Category Archives: Headline

Membuat Es Kelapa Muda Kelas 1

Pada pekan ke-4 Nopember 2017 murid Kelas 1 Exiss ABATA melaksanakan Tematik BCT yaitu Business and Carieer Thematic yang dikemas dalam pembinaan karakter Creativity pada proyek Membuat Es Kelapa Muda. Persiapan proyek dimulai dengan Weekly Plan dengan catatan informasi yang perlu dibawa murid pada hari Senin.

Hari Senin, 20 Nopember  2017 murid melaksanakan tahapan Introduction. Murid mengamati slide untuk mengeksplor tentang pohon kelapa. Mengeksplor tentang keistimewaan pohon kelapa, bagian-bagiannya, dan berbagai manfaatnya. Murid menonton video-video tentang membuat es kelapa muda. Murid menyebutkan kegiatan yang dilakukan dalam tayangan. Murid menyebutkan benda-benda dalam video yang berbentuk bangun ruang. Murid mengelompokkan bangun ruang yang tersaji dalam video (Matematika).

Hari Selasa, 21 Nopember 2017 murid melaksanakan tahapan Planning. Murid dengan bimbingan wali kelas membicarakan rencana kegiatan membuat es kelapa muda. Murid menyebutkan alat dan bahan membuat es kelapa berdasarkan pengalamannya. Murid menyebutkan kembali alat dan bahan sesuai gambar yang ditampilkan slide. Murid membaca lancar teks urutan kegiatan dan tata tertib membuat es kelapa muda, dengan jeda dan suku kata serta huruf (Bahasa Indonesia).

Hari Rabu, 22 Nopember 2017 murid melaksanakan tahapan Action. Murid bersama guru menyebutkan kembali urutan kegiatan dan tata tertib membuat es kelapa muda. Murid bersama guru membicarakan bahwa membuat es kelapa muda termasuk perbuatan baik, misalnya untuk bersyukur kepada Allah. Allah SWT akan menambah nikmat bila kita melaksanakan perintahnya diantaranya  syahadat, sholat, berzakat, berpuasa, dan menunaikan haji bila mampu. Murid menyebutkan Rukun Islam dengan bantuan tepuk Rukun Islam (PAI). Murid dengan bimbingan guru menyebutkan perbuatan baik yang lain dan berbuat baik itu sangat diutamakan sesuai Hadits Nabi SAW tentang “Keutamaan Berbuat Baik” (HR. At Tirmidzi).

Hari Kamis, 23 Nopember 2017 murid melaksanakan tahapan Report. Murid dan guru membicarakan bahwa membuat es kelapa muda bisa dilakukan di rumah bersama anggota keluarga. Murid dengan bimbingan guru menyebutkan anggota keluarga dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Murid secara kelompok menulis di lembar karton laporan kegiatan membuat es kelapa muda; dengan iringan musik instrument lagu nasional dan lainnya. Kelas ramai dan meriah. Murid dalam kelompok riuh membagi tugas untuk menulis judul besar, tanggal, tujuan proyek, alat dan bahan yang digunakan, langkah pembuatan, kesimpulan bermotivasi, dan created by. Murid dipersilahkan menghias laporan dengan berbagai gambar tentang es kelapa muda. Kelas tambah ramai membicarakan aku mau menggambar ini.. aku gambar ini..

Hari Jum’at, 22 September 2017 murid melaksanakan tahapan Presentasi. Murid duduk berkelompok putra dan kelompok putri. Murid secara bergantian menjadi kelompok presenter dan kelompok penyimak. Murid perwakilan (c.q bergiliran) terlihat sangat antusias saat bertugas menjadi petugas merekam presentasi; duduk di kursi merekam dengan camera kelas sambil senyum lebar dan tertawa tanpa suara. Presentasi dilakukan di depan kelas dengan bantuan teks pada slide: Assalamu ‘alaikum wr.wb.. Kami dari kelompok __ terdiri dari (murid menyebutkan nama masing-masing bergantian dengan gaya) akan mempresentasikan proyek Membuat Es Kelapa Muda. Proyek ini bertujuan __. Alat dan bahan yang kami gunakan antara lain __. Tahapannya adalah __. Demikian presentasi kami, apakah teman-teman ada yang ingin bertanya? Silahkan __ (perwakilan kelompok penyimak). Terimakasih atas pertanyaannya. (Presenter membuat lingkaran untuk diskusi menyamakan kalimat jawaban yang akan diucapkan bersama-sama).

Jawabannya adalah __. Bila tidak ada yang bertanya lagi, kami tutup presentasi ini, terimakasih atas perhatiannya, wassalamu ‘alaikum wr.wb.. Murid mendapat reward tepuk tangan bersama, kata hebat, ekspresi sangat senang dan memuji, dan/atau memberikan isyarat ibu jari, setelah presentasi. Sebagian murid tampil presentasi dengan gerakan gaya, sebagian berdiri tegap, sebagian bersuara lantang, dan sebagian kurang terdengar. Beberapa murid penyimak ikut bersuara bersamaan presenter ataupun mendahului; sepertinya mulai hafal dengan kalimat-kalimat yang diucapkan dalam presentasi rutin.

