Category Archives: Headline

Pengungsi dari Palestina sekolah di SD Exiss ABATA

Alhamdulillaah, pada hari Senin, 8 Januari 2018, cevitas Exiss ABATA kedatangan tamu dari pengungsi Palestina. Kami sambut dengan gembira dan penuh penghormatan. “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hormatilah tamu”. Mereka berniat memasukan putra-putri di SD Exiss ABATA. Setelah melalui proses Penerimaan Murid Baru, yang siap untuk menjadi murid ABATA hanya 1 orang, bernama Ahmad. Ahmad di berikan kemudahan masuk menjadi murid baru kelas 4 SD Exiss Abata. Yayasan ABACU memberikan keringanan biaya SPP, bebas uang Pangkal dan subsidi 50% uang pendidikan. Yayasan ABACU bekerja sama dengan ormas Sapa Islam memberikan biaya untuk uang pendidikan dan bahan ajar, serta seragam. Orang tua murid yang bersedia membantu biaya SPP pengungsi Palestina kami sangat berterima kasih.

3 murid SD Exiss ABATA meraih MERIT PRICE di Olimpiade Matematika Internasional

Kedah-Malaysia — Tim Olimpiade Matematika Klinik Pendidikan MIPA (KPM) kembali menorehkan prestasi pada ajang Challenge for Future Mathematicians’ ke-4 pada tanggal 08 s.d. 11 Desember 2017 di Sungai Petani, Kedah, Malaysia. Pada CFM ke-4 tahun 2017 ini, Tim Klinik Pendidikan MIPA (KPM) berhasil meraih 2 medali perak, 9 medali perunggu, 13 Merit, 1 trofi 1st Runner Up Team. Sebuah prestasi yang patut disyukuri karena pada kali ini KPM banyak menurunkan komposisi tim dari peserta pemula yang baru pertama kali ikut ambil bagian di ajang CFM ini. Prestasi anak-anak Indonesia di kompetisi CFM ini dapat memberikan motivasi yang lebih bagi murid untuk bisa meningkatkan prestasi pada kompetisi dengan tingkat yang lebih tinggi di kancah kompetisi matematika internasional lainnya.

Challenge for Future Mathematicians’ (CFM) ke-4 merupakan kompetisi tahunan yang diperuntukkan bagi murid pemula di tingkat internasional karena soal yang disajikan merupakan soal yang sangat mendasar dan tapi membutuhkan penalaran yang diperlukan oleh setiap siswa pemula untuk mendapatkan pengalaman sebagai persiapan mereka untuk melangkah ke kompetisi dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi.

Alhamdulillaah SD EXISS ABATA terpilih oleh Tim KPM untuk ikut Challenge for Future Mathematicians’ (CFM) ke-4. Tiga orang murid SD EXISS ABATA meraih MARIT PRICE di ajang CFM. Berikut adalah data capaian Tim KPM pada CFM ke-4 di Sungai Petani, Kedah, Malaysia:

Peraih Medali Perak

  • Farel Zakwan Andarya (Upper Primary) SDN Cibatok 03 Bogor
  • Novelya Putri Ramadhani (Junior) SMP Athirah 1 Makassar

 

Peraih Medali Perunggu

  • Andi Fayyaz Rizq (Middle Primary) SD Islam Athirah Makassar 
  • Audwi Putri Revania (Upper Primary) SD Islam Athirah 1 Makassar
  • Abdul Ghani Afandy (Upper Primary) SD Islam Athirah Makassar
  • Gregory Edward Suryawan (Upper Primary) SDK Tunas Daud Mataram
  • Najwa Kahani Fatima (Upper Primary) SD Islamic International School PSM Kediri
  • Muhammad Saddam Prakasa Ramadhan (Upper Primary) SD Al Jannah Islamic School Jakarta
  • Kanaya Shafi Azzahra (Junior) SMP Islam Athirah 2 Makassar
  • Dzubyan Ilman Ramadhan (Junior) SMPIT Al Ibrah Gresik
  • Farhan Nafis Rayhan (Junior) SMPI Al Azhar 19 Cibubur Jakarta

