Category Archives: Headline

Memperkaya Informasi dengan Kegiatan Kunjungan Pendidikan

Kunjungan pendidikan merupakan kegiatan di luar kelas yang bertujuan untuk mempelajari proses yang sebenarnya langsung di lapangan. Mendengar kata kunjungan pendidikan, boleh dibilang semua murid merasa gembira karena mereka dapat memperkaya informasi factual dan membuat teori dalam buku lebih berarti. Persiapan kegiatan ini pun dilakukan, seperti melakukan kegiatan introduction yaitu pengetahuan awal tentang objek yang akan diamati. Kegiatan planning dengan pembentukan kelompok dan pembagian kerja dalam kelompok untuk melakukan pengamatan.

Rasa ingin tahu mereka semakin berkembang ketika pada hari Kamis, 7 September 2017, mereka melakukan kunjungan pendidikan ke Museum Air Tawar dan Serangga serta Skyworld untuk memperluas pengertian dan pengalaman mereka dengan mengamati ciri khusus makhluk hidup. Setiap makhluk diciptakan memiliki ciri khusus, baik itu tumbuhan atau hewan, ciri-ciri tersebut memiliki beragam fungsi dan manfaat yang kebanyakan berguna untuk kelangsungan hidup makhluk hidup tersebut. Perbedaan ciri khusus ini disebabkan oleh perbedaan iklim dan habitatnya.

Begitu pula ketika mereka berada di Skyworld, kesadaran mereka memuncak terhadap benda langit yang berada tepat di atas kepala mereka. Dengan deskripsi kondisi terkini solar system, mempertajam pengetahuan mereka tentang tata surya yaitu kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya.

Pengamatan yang menyenangkan dan bermanfaat dalam kunjungan pendidikan ini, memberikan suasana relaksasi di tengah rutinitas yang terkadang menjemukan dan mempererat keakraban dengan teman satu kelas dan melatih kerjasama dalam suatu kelompok.

Seminar Parenting : “Membentuk karakter moral dan kinerja anak melalui keteladanan guru dan orang tua”

Tujuan :

  1. Peserta dapat memahami bahwa pendidikan karakter merupakan kebiasaan sebagai pembentuk budaya.
  2. Peserta dapat memahami bahwa pendidikan karakter tidak bisa hanya diajarkan di ruang kelas, namun juga di ruang kehidupan.
  3. Peserta dapat memahami bahwa pendidikan karakter bukan hanya pendidikan moral tetapi juga pendidikan karakter kinerja seperti kerja keras, disiplin, kerja tuntas, tak mudah menyerah.
  4. Peserta dapat memahami bahwa pendidikan karakter moral dan kinerja harus bisa diselaraskan dan diseimbangkan.
  5. Peserta dapat memahami bahwa pendidikan karakter tidak hanya diajarkan lewat lisan tapi namun melalui keteladanan.

ALHAMDULILLAH ….MADING KAMI SELESAI

(By : Sridia Astuti) Setiap hari  besar  Islam dan Nasional, sekolah kami menugaskan kelas tinggi yaitu kelas 4, 5, dan 6  secara bergantian  untuk membuat mading sesuai dengan tema hari besar tersebut  dan  diberikan batasan waktu dalam  proseS pembuatannya agar kami  terbiasa belajar disiplin dan tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan   sehingga menjadi  kebiasaan yang baik secara pribadi maupun kelompok . Hari Raya Idul Adha adalah tema Mading yang kami buat.

Dalam proses pembuatannya,  kami  langsung membuat Tim (kelompok kerja)  seperti ada tim pembuatan Komik, ada tim kreasi dan inovasi, ada  tim siroh (  mencari sejarah terkait hari tersebut) tim gambar kurban dan masih ada tim lain lagi.

Setelah  di informasikan tentang pembagian tersebut kamipun langsung mencari  informasi, ide, peralatan dan semua hal yang  terkait dengan tugas kami masing masing. Di keesokan  harinya kami mulai bekerja setiap hari diwaktu senggang kami.