Untuk menutup proyek Es Kelapa Muda ini, murid menjawab pertanyaan guru bahwa murid bisa dan merasa senang melaksanakan proyek ini. Beberapa murid dengan antusias berkeinginan membuat es di rumah bersama Bundanya. Semoga bermanfaat dunia akhirat ya, Nak.. Aamiin Yaa Robbal ‘aalamiin.

Kemping kelas 1

Alhamdulillah kemping perdana bagi ananda kelas 1 sudah dilaksanakan. Kegiatan berjalan lancar dan sukses.

Karena masih perkenalan tentang apa itu kemping, lokasi kemping dipilih yang masih didalam kota, tempatnya nyaman, rindang dan cukup sejuk udaranya. Buni Ropes Camp nama tempatnya.

Persiapan kemping cukup banyak, apalagi kemping ini adalah kemping pertama. Yang terpenting kami siapkan kemandirian dan keberanian murid-murid kelas satu untuk mengikuti kemping. Kesiapan ayah bunda untuk ikhlas dan percaya melepas ananda tersayang untuk kemping juga sangat diperlukan. Alhamdulillah semua bisa dilakukan dengan baik.

Di belakang murid-murid yang semangat ikut kemping ada kekuatan  doa dari para ayah bunda juga doa dari ustad ustadzah. Menyamakan visi dan misi bahwa tujuan kemping adalah melatih kemandirian ananda.

Kami sampai dilokasi jam 09.00 pagi, istirahat, dhuha dan memulai games games seru juga outbound. Setelah semua games dan outbound selesai kami ishoma dan dilanjutkan membereskan perlengkapan pribadi dan kelompok ke tenda masing masing. Murid-murid kelihatan antusias sekali, kami para ustad ustadzah juga semangat memotivasi murid-murid.

Kegiatan dilanjutkan dengan berenang,,,yeeeaaaa…

Selesai berenang kami membereskan barang-barang dan menjemur handuk secara mandiri, lalu kami bersiap sholat Ashar berjamaah.

Setelah sholat ashar kami murojaah surat surat pendek dan dilanjutkan dengan latihan yel-yel.

Sampai tiba waktu sholat Maghrib semua murid bersiap sholat berjamaah, dilanjutkan murojaah dan makan malam. Setelah makan malam kami sholat Isya berjamaah.

Selanjutnya adalah acara api unggun, dan penampilan yel-yel dari semua murid,,,waah serunya acara api unggun dan yel yel. Sampai acara selesai dan tibalah saatnya semua murid bersih diri dan bersiap mengarungi lautan mimpi.

Murid-murid dibangunkan jam 03.00 wib dinihari, untuk bersiap qiyamulail dilanjutkan subuh berjamaah dan olahraga pagi.

Setelah olahraga pagi murid-murid bersih diri dilanjutkan sarapan pagi dan presentasi singkat kemping.

Akhirnya berakhir semua rangkaian kegiatan kemping 1, kami bersiap pulang kembali ke sekolah tercinta. Alhamdulillah

Di Setiap Pertemuan Pasti Ada Perpisahan

Kegiatan tasyakuran adalah kegiatan rutinitas  siswa/i sebelum meninggalkan sekolah tercinta yaitu SD EXISS ABATA. 6 ( enam) tahun lamanya siswa/i attention belajar di sekolah A BA TA tercinta dengan penuh suka dan cita. Banyak kenangan yang mereka lalui dari kelas 1 s.d. 6 bersama teman sejawat dan para ustadz/ustadzah. Tak mudah bagi kami melupakan kenangan ini, di dalam perjalanan hidup ini banyak orang yang datang dan pergi. Ada yang melintas dalam segmen singkat, namun membekas keras. Ada yang telah lama berjalan beiringan, tetapi tak disadari arti kehadirannya. Ada yang datang pergi begitu saja seolah tak pernah ada. Semua orang yang pernah singgah dalam hidup kita bagaikan kepingan puzzle yang saling melengkapi dan membentuk sebuah gambaran kehidupan. Akan tetapi kita harus tetap bergerak, menatap dan meraih masa depan dengan setinggi langit.

Seiringnya waktu, tibalah waktu latihan siswa/i untuk memberikan penampilan yang terbaik didepan orangtua attention dan tamu undangan. Akan tetapi, dalam menuju penampilan yang luar biasa, siswa/i attention tidak mudah dalam menjalankan latihan ini. Mereka harus berjuang dalam mencurahkan tenaga, waktu, dan pikiran untuk melakukan latihan dengan waktu yang singkat. Mereka harus berlatih dalam waktu 1 pekan sekali selama 2 bulan (terhitung mulai awal April – pertengahan Mei) dengan rangkaian penampilan yang padat dan di barengi oleh KBM yang harus dituntaskan dengan baik serta mendapatkan hasil yang baik pula. Mereka di latih oleh para walas kelas VI di bantu oleh tim acara dari ustadz/ustadzah. Siswa/i attention melakukan latihan dengan antusias, mereka ingin memberikan penampilan terbaik walaupun terkadang mereka melakukan latihan dengan ketidakseriusannya dan mulai jenuh.