Peraih Merit

  • Hafidz Ghaisan Almahiri (Middle Primary) SDN Polisi 1 Bogor
  • Muhammad Haidar Sutan (Middle Primary) SDIT Al Muhajirin
  • Brendanty Ghumaisa Artalia (Middle Primary) SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama Bekasi
  • Halaawah Bilqis Athifah (Upper Primary) SDIT At Taufiq Depok
  • Kenzie Caesar Mahardika (Upper Primary) SD Islam Al Azhar 20 Cibubur, Jakarta
  • Nurul Ilmi Hasanah (Upper Primary) SD Polisi 4 Bogor
  • Fahrana Zarifa Walljismi (Upper Primary) SD EXISS ABATA
  • Muhammad Rayhan Khayrul Amri (Upper Primary) SD EXISS ABATA
  • Raihana Bunga Syareefa Setiawan (Upper Primary) SD EXISS ABATA
  • Abid Humam Rusydan (Junior) SMP Al Hikmah Surabaya
  • Hana Azizah (Junior) SMP Negeri 1 Surabaya
  • Maulana M Akbar Aldizar MTSN 1 Kota Tangerang
  • Raja Fahd Saefudin MTsN Tambakberas Jombang

 

Peraih Penghargaan 1st Runner Up Team

  • Audwi Putri Revania (Upper Primary) SD Islam Athirah 1 Makassar
  • Farel Zakwan Andarya (Upper Primary) SDN Cibatok 03
  • Gregory Edward Suryawan (Upper Primary) SDK Tunas Daud Mataram
  • Fahrana Zarifa Walljismi (Upper Primary) SD EXISS ABATA

SD EXISS ABATA Juara 1 lagi, Olimpiade Matematika.

Sungguh Islam menempatkan posisi spesial bagi orang-orang yang berilmu, dengan ditinggikannya derajat mereka para pemburu ilmu di sisi Allah SWT. Ini berbanding lurus dengan anugerah yang diberikan kepada kita manusia berupa akal. Dengan akalnya manusia mempunyai tanggung jawab lebih atasnya. Akal bukankah aksesoris semata yang diletakkan ke dalam kepala kita, sadar ataau tidak segala fasilitas yang diberikan oleh Allah nantinya akan dimintai pertanggungjawabnya di hari pembalasan. Dengan akal kita mestinya tahu mana yang disyariatkan dan mana yang harusnya kita tinggalkan.

Produk sukses dari sebuah akal adalah lahirnya manusia-manusia pembelajar yang selalu haus akan ilmu. Produk yang seharusnya ditanamkan oleh kita umat muslim sejak dini, jelas dalam ajaran kita posisi ilmu adalah sebelum amal. Ia merupakan syarat sahnya sebuah amalan.

Dalam kitab shahihnya, Imam Bukhari mengatakan:

بَابٌ العِلمُ قَبلَ القَولِ وَالعَمَلِ

“Bab: Ilmu sebelum ucapan dan perbuatan”

Begitu pentingya arti ilmu bagi islam sehingga menempatkannya bahkan sebelum kita beramal. Dengan ilmu pula menyadarkan kita betapa kerdilnya kita di mata Allah SWT. Betapa tak ada artinya kita tanpa kemahakuasaaNya. Maka dari sini kita ambil kesimpulan bahwa satu-satunya tujuan penciptaan manusia tidak lain agar kita patuh dan tunduk kepadanya. Beribadah hanya kepadaNya. Beramal hanya karenaNya. Lalu amalan yang seperti apa yang lebih dicintai oleh Allah?