Pekerjaan yang besar dan banyak jika sering dikerjakan secara rutin   akan mudah dan cepat selesainya, hanya dalam waktu tiga hari tepatnya  pada hari kamis sebagian besar mading kami telah selesai..tinggal menunggu tim koleksi foto kurban karena harus menunggu prosesi kurban di ABATA. Ketika tim koleksi foto memberikan fotonya….alhamdulilah ..mading kelas kami pun siap dipajang…

Membuat Bulletin Tentang Hari Raya Idul Adha

 

Menjelang hari raya idul adha, siswa SDIT Exsis ABATA menyambutnya dengan penuh kegembiraan. Maka dari itu sesuai dengan tema tematik kelas IV, siswa kelas IV harus memahami pengertian hari raya idul adha atau hari raya qurban terlebih dahulu. Pada hari Senin, 28 Agustus 2017 siswa kelas IV melakukan intro tentang pengertian hari raya idul adha atau hari raya qurban.

Hari berikutnya siswa kelas IV diajarkan langkah-langkah membuat bulletin dari microscof word. Lalu siswa kelas IV membuat bulletin dengan menggunakan laptop mereka masing-masing. Siswa-siswanya pun sudah mahir dalam mengetik, membuat teks box di microscof word. Siswa-siswanya sangat senang ketika diperintahkan membuat bulletin. Bulletinnya itu bertema tentang pengertian hari raya idul adha yang sudah diajarkan sebelumya.

Hari berikutnya ketika presentasi, beragam macam tema bulletin mereka. Kalimat motivasinya untuk mengajak orang-orang untuk berqurban pun sangat bagus-bagus. Ada yang membuat kalimat motivasi seperti ini “Ayo berqurban karna disetiap helai-helai bulu-bulunya terdapat pahala yang berlipat ganda”.

Yuukk kita berqurban untuk tabungan kita diakhirat. Yang belum berqurban tahun ini semoga Allah mudahkan untuk tahun depan bisa berqurban yaah.. amiinn

 


 

CITA-CITA DAN KUNJUNGAN PENDIDIKAN

pekan ke-4 tepatnya tanggal 21 Agustus 2017 adalah tema projeck Tematik yang dilaksanakan di sekolah kami SDIT A BA TA siswa kelas V (Lima), dipekan ini siswa diarahkan sedini mungkin untuk tahu cita-cita terbesarnya dan kelak dikemudian hari cita-cita tersebut bisa terwujud.

Pohon cita-cita dibuat untuk selalu ingat akan harapan tinggi yang harus diraih siswa dalam perjuangan belajarnya, karna dengan belajar manusia akan mendapatklan ilmu dan dengan ilmu Allah SWT akan tinggikan derajat manusia beberapa derajat, sesuai dengan janji Allah dalam QS Al Mujadalah Ayat 11:

يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرُُ

Artinya :

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.s. al-Mujadalah : 11)

Hari senin adalah Intro tentang cita-cita, dan siswa diharapkan dari intro tersebut mampu membuat tulisan (nama, ttl,, visi/misi dan cita-cita) yang nantinya tulisan tersebut akan dimasukan kedalam sebuah botol kecil dan kemudian digantung diranting pohon seperti gambar disamping ini, selain itu tulisan cita-cita tersebut akan ditempel dibuku siswa dan karton yang sudah disediakan untuk nantinya dipajang didalam kelas agar siswa selalu ingat citacita besarnya.

Tema ini juga kami mengajak siswa untuk berkunjung melihat, mencatat sekaligus meng-edukasi seni rupa dan tekstil, tepatnya di Musium keramik dan Tekstil hal ini sebagai referensi seorang siswa untuk bisa menjadi pengusaha keramik maupun pengusa batik. Setelah melihat, mencatat dan mengamati hasil karya seni rupa, kami pun melanjutkan untuk membuat langsung karya seni rupa tersebut, kali ini kami membuat seni rupa keramik dari bahan dasar tanah liat. Terlihat jelas bahwa siswa/i begitu antusias dan bergembira bisa andil langsung dalam pembuatan karya seni tersebut, terlebih proses pembuatan tersebut dipandu langsung oleh tim ahlinya, mulai dari teknik dasar sampai pada teknik yang paling sulit dan hal ini tentunya tidak akan terlupakan oleh kami semua.

