki pengalaman meceritakan ingatannya kembali mengenai rangka kepada teman-temannya. Hal ini baik untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan membuat materi tersebut melekat pada setiap siswa/i. Belajar IPA sungguh menyenangkan. Nantikan percobaan

percobaan kami selanjutnya yaa…

Segarnyaaa Sop Buah buatan kelas 2

Subhanallah, cuaca di bulan September ini panasnya lumayan menyengat. Panas-panas begini pasti inginnya minum yang segar-segar, misalnya saja sop buah. Pas sekali bukan, sop buah yang manis dan segar sangat cocok disajikan saat cuaca panas seperti sekarang. Bagaimana ya cara membuat sop buah? Kira-kira siswa-siswi kelas 2 SD EXISS ABATA kesulitan tidak ya dalam membuatnya? Kalau sop buahnya mereka jual juga akan laku tidak ya? Yuk baca sampai habis artikel ini!

Siswa-siswi kelas 2 EXISS ABATA sangat excited loh ketika tahu bahwa kegiatan mereka diminggu ini membuat sop buah. Karakter yang diharapkan muncul dalam kegiatan tersebut adalah karakter planning skill. Nantinya siswa-siswi kelas 2 EXISS ABATA akan belajar bagaimana cara membuat sop buah, dan selain dikonsumsi oleh mereka sendiri, siswa-siswi kelas 2 EXISS ABATA akan belajar untuk menjual produk yang mereka sudah buat. Nantinya hasil dari penjualan sop buah ini akan disumbangkan untuk santunan anak yatim dan pengungsi Rohingya loh.

Siswa-siswi kelas 2 EXISS ABATA di tema minggu sebelumnya sudah belajar membuat brosur promosi. Brosur promosi yang mereka buat tentunya tentang sop buah yang berhubungan dengan tema selanjutnya. Tahap planning di hari Selasa, siswa-siswi membagi-bagi tugas. Ada yang tugasnya print-out brosur promosi mereka, ada juga yang tugasnya menempelkan brosur-brosur tersebut di lingkungan sekitar sekolah. Tujuannya agar semua orang di lingkungan sekolah bisa mengetahui bahwa siswa-siswi kelas 2 akan berjualan sop buah. Siapa tau, banyak peminat yang tertarik untuk membeli sop buah kami setelah melihat brosur-brosur promosi yang ditempelkan.

Rabu, 13 September 2017, setelah pembelajaran Al-Quran, tahap action membuat sop buah mulai dilakukan. Semua siswa-siswi kelas 2 terlibat langsung dari awal proses pembuatan seperti membersihkan dan memotong-motong buah-buahan, sampai mencampurkan seluruh bahan-bahan sop buah tersebut ke dalam wadah besar. Mereka sangat antusias loh, suasana kelas penuh dengan keceriaan siswa-siswi yang saling sahut menyahut bekerjasama saat pembuatan sop buah. Wah, sudah masuk jam istirahat nih. Siswa-siswi tiap kelompoknya membagi dua tugas, ada yang bertugas menyajikan sop buah ke dalam gelas cup, ada juga yang bertugas menjajakan sop buah di meja depan kelas untuk dijual. Mereka bergantian melakukan tugas-tugas tersebut, agar semuanya bisa merasakan bagaimana euforia dari tiap-tiap tugas yang mereka kerjakan. Benar-benar diluar dugaan, sop buah yang siswa-siswi jajakan ludes terjual hanya dalam waktu kurang dari 10 menit. Sop buah yang dijual hanya 10-15 cup saja per kelompoknya. Siswa-siswipun lanjut mencicipi sop buah yang mereka buat. Pantas saja sop buahnya laris manis, tampilannya yang menarik dan rasanya enaaak juga sangat menyegarkan, mungkin karena hal ini yang membuat semua warga sekolah sangat antusias membeli produk yang dijual oleh siswa-siswi kelas 2. Uang yang terkumpul dari hasil penjualan sop buah ditiap kelompoknya dikumpulkan kembali untuk disumbangkan seluruhnya ke panitia Muharram. Uang tersebut akan digunakan untuk santunan anak yatim dan pengungsi Rohingya yang akan diserahkan pekan depan saat tema Muharram.

Setelah kemarin merasakan euforia membuat dan menjual sop buah, di hari Kamis ini siswa-siswi kelas 2 EXISS ABATA membuat report mengenai semua kegiatan yang sudah mereka lakukan di tema sop buah ini. Report yang mereka buat dikerjakan per kelompok sesuai dengan kelompok saat kemarin action. Report ditulis di selembar karton. Semua siswa-siswi menuliskan report sesuai tugas yang sudah dibagi sesuai kesepakatan per kelompoknya.