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang terbaik amalannya. “

Benar, Allah tidak menuntut kita untuk melakukan banyak hal. Kita hanya perlu melakukan yang terbaik dari usaha kita. Bahkan nabi Muhammad SAW selalu mencontohkan kepada kita tentang pentingnya amalan terbaik. Usaha terbaik. Prestasi terbaik. Ibadah terbaik. Sebuah riwayat menceritakan, bahwa kaki Nabi Saw sampai bengkak karena lamanya beliau melaksanakan shalat malam. Konsep ihsan yang dinyatakan Nabi Saw sebagai “engkau mengabdi kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya, jika engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihat engkau”, mengisyaratkan bahwa umat Islam harus berbuat yang terbaik dalam pengabdiannya kepada Allah. Sebab ihsân, yang secara harfiah berarti “berbuat baik”, mengandung ajaran tentang penghayatan akan ke-Mahahadiran Allah dalam hidup, melalui penghayatan diri sebagai sedang menghadap dan berada di depan hadirat-Nya ketika beribadah. Pada saat demikian, maka ibadah (dalam arti sempit maupun dalam arti luas) akan diupayakan sebaik mungkin, bahkan bila perlu yang terbaik. Ini berarti, ihsân mengajarkan tentang hidup yang berkualitas dan memiliki nilai keunggulan (prestasi).

Konsep ihsan dan ahsanu amalaa inilah yang menjadi landasan SD Exiss Abata dalam mewujudkan cita-citanya melahirkan generasi yang sholeh, cerdas, terampil dan sehat. Kesadaran akan pentingnya generasi terbaik cukup beralasan jika SD Exiss Abata melakukan usaha terbaiknya pula. Tak bisa dipungkiri bahwa bimbingan ikhlas para pendidik SD Exiss Abata tanpa henti merupakan harga mutlak yang harus ditempuh demi menghasilkan potensi-potensi terbaik siswa.

Alhamdulillah atas kesabaran dan konsistensi para guru tepat tanggal 25 November 2017 lalu, siswa dan siswi SD Exiss Abata berkesempatan mengasah kemampuan mereka di bidang Matematika. Adalah rayhan, Bunga, dan Fahrana siswa kelas 6 serta Reifan dan Aiman perwakilan dari kelas 5. unjuk kemampuan pada perlombaan bertajuk “Olimpiade Matematika III (Odema III) 2017 Tingkat SD/MI Rekanan” bertempat di Ponpes Fathan Mubina.

Atas izin Allah dari perwakilan SD Exiss Abata, dua diantaranaya meraih juara. Ananda Rahyan yang menduduki juara 1 dan Ananda Farhana yang meraih juara harapan 1. Merupakan sebuah kebahagiaan karena dari sini kita dapat melihat kesungguhan civitas akademika SD Exiss Abata dalam mewujudkan visi dan misinya.

    

Terakhir, semoga perlombaan ini bukanlah akhir baik bagi SD Exiss Abata maupun Ananda Rayhan, Bunga dan Farhana untuk terus memberikan usaha terbaiknya.

Wallahu A’lam Bishshawab.

 

 

Membuat Es Kelapa Muda Kelas 1

Pada pekan ke-4 Nopember 2017 murid Kelas 1 Exiss ABATA melaksanakan Tematik BCT yaitu Business and Carieer Thematic yang dikemas dalam pembinaan karakter Creativity pada proyek Membuat Es Kelapa Muda. Persiapan proyek dimulai dengan Weekly Plan dengan catatan informasi yang perlu dibawa murid pada hari Senin.

Hari Senin, 20 Nopember  2017 murid melaksanakan tahapan Introduction. Murid mengamati slide untuk mengeksplor tentang pohon kelapa. Mengeksplor tentang keistimewaan pohon kelapa, bagian-bagiannya, dan berbagai manfaatnya. Murid menonton video-video tentang membuat es kelapa muda. Murid menyebutkan kegiatan yang dilakukan dalam tayangan. Murid menyebutkan benda-benda dalam video yang berbentuk bangun ruang. Murid mengelompokkan bangun ruang yang tersaji dalam video (Matematika).