Sebelum tiba waktunya, siswa/i attention melakukan gladi resik di sekolah agar mereka tidak kaget ketika acara berlangsung. Tiba waktunya, siswa/i attention memberikan penampilan di depan orangtua siswa/i attention dan tamu undangan. Dengan waktu yang singkat siswa/i attention dapat memberikan penampilan yang luar biasa dan penuh mengharunkan. Ini adalah kenangan-kenangan siswa/i attention.

Akhir pesan kami untuk ustadz/ustadzah tercinta yang selalu dalam lindungan Allah SWT.

Bertemu denganmu adalah takdir…

Menjadi temanmu adalah pilihan

Bersahabat denganmu adalah sebuah kesempatan

dan menjadi saudaramu adalah sebuah kebahagiaan…

Rabb, Terimakasih, selama perjalanan hidup ini kami dipertemukan dengan banyak orang-orang baik dengan diberikan ilmu-ilmu yang bermanfaat.

Bertemu karna Allah, maka berpisahpun karna Allah. Karna Ia telah menyelipkan perasaan cinta di antara kedua momen itu, hingga tersemailah sebuah rasa persaudaraan, yaitu mencintai karna Allah

Jadilah Tim Sar Sejati, Pantang Pulang Demi Menyelamatkan Jiwa Manusia…

Setelah 2 ½ bulan setengah menjalankan rangkaian KBM di kelas 3, akhirnya Tema yang dinantikan siswa/i A BA TA datang juga yaitu “ Tim sar, yang mana tema ini paling populer dan menyenangkan oleh siswa/i A BA TA karena tema ini bertujuan untuk menyelamatkan jiwa manusia dalam mencari korban di darat, laut, dan udara. Di tema siswa/i di ajarkan kegiatan yang berhubungan Tim Sar, siswa/i diperkenalkan dengan contoh-contoh bencana, cara mengatasi gempa, cara melakukan tindakan ketika ada korban mengalami luka, contoh perlengkapan P3K, membuat tandu, melakukan water rescue serta kegiatan berenang bersama-sama dengan teman di kelas 3 dan kakak kelas 4 dengan tujuan siswa/i dapat menjadi penyelamat sejati dalam menyelamatkan jiwa manusia.

Setiap tahunnya murid-murid SD EXISS ABATA selalu mengeksperikan gaya dan kemampuannya dalam melakukan simulasi dari pos 1 s.d. 5. Kami meminta kepada seluruh murid untuk bereksperi dalam semua kegiatan simulasi Tim sar dengan baik dan benar. kami save foto-foto kegiatan tersebut di dalam folder kegiatan kelas 3 untuk dijadikan sebagai kenangan terindah. Ada juga yang meletakkan di facebook dan instragram.

Di awal pembelajaran, guru bertanya kepada murid mengenai contoh bencana di darat, laut, hutan, udara, dll.  Siswa/i pun antusias menjawabnya. Seperti ada seseorang yang menjawab contoh darat yaitu banjir dan tanah longsor, lalu ada yang menjawab contoh bencana laut yaitu kapal laut terbakar dan tsunami, ada juga yang menjawab kecelakaan pesawat terbang yang jatuh ke laut. Baik teman-teman, jawaban kalian semua betul. Dan banyak lagi contoh bencana yang lain yang belum tidak sebutkan. Banyak dari siswa/i yang mengeksperikan wajahnya dengan wajah sedih ketika melihat foto-foto tim sar ketika mengangkat korban yang tertimbun di tanah, mengangkat korban dari laut serta mengangkut korban kertika banjir dari rumahnya dengan perahu karet. Sebelum memulai melakukan simulasi dan kegiatan Tim Sar, guru memberikan penjelasan mengenai apa itu Tim Sar, tujuan tim sar, sebutkan macam-macam bencana, contoh dan dampak dari bencana, apa itu patah tulang, apa itu P3K, apa itu tandu serta water rescue.  Kemudian memberikan berbagai inspirasi pengetahuan dengan melakukan tahap intro.  Kami kelas 3 akan melakukan kegitan Tim Sar di KMC dengan langsung terjun ke lapangan dengan profesi yang nyata. Berbagai macam kegiatan dari pos 1 s,d, 5 lengkap dengan atributnya. Siswa/i senang mengdengar ketika akan tema Tim Sar, walaupun di kelas 1 , 2, dan 3 mereka sudah pernah ke sana. Di hari Selasa, guru memeriksa perlengkapan murid, lalu memberikan instruksi atau menjadwalkan kegiatan yang akan dilakukan selama di KMC dari pos 1 s.d. 5. Di hari Rabu melakukan simulasi agar ketika harinya siswa/i tidak bingung dalam melakukan kegitan tersebut. Tibanya harinya, kegiatan action dimulai, wajah murid-murid makin senang karena akan melakukan Tim Sar. Sesampainya di TKP, siswa/i berbaris perkelompok di lapangan lalu menuju pos sesuai alur yang didampingi oleh pendamping.