Di hari Jumat, tahapan yang harus dilalui siswa-siswi dalam akhir pembelajaran tematik adalah tahap presentasi. Tiap kelompok harus mempresentasikan report yang sudah mereka buat kemarin. Semua kelompok diharuskan mempresentasikan laporannya dan memberikan kesempatan kepada kelompok lainnya untuk bertanya mengenai hasil report yang mereka bacakan.

Inilah rangkaian kegiatan tematik kelas 2 SD EXISS ABATA dengan tema sop buah. Walau masih kelas 2 SD, alhamdulillah karakter planning skill kami sudah mulai dilatih. Kami jadi tau sekarang, ternyata selain bisa dikonsumsi langsung, buah-buahan yang begitu banyak manfaatnya ini, jika diolah semenarik mungkin bisa jadi minuman yang enak, segar, dan bernilai jual juga ya, apalagi dalam keadaaan cuaca yang sedang panas seperti sekarang, sop buah kami laris maniiiiisss.

 

Semarak Tahun Baru Hijriyah SD Exiss Abata

Penentuan Awal Muharom diawali dengan peristiwa penting ummat islam di zaman nabi Muhammad SAW. Hijrah dari Mekkah ke Madinah. Dinamakan Muharom karena termasuk dalam bulan yang diharamkan (bulan suci).

Sabda Nabi SAW :

Hai manusia, sesungguhnya zaman itu berputar, keadaan zaman pada hari ini sama dengan keadaannya ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Dan sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, empat bulan di antaranya ialah bulan-bulan haram (suci); yang pertama ialah Rajab Mudar yang jatuh di antara bulan Jumada dan Sya’ban. lalu Zul Qa’dah, Zul Hijjah, dan Muharram.

Melihat begitu pentingnya sejarah awal penentuan awal Muharom, hari ini SD Exiss Abata sebagaiamana tahun-tahun sebelumnya ikut menyemarakkan awal tahun hijriyah dengan kegiatan-kegiatan yang insyaAllah menjadikan diri kita menjadi lebih baik lagi.

Kegiatan di mulai pada jam 08.00 pagi hari dengan hafalan surat oleh ananda Rayhan dari kelas VI. Dilanjut sambutan Kepala Sekolah SD Exiss Abata Ust. Encep Sopyan Sori. Dalam sambutannya, beliau menuturkan bahwa perpindahan tahun merupakan awal perpindahan diri kita menjadi yang lebih baik. Layaknya penentuan  awal Muharom, saat ini kitapun sebagai insan yang mengaku ummatnya nabi Muhammad, sudah sepantasnya mengikuti hijrahnya beliau. Apa itu hijrah? Hijrah berarti perpindahan. Hijrahnya Nabi disimbolkan sebagai perpindahan menuju kondisi yang lebih baik.

Kemudian diikuti penampilan-penampilan dari perwakilan kelas, diantaranya ceramah dan menyanyi. Yang menarik adalah kegiatan mendongeng yang kali ini diisi oleh kak Garry dan kak Rezky dari MDI (Management Dongeng Inspiratif). Anak-anak dibuat kagum dengan kepiawaian kakak-kakak dalam menirukan suara, suara kambing, kuda dan suara si populer “jarwo” dalam serial kartun adit dan sopo jarwo. Ada boneka Dudu, boneka kesayangan kak Garry. Boneka yang sukses membuat penonton terpingkal-pingkal.

Dongeng sesi kedua bertemakan tentang saudara-saudara kita dari Rohingya, penggambaran yang lugas akan kondisi mereka oleh kakak-kakak membuat kita sadar bahwa betapa luar biasanya nikmat kita, yang saat ini dengan aman dan nyaman menikmati kehidupan kita disini. Bentuk syukur atas nikmat itu pula, pada hari ini panitia mewadahi penggalangan bantuan untuk saudara-saudara kita di Rohingya.

Berlanjut ke acara inti hari ini, acara santunan untuk anak yatim. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh ketua RW kepada pada anak yatim. Pukul 10.20 tepat acara ditutup dengan doa oleh Ust. Abdusshomad Al hafidz.

Pelajaran penting di hari besar ini adalah bahwa hijrah secara maknawi relevan di waktu dan tempat manapun. Bahwa semangat hijrah yang dicontohkan oleh Nabiyullah Muhammad SAW semestinya kita terapkan dalam kehidupan kita saat ini. Dari Jahiliyah menuju Keislaman. Dari yang durhaka menjadi taat. Dari yang malas-malasan menjadi semangat. Dari yang yang tidak peduli menjadi empati.