Hari Selasa, 21 Nopember 2017 murid melaksanakan tahapan Planning. Murid dengan bimbingan wali kelas membicarakan rencana kegiatan membuat es kelapa muda. Murid menyebutkan alat dan bahan membuat es kelapa berdasarkan pengalamannya. Murid menyebutkan kembali alat dan bahan sesuai gambar yang ditampilkan slide. Murid membaca lancar teks urutan kegiatan dan tata tertib membuat es kelapa muda, dengan jeda dan suku kata serta huruf (Bahasa Indonesia).

Hari Rabu, 22 Nopember 2017 murid melaksanakan tahapan Action. Murid bersama guru menyebutkan kembali urutan kegiatan dan tata tertib membuat es kelapa muda. Murid bersama guru membicarakan bahwa membuat es kelapa muda termasuk perbuatan baik, misalnya untuk bersyukur kepada Allah. Allah SWT akan menambah nikmat bila kita melaksanakan perintahnya diantaranya  syahadat, sholat, berzakat, berpuasa, dan menunaikan haji bila mampu. Murid menyebutkan Rukun Islam dengan bantuan tepuk Rukun Islam (PAI). Murid dengan bimbingan guru menyebutkan perbuatan baik yang lain dan berbuat baik itu sangat diutamakan sesuai Hadits Nabi SAW tentang “Keutamaan Berbuat Baik” (HR. At Tirmidzi).

Hari Kamis, 23 Nopember 2017 murid melaksanakan tahapan Report. Murid dan guru membicarakan bahwa membuat es kelapa muda bisa dilakukan di rumah bersama anggota keluarga. Murid dengan bimbingan guru menyebutkan anggota keluarga dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Murid secara kelompok menulis di lembar karton laporan kegiatan membuat es kelapa muda; dengan iringan musik instrument lagu nasional dan lainnya. Kelas ramai dan meriah. Murid dalam kelompok riuh membagi tugas untuk menulis judul besar, tanggal, tujuan proyek, alat dan bahan yang digunakan, langkah pembuatan, kesimpulan bermotivasi, dan created by. Murid dipersilahkan menghias laporan dengan berbagai gambar tentang es kelapa muda. Kelas tambah ramai membicarakan aku mau menggambar ini.. aku gambar ini..

Hari Jum’at, 22 September 2017 murid melaksanakan tahapan Presentasi. Murid duduk berkelompok putra dan kelompok putri. Murid secara bergantian menjadi kelompok presenter dan kelompok penyimak. Murid perwakilan (c.q bergiliran) terlihat sangat antusias saat bertugas menjadi petugas merekam presentasi; duduk di kursi merekam dengan camera kelas sambil senyum lebar dan tertawa tanpa suara. Presentasi dilakukan di depan kelas dengan bantuan teks pada slide: Assalamu ‘alaikum wr.wb.. Kami dari kelompok __ terdiri dari (murid menyebutkan nama masing-masing bergantian dengan gaya) akan mempresentasikan proyek Membuat Es Kelapa Muda. Proyek ini bertujuan __. Alat dan bahan yang kami gunakan antara lain __. Tahapannya adalah __. Demikian presentasi kami, apakah teman-teman ada yang ingin bertanya? Silahkan __ (perwakilan kelompok penyimak). Terimakasih atas pertanyaannya. (Presenter membuat lingkaran untuk diskusi menyamakan kalimat jawaban yang akan diucapkan bersama-sama).

Jawabannya adalah __. Bila tidak ada yang bertanya lagi, kami tutup presentasi ini, terimakasih atas perhatiannya, wassalamu ‘alaikum wr.wb.. Murid mendapat reward tepuk tangan bersama, kata hebat, ekspresi sangat senang dan memuji, dan/atau memberikan isyarat ibu jari, setelah presentasi. Sebagian murid tampil presentasi dengan gerakan gaya, sebagian berdiri tegap, sebagian bersuara lantang, dan sebagian kurang terdengar. Beberapa murid penyimak ikut bersuara bersamaan presenter ataupun mendahului; sepertinya mulai hafal dengan kalimat-kalimat yang diucapkan dalam presentasi rutin.