 

 

Di pos I siswa/i melakukan simulasi gempa.

Pos II siswa/i melakun tindakan patah tulang dengan yel-yel “Aku tau, Aku bisa dan melakukan Pro3x”

Pos III siswa/i melakukan simulasi P3K dengan mengobati korban yang mengalami luka berta, ringan, pingsan, trauma dll dengan yel-yel “Aku tau, Aku bisa dan melakukan Pro3x”

Pos IV siswa/i membuat tandu dan

Pos V siswa/i melakukan water rescue yaitu menyelamatkan korban yang mengalami kedinginan.

Siswa/i melakukan kegiatan ini sesuai alur yang dibuat oleh panitia dengan kelompok  & kelompok lainnya serta pendampingnya. setelah melakukan rangkaian kegiatan sesuai alurnya, siswa/i diperbolehkan berenang  selama 30 menit dengan didampingi oleh pendampingnya. Lalu ISHOMA. Pokoknya seruuuuu dan mengesankan dech!!!.. Jam menunjukkan pukul 13.30, sudah saatnya siswa/i kembali ke sekolah, tapi siswa/i masih betah dan tidak ingin pulang dikarenakan merasa main ingin bermain dan kurang puas.

Pada hari Jumat, kami mulai membuat report dengan alur yang di siswa/i lakukan ketika Tim Sar kemudian mempresentasinya… alhamdulilah berakhirnya tema Tim Sar, semoga dengan adanya tema Tim Sar ini, selalu memotivasi siswa/i agar menjadi manusia yang peduli dengan sesama dalam menghadapi bencana.

 

“Tim Sar Pagi, Pagi, Pagi, Semangat, Allahu Akbar”

 

Pramuka SD EXISS Abata: The Real Champion

Team Champion Abata, merupakan julukan yang biasa kami gunakan untuk menyebut tim inti pramuka SD EXISS Abata. Bukan hanya  sekedar sebutan semata, namun juga merupakan  suatu harapan dan doa.

Pada hari Minggu, 15 Oktober 2017 Team Champion Abata mengikuti Scout Competition yang diselenggarakan oleh SMA Al-Huda Jakarta Barat. Scout Competition di SMA Al-Huda sendiri merupakan kompetisi pramuka dua tahunan yang rutin diadakan. Pada  Scout Competition 2017 ini, SD EXISS Abata mendapat kesempatan untuk bergabung sebagai peserta dan mengirimkan 4 regu. Terdiri dari 2 regu putra yaitu Belalang Kayu I dan Belalang Kayu II serta 2 regu putri Cataliya I dan Cataliya II.

Didampingi oleh pembina serta pelatih, Team Champion Abata tiba di SMA Al-Huda pukul 06.45 WIB. Tepat pukul 07.00 pendaftaran dibuka dan panitia memeriksa persyaratan kelengkapan lomba. Alhamdulillah, keempat regu yang dikirim berhasil melewati verifikasi ulang dan dapat melanjutkan untuk mengikuti lomba.

Scout Competition dimulai dengan apel pembukaan yang dipimpin langsung oleh pemimpin apel pramuka SMA Al-Huda. Sebagai tanda dimulainya acara yaitu disematkannya tanda peserta secara simbolis kepada Ananda Rania Khoirunnisa, siswi kelas 5 SD EXISS Abata yang juga merupakan ketua regu Cataliya I.

Scout Competition terdiri dari berbagai macam lomba antara lain: morse, semaphore, pionering, tali temali, yel-yel, dll. Semua lomba diikuti peregu, kecuali lomba yel-yel. Khusus untuk lomba yel-yel, setiap sekolah hanya diwakili oleh 8 orang yang terdiri dari 4 siswa dan 4 siswi. Yel-yel merupakan pos paling bergengsi untuk diperebutkan setiap kali Scout Competition diadakan. Dari sekitar 30 sekolah yang mengikuti Scout Competition, Team Champion Abata mendapat urutan tampil ke 23.  Saat menampilkan yel-yel Team Champion Abata mengenakan kostum seperti  burung merak untuk putri dan prajurit untuk putra.  Dengan kostum dominan ungu tersebut, Team Champion Abata tampil dengan mantap dan penuh percaya diri.

Tibalah waktunya pengumuman lomba. Alhamdulillah tidak sia-sia usaha keras yang telah dilakukan oleh Team Champion Abata, karena berhasil membawa pulang beberapa piala antara lain: 4 piala tetap regu terbaik Scout Competition 2017, piala juara 2 pos semaphore putra, piala juara 1 tali temali putra, piala juara 3 pos pangkalan putra, piala juara 2 umum regu putra terbaik Scout Competition 2017, piala tetap juara umum yel-yel 2017 serta piala bergilir juara umum yel-yel 2017 (setinggi lebih dari 2 meter).  Setiap proses dan usaha yang disertai oleh doa insya Allah akan memberikan hasil terbaik pula. Semangat untuk Team Champion Abata yang telah berprestasi dan mampu membuktikan bahwa kalian adalah  The Real Champion. Jangan pernah berhenti karena semua ini bukanlah akhir namun merupakan awal yang baik yang harus terus kita jaga hingga generasi pramuka selanjutnya. Pramuka Abata…..MANTAP! (18-10-17)

 

Semarak Muharrom

Pada pekan ke-3 September 2017 murid Kelas 1 Exiss ABATA melaksanakan Tematik EST yaitu Emotional and Social Thematic yang dikemas dalam pembinaan karakter Planning Skill pada proyek Semarak Muharrom. Persiapan proyek dimulai dengan Weekly Plan, informasi lagu, dan informasi agar wali murid menyiapkan pakaian nuansa putih untuk ananda kenakan pada hari Jum’at.