Wallahu a’lam bisshawaab

Memperkaya Informasi dengan Kegiatan Kunjungan Pendidikan

Kunjungan pendidikan merupakan kegiatan di luar kelas yang bertujuan untuk mempelajari proses yang sebenarnya langsung di lapangan. Mendengar kata kunjungan pendidikan, boleh dibilang semua murid merasa gembira karena mereka dapat memperkaya informasi factual dan membuat teori dalam buku lebih berarti. Persiapan kegiatan ini pun dilakukan, seperti melakukan kegiatan introduction yaitu pengetahuan awal tentang objek yang akan diamati. Kegiatan planning dengan pembentukan kelompok dan pembagian kerja dalam kelompok untuk melakukan pengamatan.

Rasa ingin tahu mereka semakin berkembang ketika pada hari Kamis, 7 September 2017, mereka melakukan kunjungan pendidikan ke Museum Air Tawar dan Serangga serta Skyworld untuk memperluas pengertian dan pengalaman mereka dengan mengamati ciri khusus makhluk hidup. Setiap makhluk diciptakan memiliki ciri khusus, baik itu tumbuhan atau hewan, ciri-ciri tersebut memiliki beragam fungsi dan manfaat yang kebanyakan berguna untuk kelangsungan hidup makhluk hidup tersebut. Perbedaan ciri khusus ini disebabkan oleh perbedaan iklim dan habitatnya.

Begitu pula ketika mereka berada di Skyworld, kesadaran mereka memuncak terhadap benda langit yang berada tepat di atas kepala mereka. Dengan deskripsi kondisi terkini solar system, mempertajam pengetahuan mereka tentang tata surya yaitu kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya.

Pengamatan yang menyenangkan dan bermanfaat dalam kunjungan pendidikan ini, memberikan suasana relaksasi di tengah rutinitas yang terkadang menjemukan dan mempererat keakraban dengan teman satu kelas dan melatih kerjasama dalam suatu kelompok.

Seminar Parenting : “Membentuk karakter moral dan kinerja anak melalui keteladanan guru dan orang tua”

Tujuan :

  1. Peserta dapat memahami bahwa pendidikan karakter merupakan kebiasaan sebagai pembentuk budaya.
  2. Peserta dapat memahami bahwa pendidikan karakter tidak bisa hanya diajarkan di ruang kelas, namun juga di ruang kehidupan.
  3. Peserta dapat memahami bahwa pendidikan karakter bukan hanya pendidikan moral tetapi juga pendidikan karakter kinerja seperti kerja keras, disiplin, kerja tuntas, tak mudah menyerah.
  4. Peserta dapat memahami bahwa pendidikan karakter moral dan kinerja harus bisa diselaraskan dan diseimbangkan.
  5. Peserta dapat memahami bahwa pendidikan karakter tidak hanya diajarkan lewat lisan tapi namun melalui keteladanan.

ALHAMDULILLAH ….MADING KAMI SELESAI

(By : Sridia Astuti) Setiap hari  besar  Islam dan Nasional, sekolah kami menugaskan kelas tinggi yaitu kelas 4, 5, dan 6  secara bergantian  untuk membuat mading sesuai dengan tema hari besar tersebut  dan  diberikan batasan waktu dalam  proseS pembuatannya agar kami  terbiasa belajar disiplin dan tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan   sehingga menjadi  kebiasaan yang baik secara pribadi maupun kelompok . Hari Raya Idul Adha adalah tema Mading yang kami buat.

Dalam proses pembuatannya,  kami  langsung membuat Tim (kelompok kerja)  seperti ada tim pembuatan Komik, ada tim kreasi dan inovasi, ada  tim siroh (  mencari sejarah terkait hari tersebut) tim gambar kurban dan masih ada tim lain lagi.

Setelah  di informasikan tentang pembagian tersebut kamipun langsung mencari  informasi, ide, peralatan dan semua hal yang  terkait dengan tugas kami masing masing. Di keesokan  harinya kami mulai bekerja setiap hari diwaktu senggang kami.

Pekerjaan yang besar dan banyak jika sering dikerjakan secara rutin   akan mudah dan cepat selesainya, hanya dalam waktu tiga hari tepatnya  pada hari kamis sebagian besar mading kami telah selesai..tinggal menunggu tim koleksi foto kurban karena harus menunggu prosesi kurban di ABATA. Ketika tim koleksi foto memberikan fotonya….alhamdulilah ..mading kelas kami pun siap dipajang…

Membuat Bulletin Tentang Hari Raya Idul Adha

 

Menjelang hari raya idul adha, siswa SDIT Exsis ABATA menyambutnya dengan penuh kegembiraan. Maka dari itu sesuai dengan tema tematik kelas IV, siswa kelas IV harus memahami pengertian hari raya idul adha atau hari raya qurban terlebih dahulu. Pada hari Senin, 28 Agustus 2017 siswa kelas IV melakukan intro tentang pengertian hari raya idul adha atau hari raya qurban.