Untuk menutup proyek Es Kelapa Muda ini, murid menjawab pertanyaan guru bahwa murid bisa dan merasa senang melaksanakan proyek ini. Beberapa murid dengan antusias berkeinginan membuat es di rumah bersama Bundanya. Semoga bermanfaat dunia akhirat ya, Nak.. Aamiin Yaa Robbal ‘aalamiin.

Kemping kelas 1

Alhamdulillah kemping perdana bagi ananda kelas 1 sudah dilaksanakan. Kegiatan berjalan lancar dan sukses.

Karena masih perkenalan tentang apa itu kemping, lokasi kemping dipilih yang masih didalam kota, tempatnya nyaman, rindang dan cukup sejuk udaranya. Buni Ropes Camp nama tempatnya.

Persiapan kemping cukup banyak, apalagi kemping ini adalah kemping pertama. Yang terpenting kami siapkan kemandirian dan keberanian murid-murid kelas satu untuk mengikuti kemping. Kesiapan ayah bunda untuk ikhlas dan percaya melepas ananda tersayang untuk kemping juga sangat diperlukan. Alhamdulillah semua bisa dilakukan dengan baik.

Di belakang murid-murid yang semangat ikut kemping ada kekuatan  doa dari para ayah bunda juga doa dari ustad ustadzah. Menyamakan visi dan misi bahwa tujuan kemping adalah melatih kemandirian ananda.

Kami sampai dilokasi jam 09.00 pagi, istirahat, dhuha dan memulai games games seru juga outbound. Setelah semua games dan outbound selesai kami ishoma dan dilanjutkan membereskan perlengkapan pribadi dan kelompok ke tenda masing masing. Murid-murid kelihatan antusias sekali, kami para ustad ustadzah juga semangat memotivasi murid-murid.

Kegiatan dilanjutkan dengan berenang,,,yeeeaaaa…

Selesai berenang kami membereskan barang-barang dan menjemur handuk secara mandiri, lalu kami bersiap sholat Ashar berjamaah.

Setelah sholat ashar kami murojaah surat surat pendek dan dilanjutkan dengan latihan yel-yel.

Sampai tiba waktu sholat Maghrib semua murid bersiap sholat berjamaah, dilanjutkan murojaah dan makan malam. Setelah makan malam kami sholat Isya berjamaah.

Selanjutnya adalah acara api unggun, dan penampilan yel-yel dari semua murid,,,waah serunya acara api unggun dan yel yel. Sampai acara selesai dan tibalah saatnya semua murid bersih diri dan bersiap mengarungi lautan mimpi.

Murid-murid dibangunkan jam 03.00 wib dinihari, untuk bersiap qiyamulail dilanjutkan subuh berjamaah dan olahraga pagi.

Setelah olahraga pagi murid-murid bersih diri dilanjutkan sarapan pagi dan presentasi singkat kemping.

Akhirnya berakhir semua rangkaian kegiatan kemping 1, kami bersiap pulang kembali ke sekolah tercinta. Alhamdulillah

Di Setiap Pertemuan Pasti Ada Perpisahan

Kegiatan tasyakuran adalah kegiatan rutinitas  siswa/i sebelum meninggalkan sekolah tercinta yaitu SD EXISS ABATA. 6 ( enam) tahun lamanya siswa/i attention belajar di sekolah A BA TA tercinta dengan penuh suka dan cita. Banyak kenangan yang mereka lalui dari kelas 1 s.d. 6 bersama teman sejawat dan para ustadz/ustadzah. Tak mudah bagi kami melupakan kenangan ini, di dalam perjalanan hidup ini banyak orang yang datang dan pergi. Ada yang melintas dalam segmen singkat, namun membekas keras. Ada yang telah lama berjalan beiringan, tetapi tak disadari arti kehadirannya. Ada yang datang pergi begitu saja seolah tak pernah ada. Semua orang yang pernah singgah dalam hidup kita bagaikan kepingan puzzle yang saling melengkapi dan membentuk sebuah gambaran kehidupan. Akan tetapi kita harus tetap bergerak, menatap dan meraih masa depan dengan setinggi langit.