Hari Senin, 18 September  2017 murid melaksanakan tahapan Introduction. Murid mengamati slide untuk mengeksplor tentang Santunan, nama-nama bulan Masehi dan Hijriyah. Mengeksplor tentang keistimewaan bulan Muharrom yang menjadi salah satu sumber belajar murid melalui video yang diunggah dari internet. Keistimewaan itu diantaranya (1) termasuk empat bulan Haram (suci), firman Allah SWT dalam QS. At Taubah/9: 36; (2) dinamakan juga Syahrullah atau Bulan Allah, dalam Hadits Nabi SAW (HR. Muslim); (3) merupakan bulan kemenangan Nabi Musa AS atas Fir’aun, dalam Hadits Nabi SAW (HR. Al Bukhary); (4) saat disunnahkan puasa hari Asyura’, dalam Hadits Nabi SAW (HR. Muslim); (5) saat disunnahkan puasa tasu’a untuk berbeda dengan Yahudi, dalam Hadits Nabi SAW (HR. Ath Thabrani dan Baihaqy serta Ibnu Huzaimah); (6) saat puasa sunnah tanggal 11 Muharram, dalam hadits Nabi SAW (HR. Ahmad); (7) saat bersedekah pada hari ‘Asyuro. Murid mengamati contoh kegiatan bersedekah. Murid menonton video dan lagu yang mengandung hikmah untuk memotivasi dan mengembangkan empati. Berbagai ekspresi yang muncul di wajah anak kelas satu di kelas In syaa Allah menunjukkan respon neurons atau koneksi sinaptik yang banyak atas hikmah dari tayangan video/lagu. Beberapa mata terlihat berkaca-kaca. Murid menyebutkan kegiatan yang dilakukan dalam tayangan dan kegiatan yang dilakukan setiap hari. Murid menentukan lama atau sebentar untuk contoh kegiatan yaitu saat: latihan dan tampil, ibu memasak dan makan, tidur siang dan tidur malam, naik tangga dan meluncur di perosotan, mandi dan menyikat gigi (Matematika).

Hari Selasa, 19 September 2017 murid melaksanakan tahapan Planning 1. Murid membaca kalimat Murid Kelas 1 latihan penampilan pada siang hari. Lalu membaca lagi kata siang. Lalu membaca  ng. lalu menebalkan huruf n dan g, serta kata lainnya ( Bahasa Indonesia). Murid dengan bimbingan wali kelas membicarakan rencana tampil dalam acara santunan pada hari Jum’at, 2 Muharrom 1439 H/ 22 September 2017. Persiapan dilakukan dengan melibatkan wali murid membantu mengingatkan ananda agar menghafalkan atau mengulang-ulang lagu tampilan di berbagai kesempatan di rumah. Planning hari pertama murid latihan tampil di ruang kelas. Murid putri di shaf depan dan murid putra di shaf belakang. Murid dipersilahkan mengukur bahu untuk menentukan posisi masing-masing. Murid yang lebih tinggi di belakangnya, dan di pinggirnya. Murid terlihat lebih menikmati latihan saat tampilan lagu diselingi lagu lain atau video lucu.

Hari Rabu, 20 September 2017 murid melaksanakan tahapan Planning 2. Murid menyebutkan kembali perilaku terpuji: jujur, bertanggungjawab, hidup bersih, dan disiplin. Murid bersama guru menyebutkan berbagai contoh disiplin, salah satunya adalah latihan penampilan dengan tenang (c.q tertib). Murid menentukan benar atau salah setiap kalimat perilaku terpuji yang diajukan pada soal (PAI). Murid latihan tampil di area terbuka lantai outbound di lantai 1. Latihan gabungan kelas 1 Abu Bakar, 1 ‘Umar, dan 1 ‘Utsman, dengan formasi seperti saat penampilan nanti dengan posisi masing-masing murid mirip seperti posisi saat di kelas. Murid latihan dengan gerakan yang dipandu para Ustadzahnya yaitu Ustadzah Ary Yustanti, S.Pd.I, Ustadzah Sri Rahayu, S.E, Ustadzah Maemunah, S.Pd, Ustadzah Arfiah, S.Sos, dan Ustadzah Djuhanah, S.Pd.I, serta Ustadzah Syarifah, S.Sos, yang sambil tergabung menyiapkan santunan. Icebreaking dilakukan dengan reward jumlah bintang secara lisan, acungan jempol, dan bermain/game tepuk. Murid dipersilahkan bersiapan-siap untuk pulang setelah dipilih yang bisa menjawab dengan benar tentang kedatangan besok, keadaan saat datang, pakaian yang digunakan, apa saja yang dibawa, dan yang paling kompak membaca do’a penutup. Yang terlewati dari latihan ini yaitu pemilihan murid untuk menjadi pemandu gerak teman-temannya saat tampil di acara santunan.