Hari berikutnya siswa kelas IV diajarkan langkah-langkah membuat bulletin dari microscof word. Lalu siswa kelas IV membuat bulletin dengan menggunakan laptop mereka masing-masing. Siswa-siswanya pun sudah mahir dalam mengetik, membuat teks box di microscof word. Siswa-siswanya sangat senang ketika diperintahkan membuat bulletin. Bulletinnya itu bertema tentang pengertian hari raya idul adha yang sudah diajarkan sebelumya.

Hari berikutnya ketika presentasi, beragam macam tema bulletin mereka. Kalimat motivasinya untuk mengajak orang-orang untuk berqurban pun sangat bagus-bagus. Ada yang membuat kalimat motivasi seperti ini “Ayo berqurban karna disetiap helai-helai bulu-bulunya terdapat pahala yang berlipat ganda”.

Yuukk kita berqurban untuk tabungan kita diakhirat. Yang belum berqurban tahun ini semoga Allah mudahkan untuk tahun depan bisa berqurban yaah.. amiinn

 


 

CITA-CITA DAN KUNJUNGAN PENDIDIKAN

pekan ke-4 tepatnya tanggal 21 Agustus 2017 adalah tema projeck Tematik yang dilaksanakan di sekolah kami SDIT A BA TA siswa kelas V (Lima), dipekan ini siswa diarahkan sedini mungkin untuk tahu cita-cita terbesarnya dan kelak dikemudian hari cita-cita tersebut bisa terwujud.

Pohon cita-cita dibuat untuk selalu ingat akan harapan tinggi yang harus diraih siswa dalam perjuangan belajarnya, karna dengan belajar manusia akan mendapatklan ilmu dan dengan ilmu Allah SWT akan tinggikan derajat manusia beberapa derajat, sesuai dengan janji Allah dalam QS Al Mujadalah Ayat 11:

يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرُُ

Artinya :

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.s. al-Mujadalah : 11)

Hari senin adalah Intro tentang cita-cita, dan siswa diharapkan dari intro tersebut mampu membuat tulisan (nama, ttl,, visi/misi dan cita-cita) yang nantinya tulisan tersebut akan dimasukan kedalam sebuah botol kecil dan kemudian digantung diranting pohon seperti gambar disamping ini, selain itu tulisan cita-cita tersebut akan ditempel dibuku siswa dan karton yang sudah disediakan untuk nantinya dipajang didalam kelas agar siswa selalu ingat citacita besarnya.

Tema ini juga kami mengajak siswa untuk berkunjung melihat, mencatat sekaligus meng-edukasi seni rupa dan tekstil, tepatnya di Musium keramik dan Tekstil hal ini sebagai referensi seorang siswa untuk bisa menjadi pengusaha keramik maupun pengusa batik. Setelah melihat, mencatat dan mengamati hasil karya seni rupa, kami pun melanjutkan untuk membuat langsung karya seni rupa tersebut, kali ini kami membuat seni rupa keramik dari bahan dasar tanah liat. Terlihat jelas bahwa siswa/i begitu antusias dan bergembira bisa andil langsung dalam pembuatan karya seni tersebut, terlebih proses pembuatan tersebut dipandu langsung oleh tim ahlinya, mulai dari teknik dasar sampai pada teknik yang paling sulit dan hal ini tentunya tidak akan terlupakan oleh kami semua.

 

Waktupun menunjukan pukul 12:00 menandakan kegiatan pembuatan keramik tersebut harus berakhir dan tentu hal ini terasa sebentar bagi siswa/i tapi meskipun kegiatan tersebut terasa sebentar, kami pun cukup puas karna karya terbaik kami selesai dengan bagus. Akhirnya ISHOMA pun kami lalui untuk sedikit melepas aktifitas kegiatan tersebut. Tepat jam 13:00 kami melanjutkan kunjungan pendidikan ke Musium Tekstil. Begitu indah dan terpesonanya siswa/i ketika melihat motif batik yang tersusun rapi didalam musium yang tertutup oleh kaca besar. Kami pun diarahkan oleh tim pemandu musium untuk melihat motif batik dari berbagai kota yang ada di Indonesia. Pada akhirnya kami menyimpulkan begitu indah dan bangganya kami menjadi anak bangsa Indonesia atas ragam dan bentuk seni rupa yang tersimpan dengan rapih dan tentu karya seni ini menjadi warisan bangsa kami. I Love You Indonesia.

 

 

1 2 3 4 5 7