Seiringnya waktu, tibalah waktu latihan siswa/i untuk memberikan penampilan yang terbaik didepan orangtua attention dan tamu undangan. Akan tetapi, dalam menuju penampilan yang luar biasa, siswa/i attention tidak mudah dalam menjalankan latihan ini. Mereka harus berjuang dalam mencurahkan tenaga, waktu, dan pikiran untuk melakukan latihan dengan waktu yang singkat. Mereka harus berlatih dalam waktu 1 pekan sekali selama 2 bulan (terhitung mulai awal April – pertengahan Mei) dengan rangkaian penampilan yang padat dan di barengi oleh KBM yang harus dituntaskan dengan baik serta mendapatkan hasil yang baik pula. Mereka di latih oleh para walas kelas VI di bantu oleh tim acara dari ustadz/ustadzah. Siswa/i attention melakukan latihan dengan antusias, mereka ingin memberikan penampilan terbaik walaupun terkadang mereka melakukan latihan dengan ketidakseriusannya dan mulai jenuh.

Sebelum tiba waktunya, siswa/i attention melakukan gladi resik di sekolah agar mereka tidak kaget ketika acara berlangsung. Tiba waktunya, siswa/i attention memberikan penampilan di depan orangtua siswa/i attention dan tamu undangan. Dengan waktu yang singkat siswa/i attention dapat memberikan penampilan yang luar biasa dan penuh mengharunkan. Ini adalah kenangan-kenangan siswa/i attention.

Akhir pesan kami untuk ustadz/ustadzah tercinta yang selalu dalam lindungan Allah SWT.

Bertemu denganmu adalah takdir…

Menjadi temanmu adalah pilihan

Bersahabat denganmu adalah sebuah kesempatan

dan menjadi saudaramu adalah sebuah kebahagiaan…

Rabb, Terimakasih, selama perjalanan hidup ini kami dipertemukan dengan banyak orang-orang baik dengan diberikan ilmu-ilmu yang bermanfaat.

Bertemu karna Allah, maka berpisahpun karna Allah. Karna Ia telah menyelipkan perasaan cinta di antara kedua momen itu, hingga tersemailah sebuah rasa persaudaraan, yaitu mencintai karna Allah

Jadilah Tim Sar Sejati, Pantang Pulang Demi Menyelamatkan Jiwa Manusia…

Setelah 2 ½ bulan setengah menjalankan rangkaian KBM di kelas 3, akhirnya Tema yang dinantikan siswa/i A BA TA datang juga yaitu “ Tim sar, yang mana tema ini paling populer dan menyenangkan oleh siswa/i A BA TA karena tema ini bertujuan untuk menyelamatkan jiwa manusia dalam mencari korban di darat, laut, dan udara. Di tema siswa/i di ajarkan kegiatan yang berhubungan Tim Sar, siswa/i diperkenalkan dengan contoh-contoh bencana, cara mengatasi gempa, cara melakukan tindakan ketika ada korban mengalami luka, contoh perlengkapan P3K, membuat tandu, melakukan water rescue serta kegiatan berenang bersama-sama dengan teman di kelas 3 dan kakak kelas 4 dengan tujuan siswa/i dapat menjadi penyelamat sejati dalam menyelamatkan jiwa manusia.