Hari Kamis, 21 September 2017 hari libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharrom 1439 Hijriyah.

Hari Jum’at, 22 September 2017 murid melaksanakan tahapan Action. Murid berwudhu’ sebelum sholat Dhuha’ dilanjutkan makan snack, lalu berbaris menuju halaman gedung B untuk ikut serta acara Santunan Muharrom. Murid-murid Kelas 1 gabungan dari Kelas 1 Abu Bakar, Kelas 1 ‘Umar, dan Kelas 1 ‘Utsman, menyajikan penampilan nasyid terjemahan surat Al Fatihah. Murid ada yang tampil sungguh-sungguh mengikuti gerakan pemandu, ada yang badannya diam tapi suara lantang, ada yang bernyanyi pelan sambil menoleh-noleh, ada yang tangan diangkat setinggi kepala, ada yang wajahnya berhadapan berdua, ada yang menoleh ke temannya di belakang dalam waktu lama, ada yang seluruh badan berputar ke kiri dan ke kanan, …Alhamdulillah mereka tampil lancar.. Beberapa suara terdengar eehh ade kamu lucu banget liat deh.. Yaa Allaaaaahh..

Beberapa kesan ananda terucap saat di kelas. Alhamdulilah, semoga dapat menunaikan berbagai tugas lain dengan baik, lancar, dan gembira; serta bermanfaat dunia-akhirat ya, Nak..  Aamiin Yaa Robbal ‘aalamiin.

KELAS TEMATIK JUARA 1 DKI & 10 BESAR NASIONAL OLIEMPADE MATEMATIKA

Olimpiade Matematika (OPTIKA) 2017
Di awal tahun pelajaran ini ABaTa mengikuti kegiatan Olimpiade Matematika yang diadakan oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang berlangsung dari tanggal 16 September – 1 Oktober 2017. Untuk tingkat SD/Mi  diikuti oleh 13 wilayah dengan jumlah 420 regu. ABaTa  yang termasuk wilayah I bersaing dengan 66 sekolah, dan  alhamdulillah ABaTa masuk ke babak penyisihan wilayah dengan peringkat pertama.  Juara pertama DKI Jakarta.
Seleksi  yang harus dilalui berikutnya  adalah babak penyisihan nasional. Seleksi  ini tersaring menjadi 10 regu.  Masya Allah, perjuangan anak-anak Abata, sampai masuk ke Semi Final! Sungguh, hal yang tidak mudah!  Namun akhirnya harus terhenti di semi final dengan peringkat ke 8 Nasional di Olimpiade Matematika.

Alhamdulillah.. Barakallah buat kakak Rayhan, Fahrana dan Bunga.

    

Setelah berjuang melalui beberapa seleksi dan akhirnya terhenti di semi final. Menjadi Juara ke 8 Nasional di Olimpiade Matematika bukan hal yang mudah.

Sungguh, kalian sudah mendapatkan pengalaman baru yang kan membuat diri lebih bersemangat dan bisa menunjukkan BINTANG yang bersinar. Semoga menjadi motivasi untuk terus berprestasi di masa depan. GO GO GO! Reach your dream and shine bright like a STAR !!!

         

 

        

   

By : Unun Pratiwi

#SD_EXISS_ABATA

#LECOLA2017

 

Mempelajari Rangka Manusia

Senin, 4 September 2017, siswa/i kelas 4 SDIT Abata melakukan percobaan pelajaran IPA selama sepekan, yakni mempelajari sistem rangka manusia. Mulai dari hari senin, dijelaskan oleh wali kelas masing-masing dan menonton video tentang sistem rangka, dan dilanjutkan dengan membuat gambar rangka di kertas karton pada hari selasa, siswa/i dibentuk 4 kelompok, dengan 5-6 orang  setiap kelompoknya. Mereka diminta untuk membawa karton, gunting, lem, kardus dan spidol warna hitam, biru dan merah.  Hari Selasa adalah saatnya mereka membuat gambar diatas karton dengan sebelumnya gambar contoh rangka sudah dberikan dengan kertas hvs pada tiap kelompok untuk dicontoh. Setelah selesai menggambar, siswa dminta menebalkan gambar mereka dengan spidol warna-warni. Rangka yang terbagi menjadi 3 bagian, yaitu rangka kepala/tengkorak (warna biru), rangka badan (warna hitam) dan rangka anggota gerak atas-bawah (warna merah), maka hal ini dapat digunakan untuk siswa/i lebih memahami bagian-bagian rangka. Selain itu, setiap kelompok, dibagi-bagi tugasnya dalam menggambar rangka, ada siswa yang menggambar rangka kepala, rangka badan dan rangka anggota gerak. Sehingga masing-masing mendapatkan tugas menggambar. Selesai menggambar dan menebalkan dengan spidol, kemudian dilanjutkan pada hari rabu, 6 september 2017 untuk rangkaian gambar-gambar tersebut di tempel di kardus dan di potong polanya mengikuti gambar di kertas.