 

Waktupun menunjukan pukul 12:00 menandakan kegiatan pembuatan keramik tersebut harus berakhir dan tentu hal ini terasa sebentar bagi siswa/i tapi meskipun kegiatan tersebut terasa sebentar, kami pun cukup puas karna karya terbaik kami selesai dengan bagus. Akhirnya ISHOMA pun kami lalui untuk sedikit melepas aktifitas kegiatan tersebut. Tepat jam 13:00 kami melanjutkan kunjungan pendidikan ke Musium Tekstil. Begitu indah dan terpesonanya siswa/i ketika melihat motif batik yang tersusun rapi didalam musium yang tertutup oleh kaca besar. Kami pun diarahkan oleh tim pemandu musium untuk melihat motif batik dari berbagai kota yang ada di Indonesia. Pada akhirnya kami menyimpulkan begitu indah dan bangganya kami menjadi anak bangsa Indonesia atas ragam dan bentuk seni rupa yang tersimpan dengan rapih dan tentu karya seni ini menjadi warisan bangsa kami. I Love You Indonesia.

 

 

Selamat Hari Raya Idul Adha

Allahu akbar Allahu akbar wa lillahil hamd

Suara takbir mengiringi penyembelihan hewan kurban, tanggal 11 dzulhijjah 1438 bertepatan dengan tanggal 2 september 2017 Yayasan Abacu LPI ABATA  melangsungkan penyembelihan hewan qurban. Tiga hari setelah hari raya idul adha merupakan hari diharamkannya bagi ummat islam berpuasa, atau lebih kita kenal dengan hari tasyrik. Idul adha merupakan hari penting bagi kita, kaum muslimin setelah idul fitri. Sunnah penyembelihan hewan qurban tidak lepas dari peristiwa penting Ibrahim dan Ismail alaihimassalam.

Pengorbanan nyata seorang ayah bernama Ibrahim, atas ketaatannya terhadap perintah Allah kepadanya. Wahyu yang turun melalui mimpi beliau, Allah perintahkan nabi Ibrahim untuk meyembelih anaknya. Ismail, anak laki-laki yang selama ini diidamkan kehadirannya di tengah keluarga. Esok harinya Ibrahim sampaikan mimpinya kepada ismail.

“Anakku Ismail, sesungguhnya semalam aku bermimpi menyembelihmu” dengan tabah nabi Ibrahim sampaikan wahyunya kepada Ismail. Dan apa jawaban Ismail? Dengan tegas dan mantap “Wahai ayahku! Laksanakanlah apa yang telah diperintahkan oleh Allah kepadamu. Engkau akan menemuiku insya-Allah sebagai seorang yang sabar dan patuh kepada perintah.”

Bahwa Ibrahim dan Ismail adalah contoh ketaatan luar biasa seorang hamba kepada Allah, tanpa banyak pertanyaan tanpa banyak keluhan mereka taati perintah Allah. Meskipun akhirnya Allah SWT ganti ismail dengan domba. Ketulusan Ibrahim merupakan bukti bahwa apa yang ia miliki sesungguhnya hanya titipan dari Allah, ada masa dimana kita harus rela melepas segala sesuatu yang sifatnya sementara. Maka atas ketaatan dan keikhlasan Ibrahim dan Ismail Alaihimassaalam Allah abadikan peristiwa ini di hari Idul adha.

Hari besar yang tidak boleh kita lewatkan ini, menjadi alasan kuat Yayasan Abacu LPI ABATA mengadakan penyembelihan hewan kurban. Adapun rinciannya sebagai berikut :

Kurban kali ini adalah berupa 6 ekor sapi (Seekor dari Ibu Hj. Meriayanawati, seekor dari Mama Richa, seekor dari Ibu Sita dkk serta 3 ekor dari infak siswa). Kemudian 12 ekor kambing (Seekor dari Tangguh siswa Kls 1 Abu Bakar Ashiddiq, 2 ekor dari Akhdan siswa TK, selebihnya merupakan hasil infaq siswa). Untuk tahun ini kupon daging kurban dibagikan sebanyak 800 kupon.

Bahwa idul adha mengajarkan kita bahwa tidak ada alasan untuk tidak taat kepada Allah.