Setiap tahunnya murid-murid SD EXISS ABATA selalu mengeksperikan gaya dan kemampuannya dalam melakukan simulasi dari pos 1 s.d. 5. Kami meminta kepada seluruh murid untuk bereksperi dalam semua kegiatan simulasi Tim sar dengan baik dan benar. kami save foto-foto kegiatan tersebut di dalam folder kegiatan kelas 3 untuk dijadikan sebagai kenangan terindah. Ada juga yang meletakkan di facebook dan instragram.

Di awal pembelajaran, guru bertanya kepada murid mengenai contoh bencana di darat, laut, hutan, udara, dll.  Siswa/i pun antusias menjawabnya. Seperti ada seseorang yang menjawab contoh darat yaitu banjir dan tanah longsor, lalu ada yang menjawab contoh bencana laut yaitu kapal laut terbakar dan tsunami, ada juga yang menjawab kecelakaan pesawat terbang yang jatuh ke laut. Baik teman-teman, jawaban kalian semua betul. Dan banyak lagi contoh bencana yang lain yang belum tidak sebutkan. Banyak dari siswa/i yang mengeksperikan wajahnya dengan wajah sedih ketika melihat foto-foto tim sar ketika mengangkat korban yang tertimbun di tanah, mengangkat korban dari laut serta mengangkut korban kertika banjir dari rumahnya dengan perahu karet. Sebelum memulai melakukan simulasi dan kegiatan Tim Sar, guru memberikan penjelasan mengenai apa itu Tim Sar, tujuan tim sar, sebutkan macam-macam bencana, contoh dan dampak dari bencana, apa itu patah tulang, apa itu P3K, apa itu tandu serta water rescue.  Kemudian memberikan berbagai inspirasi pengetahuan dengan melakukan tahap intro.  Kami kelas 3 akan melakukan kegitan Tim Sar di KMC dengan langsung terjun ke lapangan dengan profesi yang nyata. Berbagai macam kegiatan dari pos 1 s,d, 5 lengkap dengan atributnya. Siswa/i senang mengdengar ketika akan tema Tim Sar, walaupun di kelas 1 , 2, dan 3 mereka sudah pernah ke sana. Di hari Selasa, guru memeriksa perlengkapan murid, lalu memberikan instruksi atau menjadwalkan kegiatan yang akan dilakukan selama di KMC dari pos 1 s.d. 5. Di hari Rabu melakukan simulasi agar ketika harinya siswa/i tidak bingung dalam melakukan kegitan tersebut. Tibanya harinya, kegiatan action dimulai, wajah murid-murid makin senang karena akan melakukan Tim Sar. Sesampainya di TKP, siswa/i berbaris perkelompok di lapangan lalu menuju pos sesuai alur yang didampingi oleh pendamping.

 

 

Di pos I siswa/i melakukan simulasi gempa.

Pos II siswa/i melakun tindakan patah tulang dengan yel-yel “Aku tau, Aku bisa dan melakukan Pro3x”

Pos III siswa/i melakukan simulasi P3K dengan mengobati korban yang mengalami luka berta, ringan, pingsan, trauma dll dengan yel-yel “Aku tau, Aku bisa dan melakukan Pro3x”

Pos IV siswa/i membuat tandu dan

Pos V siswa/i melakukan water rescue yaitu menyelamatkan korban yang mengalami kedinginan.

Siswa/i melakukan kegiatan ini sesuai alur yang dibuat oleh panitia dengan kelompok  & kelompok lainnya serta pendampingnya. setelah melakukan rangkaian kegiatan sesuai alurnya, siswa/i diperbolehkan berenang  selama 30 menit dengan didampingi oleh pendampingnya. Lalu ISHOMA. Pokoknya seruuuuu dan mengesankan dech!!!.. Jam menunjukkan pukul 13.30, sudah saatnya siswa/i kembali ke sekolah, tapi siswa/i masih betah dan tidak ingin pulang dikarenakan merasa main ingin bermain dan kurang puas.