Selesai di potong dari kardus, maka bagian-bagian rangka tersebut disatukan dengan cara di jahit bagian pinggir-pinggirnya dengan jarum dan benang wol, sehingga terlihat seperti wayang yang dapat digerakan bagian anggota geraknya. Hari kamis, 7 September, siswa/I membawa laptop untuk membuat report atau hasil dari mempelajari rangka, mereka membuat power point masing-masing mengenai pengertian rangka, bagian rangka, penegertian sendi dan bagian-bagian sendi yang sudah dipelajari serta membuat animasi dari ppt tersebut. Hasil dari rangkaian belajar mereka sepekan, di presentasikan di depan kelas secara indvidu, agar siswa memiliki pengalaman meceritakan ingatannya kembali mengenai rangka kepada teman-temannya. Hal ini baik untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan membuat materi tersebut melekat pada setiap siswa/i. Belajar IPA sungguh menyenangkan. Nantikan percobaan

percobaan kami selanjutnya yaa…

Segarnyaaa Sop Buah buatan kelas 2

Subhanallah, cuaca di bulan September ini panasnya lumayan menyengat. Panas-panas begini pasti inginnya minum yang segar-segar, misalnya saja sop buah. Pas sekali bukan, sop buah yang manis dan segar sangat cocok disajikan saat cuaca panas seperti sekarang. Bagaimana ya cara membuat sop buah? Kira-kira siswa-siswi kelas 2 SD EXISS ABATA kesulitan tidak ya dalam membuatnya? Kalau sop buahnya mereka jual juga akan laku tidak ya? Yuk baca sampai habis artikel ini!

Siswa-siswi kelas 2 EXISS ABATA sangat excited loh ketika tahu bahwa kegiatan mereka diminggu ini membuat sop buah. Karakter yang diharapkan muncul dalam kegiatan tersebut adalah karakter planning skill. Nantinya siswa-siswi kelas 2 EXISS ABATA akan belajar bagaimana cara membuat sop buah, dan selain dikonsumsi oleh mereka sendiri, siswa-siswi kelas 2 EXISS ABATA akan belajar untuk menjual produk yang mereka sudah buat. Nantinya hasil dari penjualan sop buah ini akan disumbangkan untuk santunan anak yatim dan pengungsi Rohingya loh.

Siswa-siswi kelas 2 EXISS ABATA di tema minggu sebelumnya sudah belajar membuat brosur promosi. Brosur promosi yang mereka buat tentunya tentang sop buah yang berhubungan dengan tema selanjutnya. Tahap planning di hari Selasa, siswa-siswi membagi-bagi tugas. Ada yang tugasnya print-out brosur promosi mereka, ada juga yang tugasnya menempelkan brosur-brosur tersebut di lingkungan sekitar sekolah. Tujuannya agar semua orang di lingkungan sekolah bisa mengetahui bahwa siswa-siswi kelas 2 akan berjualan sop buah. Siapa tau, banyak peminat yang tertarik untuk membeli sop buah kami setelah melihat brosur-brosur promosi yang ditempelkan.

Rabu, 13 September 2017, setelah pembelajaran Al-Quran, tahap action membuat sop buah mulai dilakukan. Semua siswa-siswi kelas 2 terlibat langsung dari awal proses pembuatan seperti membersihkan dan memotong-motong buah-buahan, sampai mencampurkan seluruh bahan-bahan sop buah tersebut ke dalam wadah besar. Mereka sangat antusias loh, suasana kelas penuh dengan keceriaan siswa-siswi yang saling sahut menyahut bekerjasama saat pembuatan sop buah. Wah, sudah masuk jam istirahat nih. Siswa-siswi tiap kelompoknya membagi dua tugas, ada yang bertugas menyajikan sop buah ke dalam gelas cup, ada juga yang bertugas menjajakan sop buah di meja depan kelas untuk dijual. Mereka bergantian melakukan tugas-tugas tersebut, agar semuanya bisa merasakan bagaimana euforia dari tiap-tiap tugas yang mereka kerjakan. Benar-benar diluar dugaan, sop buah yang siswa-siswi jajakan ludes terjual hanya dalam waktu kurang dari 10 menit. Sop buah yang dijual hanya 10-15 cup saja per kelompoknya. Siswa-siswipun lanjut mencicipi sop buah yang mereka buat. Pantas saja sop buahnya laris manis, tampilannya yang menarik dan rasanya enaaak juga sangat menyegarkan, mungkin karena hal ini yang membuat semua warga sekolah sangat antusias membeli produk yang dijual oleh siswa-siswi kelas 2. Uang yang terkumpul dari hasil penjualan sop buah ditiap kelompoknya dikumpulkan kembali untuk disumbangkan seluruhnya ke panitia Muharram. Uang tersebut akan digunakan untuk santunan anak yatim dan pengungsi Rohingya yang akan diserahkan pekan depan saat tema Muharram.