Wallahu A’lam bishawab

SEMARAK 17AN

Pada pekan ke-3 Bulan Agustus ini kita semua merayakan HUT RI yang ke 72, dari sabang sampai merauke meluapkan syukurnya atas jasa-jasa para pahlawan yang memperjuangkan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan bangsa Indonesia. Begitu juga siswa-siswi SD EXISS ABATA , mengenang jasa para pahlawan dengan berdo’a, upacara bendera  dan membuat karya anak bangsa yang bertemakan semangat kemerdekaan.

Lomba yang diadakan di kelas satu, dimulai hari pertama yaitu kegiatan introduction. Dengan mengenal sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia dan menyaksikan video animasi yang berkaiatan dengan kemerdekaan. Hari kedua, kegiatan planning, ananda membuat bendera Indonesia dan menghiasnya dengan lidi dan kertas emas. Dilanjutkan dengan kegaiatan action, diawali dengan upacara bendera yang dikomandai oleh bapak kepala sekolah dan petugas upacara ustadz ustadzah SD EXISS ABATA.

Upacara berjalan dengan khidmat dan khusu’, murid-murid terpesona meliat guru yang biasanya mengajar, kini menjadi tugas upacara dengan suara lantang dan susunan barisan yang rapih. Setelah kegiatan upacara selesai, kami kelas satu melanjutkan dengan lomba mewarnai lalu dilanjutkan lomba tarik tambang antar kelas dan lomba estafet memindahkan bendera.

Wahhhh,,,,, ternyata serunya melihat anak-anak bertarik taikan dalam lomba tarik tambang, ada yang baru beberapa menit sudah memenangi perlombaan,,,,, hehehe,,, lucu…..

HARI KEMERDEKAAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA KE 72 TAHUN

Pengertian

Merdeka arti secara sederhana adalah suatu kebebasan dan Merdeka arti umum adalah terbebas dari segala macam belenggu, aturan dan kekuasaan dari pihak lain.

 Penjajah

Negara Indonesia pernah di jajah oleh :

Bangsa portugis

Bangsa Belanda (3,5 abad)

Bangsa Jepang (3,5 tahun)

Bangsa Inggris

 Pahlawan

Rakyat Indonesia melakukan perlawanan terhadap penjajah dengan menggorbankan harta, tenaga dan jiwa mereka dengan penuh semangat dan keyakinan yang kuat dengan pekikan “MERDEKA ATAU MATI”. Nama – nama pahlawan Nasional Negara Republik Indonesia.

Tugas Pelajar dalam mengisi kemrdekaan

Belajar dengan sungguh-sungguh

Cinta pada barang buatan negara Indonesia.

Hormat dan patuh pada orang tua dan guru.

Melakukan kegiatan yang positif.

Hidup rukun dengan tetangga dan teman.

Lomba-lomba kelas 2 pararel

Dalam memeriahkan hari kemerdekaan negara Republik Indonesia yang ke 72 tahun kami kelas 2 pararel melakukan macam lomba seprti; lomba pasang puzzle peta Indonesia (di kelas 2 ali), lomba menyanyikan lagu Indonesia raya dan Hari Kemerdekaan (di kelas 2 Zubair) dan lomba mewarnai dengan tema Indonesia Merdeka (di kelas 2 Sa’ad). Lomba dilakukan secera berkelompok tiap kelas ada 6 kelompok dengan tiap kelompok 4 orang.  Para siswa melakukan lomba dengan penuh semangat dan kompok. Lomba ini dilakukan pada Hari Kamis 18 Agustus 2017 di kelas 2 pararel.

Pada Hari Kamis 17 Agustus 2017 Kami SD Exiss mengadakan upacara Hari Kemerdekaan Indonesia di halaman sekolah ABATA gedung B dengan Pembina upacara Ust. Encep Sopyan Sory, M.Pd.I