Pada hari Jumat, kami mulai membuat report dengan alur yang di siswa/i lakukan ketika Tim Sar kemudian mempresentasinya… alhamdulilah berakhirnya tema Tim Sar, semoga dengan adanya tema Tim Sar ini, selalu memotivasi siswa/i agar menjadi manusia yang peduli dengan sesama dalam menghadapi bencana.

 

“Tim Sar Pagi, Pagi, Pagi, Semangat, Allahu Akbar”

 

Pramuka SD EXISS Abata: The Real Champion

Team Champion Abata, merupakan julukan yang biasa kami gunakan untuk menyebut tim inti pramuka SD EXISS Abata. Bukan hanya  sekedar sebutan semata, namun juga merupakan  suatu harapan dan doa.

Pada hari Minggu, 15 Oktober 2017 Team Champion Abata mengikuti Scout Competition yang diselenggarakan oleh SMA Al-Huda Jakarta Barat. Scout Competition di SMA Al-Huda sendiri merupakan kompetisi pramuka dua tahunan yang rutin diadakan. Pada  Scout Competition 2017 ini, SD EXISS Abata mendapat kesempatan untuk bergabung sebagai peserta dan mengirimkan 4 regu. Terdiri dari 2 regu putra yaitu Belalang Kayu I dan Belalang Kayu II serta 2 regu putri Cataliya I dan Cataliya II.

Didampingi oleh pembina serta pelatih, Team Champion Abata tiba di SMA Al-Huda pukul 06.45 WIB. Tepat pukul 07.00 pendaftaran dibuka dan panitia memeriksa persyaratan kelengkapan lomba. Alhamdulillah, keempat regu yang dikirim berhasil melewati verifikasi ulang dan dapat melanjutkan untuk mengikuti lomba.

Scout Competition dimulai dengan apel pembukaan yang dipimpin langsung oleh pemimpin apel pramuka SMA Al-Huda. Sebagai tanda dimulainya acara yaitu disematkannya tanda peserta secara simbolis kepada Ananda Rania Khoirunnisa, siswi kelas 5 SD EXISS Abata yang juga merupakan ketua regu Cataliya I.

Scout Competition terdiri dari berbagai macam lomba antara lain: morse, semaphore, pionering, tali temali, yel-yel, dll. Semua lomba diikuti peregu, kecuali lomba yel-yel. Khusus untuk lomba yel-yel, setiap sekolah hanya diwakili oleh 8 orang yang terdiri dari 4 siswa dan 4 siswi. Yel-yel merupakan pos paling bergengsi untuk diperebutkan setiap kali Scout Competition diadakan. Dari sekitar 30 sekolah yang mengikuti Scout Competition, Team Champion Abata mendapat urutan tampil ke 23.  Saat menampilkan yel-yel Team Champion Abata mengenakan kostum seperti  burung merak untuk putri dan prajurit untuk putra.  Dengan kostum dominan ungu tersebut, Team Champion Abata tampil dengan mantap dan penuh percaya diri.

Tibalah waktunya pengumuman lomba. Alhamdulillah tidak sia-sia usaha keras yang telah dilakukan oleh Team Champion Abata, karena berhasil membawa pulang beberapa piala antara lain: 4 piala tetap regu terbaik Scout Competition 2017, piala juara 2 pos semaphore putra, piala juara 1 tali temali putra, piala juara 3 pos pangkalan putra, piala juara 2 umum regu putra terbaik Scout Competition 2017, piala tetap juara umum yel-yel 2017 serta piala bergilir juara umum yel-yel 2017 (setinggi lebih dari 2 meter).  Setiap proses dan usaha yang disertai oleh doa insya Allah akan memberikan hasil terbaik pula. Semangat untuk Team Champion Abata yang telah berprestasi dan mampu membuktikan bahwa kalian adalah  The Real Champion. Jangan pernah berhenti karena semua ini bukanlah akhir namun merupakan awal yang baik yang harus terus kita jaga hingga generasi pramuka selanjutnya. Pramuka Abata…..MANTAP! (18-10-17)

 

1 2 3 4 7