Setelah kemarin merasakan euforia membuat dan menjual sop buah, di hari Kamis ini siswa-siswi kelas 2 EXISS ABATA membuat report mengenai semua kegiatan yang sudah mereka lakukan di tema sop buah ini. Report yang mereka buat dikerjakan per kelompok sesuai dengan kelompok saat kemarin action. Report ditulis di selembar karton. Semua siswa-siswi menuliskan report sesuai tugas yang sudah dibagi sesuai kesepakatan per kelompoknya.

Di hari Jumat, tahapan yang harus dilalui siswa-siswi dalam akhir pembelajaran tematik adalah tahap presentasi. Tiap kelompok harus mempresentasikan report yang sudah mereka buat kemarin. Semua kelompok diharuskan mempresentasikan laporannya dan memberikan kesempatan kepada kelompok lainnya untuk bertanya mengenai hasil report yang mereka bacakan.

Inilah rangkaian kegiatan tematik kelas 2 SD EXISS ABATA dengan tema sop buah. Walau masih kelas 2 SD, alhamdulillah karakter planning skill kami sudah mulai dilatih. Kami jadi tau sekarang, ternyata selain bisa dikonsumsi langsung, buah-buahan yang begitu banyak manfaatnya ini, jika diolah semenarik mungkin bisa jadi minuman yang enak, segar, dan bernilai jual juga ya, apalagi dalam keadaaan cuaca yang sedang panas seperti sekarang, sop buah kami laris maniiiiisss.

 

Semarak Tahun Baru Hijriyah SD Exiss Abata

Penentuan Awal Muharom diawali dengan peristiwa penting ummat islam di zaman nabi Muhammad SAW. Hijrah dari Mekkah ke Madinah. Dinamakan Muharom karena termasuk dalam bulan yang diharamkan (bulan suci).

Sabda Nabi SAW :

Hai manusia, sesungguhnya zaman itu berputar, keadaan zaman pada hari ini sama dengan keadaannya ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Dan sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, empat bulan di antaranya ialah bulan-bulan haram (suci); yang pertama ialah Rajab Mudar yang jatuh di antara bulan Jumada dan Sya’ban. lalu Zul Qa’dah, Zul Hijjah, dan Muharram.

Melihat begitu pentingnya sejarah awal penentuan awal Muharom, hari ini SD Exiss Abata sebagaiamana tahun-tahun sebelumnya ikut menyemarakkan awal tahun hijriyah dengan kegiatan-kegiatan yang insyaAllah menjadikan diri kita menjadi lebih baik lagi.

Kegiatan di mulai pada jam 08.00 pagi hari dengan hafalan surat oleh ananda Rayhan dari kelas VI. Dilanjut sambutan Kepala Sekolah SD Exiss Abata Ust. Encep Sopyan Sori. Dalam sambutannya, beliau menuturkan bahwa perpindahan tahun merupakan awal perpindahan diri kita menjadi yang lebih baik. Layaknya penentuan  awal Muharom, saat ini kitapun sebagai insan yang mengaku ummatnya nabi Muhammad, sudah sepantasnya mengikuti hijrahnya beliau. Apa itu hijrah? Hijrah berarti perpindahan. Hijrahnya Nabi disimbolkan sebagai perpindahan menuju kondisi yang lebih baik.

Kemudian diikuti penampilan-penampilan dari perwakilan kelas, diantaranya ceramah dan menyanyi. Yang menarik adalah kegiatan mendongeng yang kali ini diisi oleh kak Garry dan kak Rezky dari MDI (Management Dongeng Inspiratif). Anak-anak dibuat kagum dengan kepiawaian kakak-kakak dalam menirukan suara, suara kambing, kuda dan suara si populer “jarwo” dalam serial kartun adit dan sopo jarwo. Ada boneka Dudu, boneka kesayangan kak Garry. Boneka yang sukses membuat penonton terpingkal-pingkal.

Dongeng sesi kedua bertemakan tentang saudara-saudara kita dari Rohingya, penggambaran yang lugas akan kondisi mereka oleh kakak-kakak membuat kita sadar bahwa betapa luar biasanya nikmat kita, yang saat ini dengan aman dan nyaman menikmati kehidupan kita disini. Bentuk syukur atas nikmat itu pula, pada hari ini panitia mewadahi penggalangan bantuan untuk saudara-saudara kita di Rohingya.

Berlanjut ke acara inti hari ini, acara santunan untuk anak yatim. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh ketua RW kepada pada anak yatim. Pukul 10.20 tepat acara ditutup dengan doa oleh Ust. Abdusshomad Al hafidz.

Pelajaran penting di hari besar ini adalah bahwa hijrah secara maknawi relevan di waktu dan tempat manapun. Bahwa semangat hijrah yang dicontohkan oleh Nabiyullah Muhammad SAW semestinya kita terapkan dalam kehidupan kita saat ini. Dari Jahiliyah menuju Keislaman. Dari yang durhaka menjadi taat. Dari yang malas-malasan menjadi semangat. Dari yang yang tidak peduli menjadi empati.

Wallahu a’lam bisshawaab

1 2 3 4 6