Pj Hari Kemerdekaan Kelas 2 Pararel

Abdul Manap, S.Pd

Senangnya mengikuti lomba Tema Hari Kemerdekaan

Tema minggu ini adalah “Hari Kemerdekaan Indonesia” , kalau sudah mendengar kata kata “Hari Kemerdekaan atau Tanggal 17 Agustus” pasti yang terlintas di pikiran kita  semua adalah Lomba, benar atau tidak teman-teman ? Seperti tema-tema yang lainnya, di hari senin adalah waktunya introduction, jadi di hari ini Siswa di jelaskan apa itu hari kemerdekaan dan bagaimana perjuangan para Pejuang dalam meraih kemerdekaan  RI, ketika kita di putarkan film tentang para pejuang melawan penjajah, disitu kita merasa bersyukur karena kita tidak hidup di zaman itu, zaman dimana semua orang merasa tegang dan ketakutan dan zaman dimana semua orang terjajah di Negara sendiri. Tapi selain itu yang harus kita lakukan adalah banyak bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada para pejuang kita yang telah berhasil meraih kemerdekaan tanpa perjuangan mereka, apakah kita sudah pasti bisa merasakan kemerdekaan seperti saat ini ?.

Dihari kedua atau hari selasa, adalah saatnya kita Planning/ merencanakan apa yang akan kita lakukan pada tanggal 17 Agustus, biasanya di Negara Indonesia kita semua akan mengadakan upacara bendera dalam rangka memperingari hari kemerdekaan RI yang dilanjutkan dengan mengadakan lomba-lomba, nah untuk kelas 4 paralel kita akan mengadakan Lomba Mengambar poster, Membuat komik, Puisi dan Cerdas Cermat yang semuanya itu bertemakan Hari kemerdekaan.

Tibalah di hari Kamis, 17 Agustus 2017, pagi-pagi sekali kita sudah berkumpul di lapangan untuk mengikuti upacara bendera, yang dilanjutkan dengan berdo’a bersama untuk kemerdekaan Negara Palestina, karena saudara-saudara muslim kita disana belum mendapatkan Kemerdekaannya.  Setelah upacara kami mengikuti lomba, disini kami sangat bersemangat mengikuti lomba, kurang lebih 2 jam kami mngikuti lomba, tibalah waktu dimana akan diumumkan para pemenang lomba, harap-harap cemas pastinya, siapa yang akan jadi pemenangnya hehehe.

Di dalam Lomba pasti ada yang juara dan ada yang tidak juara, Tapi walaupun  tidak mendapat juara lomba, kita tetap bahagia karena kita juga mendapatkan hadiah hiburan , Alhamdulillah pukul 12.45 selepas sholat dhuhur kita sudah diizinkan untuk pulang ke rumah masing-masing.

Parents Meeting, Membentuk Komunikasi Horizontal Antara Guru dan Orang tua

Keluarga adalah pusat pendidikan bagi seorang anak. Ketika peranan orang tua menjadi sangat terbatas, maka diperlukan lembaga pendidikan lain yang mampu melanjutkan dasar pendidikan yang telah ditanam oleh keluarga, yaitu sekolah.  Sekolah merupakan sarana yang secara sengaja dirancang untuk pendidikan. Sekolah dalam hal ini adalah guru berfungsi sebagai fasilitator, pembimbing, dan orang tua kedua setelah keluarga. Peran orang tua siswa sebagai partner guru dalam mendidik anak-anak tidak bisa dipisahkan. Dengan demikian guru dan orang tua dapat bersinergi dan mengembangkan komunikasi horizontal bersifat kekeluargaan dalam mendidik anak-anak.

Untuk mewujudkan hal tersebut maka sekolah, dalam hal ini wali kelas 6, menyelenggarakan pertemuan bersama orang tua wali murid di awal tahun ajaran, tepatnya pada hari Sabtu, 19 Agustus 2017 di Musholla SD EXISS A BA TA. Selain menyelaraskan pemahaman dalam mendidik anak-anak juga dijabarkan kegiatan-kegiatan sekolah yang akan diselenggarakan sekolah selama setahun sehingga orang tua mengetahui semua program yang akan ditempuh oleh anak-anak, ditambah dengan kehadiran pakar hypnoparenting islami, Ust Eri Setiawan, S.H.,M.Hum, CT ICT CTH yang berbagi pengalaman dalam menghadapi anak-anak ketika under pressure, membuat guru dan orang tua semakin siap memback up anak-anak dengan senyuman. Ketika visi, misi, dan jiwa sudah bersatu dengan tujuan yang satu, guru dan orang tua dapat berjalan bersama dan bekerjasama dalam mendidik anak-anak generasi rabbani. Bismillah

 

1 2 3 4 5 6