Category Archives: Headline

Aku Bisa Membuat dan Menjual Sop Buah

Belajar Membuat Sop Buah, Belajar Berwirausaha

 

Proyek kelas 2 di pekan ke-empat bulan September adalah membuat sop buah.  Keterampilan yang dirancang agar membuat  murid SD Exiss Abata dapat mempunyai bekal keterampilan menjadi entrepreneur yang sukses di masa depan. Aamiin

Proyek bermula dengan introduction di hari Senin.  Belajar mengenal  sop buah dan berkenalan dengan semua buah dan teman-teman lain yang ada dalam mangkuk sop buah.  Wah ternyata banyak buah-buahan sehat ya di dalam sop buah, ada apel, buah naga, alpukat, kelengkeng, stroberi, dan teman-teman buah lainnya. Ada juga nata de coco dan daging kelapa muda sebagai pelengkap. Senang sekali bisa mengenal sop buah dan isinya. Bertambah semangat ya untuk segera action karena murid Sd Exiss Abata akan membuat sesuatu yang sehat dan menyegarkan.

Sebelum melangkah ke kegiatan action, murid perlu mengenal dulu langkah-langkah pembuatan sop buah beserta alat dan bahannya pada pembelajaran tahap planning.  Hal ini merupakan tahapan yang penting sebelum action, karena planning merupakan panduan untuk murid dalam proses  membuat sop buah sehingga murid tahu cara membuat sop buah dan bisa melaksanakan action dengan mandiri. Pada tahap planning juga dibuat kelompok kerja, agar murid bisa bersinergi dengan teman-temannya dalam proses pembuatan sop buah. Satu kelompok terdiri dari 6 orang.

Tiba saatnya hari Rabu. yeeey action. Senangnya bisa praktek membuat sop buah di kelas bersama teman-teman, tapi tetap dalam pengawasan ustadz dan ustadzah ya.  Bismillah murid mulai membuat sop buat bersama kelompoknya masing-masing, ada yang bertugas mengerok buah melon dan  buah naga dengan sendok cocktail, ada yang menuang air kelapa beserta daging kelapanya ke dalam baskom, ada  yang menuangkan susu, ada yang menyiapkan gelas plastik dan pekerjaan lain yang semua dilakukan bersama . Senang sekali melihat murid sangat antusias dan bersemangat serta mampu bekerja bersama  tim dengan sangat baik, teamwork  yang baik.

Setelah pengolahan bahan selesai, murid bersiap mengemas, sop buah yang sudah jadi dikemas ke dalam gelas plastik dan disediakan tutup gelas dan sendoknya. Murid siap belajar menjadi wirausaha muda dengan menjual sop buah yang sudah mereka olah bersama-sama. Alhamdulillah sop buah yang dijual laris dibeli oleh kakak kelas dan ustadz ustadzah. Ada semangat luar biasa dan binar kebahagiaan di mata murid-murid ketika sop buah yang mereka jual laris manis terjual. Ada hasil yang murid dapatkan setelah menjual sop buah dan hasil yang mereka dapatkan dari perjuangan menjual sop buah kembali kepada murid dengan berbentuk barang berguna dan bermanfaat untuk kegiatan belajar mereka di kelas.

Selesai dengan perjuangan saat action, lanjut kepada tahapan pembelajaran selanjutnya yaitu tahapan  report. Murid bersiap membuat report tentang  pembuatan sop buah yang sudah dilaksanakan kemarin. Dalam pembuatan report hal-hal yang ditulis antara lain adalah tujuan dari proyek membuat sop buah, alat dan bahan yang diperlukan membuat sop buah, langkah-langkah pembuatan sop buah, dan kesimpulan serta kesan murid setelah melaksanakan action membuat sop buah. Murid akan menuliskan report di buku tulis mereka  masing-masing dengan tulisan rapi, karena akan ada penilaian isi dan penilaian tulisan pada setiap report yang murid buat.

Tahapan terakhir pada setiap pekan adalah tahapan presentasi. Murid menyiapkan diri dengan laporan mereka yang harus mereka sampaikan secara lisan di depan kelas dan di simak oleh murid lainnya. Presentasi dilaksanakan sesuai kelompok yang sudah dibentuk pada saat planning. Masing-masing kelompok maju dan mulai mempresentasikan kegiatan pembuatan sop buah di kelompoknya. Dalam satu kelompok presentasi akan ada tugas untuk masing-masing murid. Ada yang bertugas menjadi pembuka, pembicara, penjawab, dan penutup. Pembagian tugas ini dilakukan dengan cara musyawarah. Tujuan pembagian tugas dalam presentasi adalah agar semua murid dapat aktif semua dalam proses presentasi.

Murid di kelompok lain juga mendapat tugas untuk menyimak presentasi dari kelompok yang maju. Setiap sesi presentasi akan diberikan kesempatan kepada pendengar untuk bertanya terkait hal yang mereka belum pahami. Mereka harus mengamati setiap sesi pembahasan yang disampaikan oleh pembicara agar bisa bertanya tentang apa yang perlu ditanyakan atau menjawab pertanyaan. Jika ada pertanyaan dari kelompok pendengar, maka tim yang presentasi akan menjawab pertanyaan tersebut dengan cara bermusyawarah dengan kelompoknya.

Lima tahapan pembelajaran selama satu pekan telah tertewati dengan lengkap. Senang sekali bisa memberikan suatu proses pembelajaran yang menyenangkan dan bermanfaat untuk murid-murid. Harapan besar kami adalah murid dapat mengimplemtasikan pembelajaran yang telah mereka dapat di sekolah ke dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga tujuan pembelajaran di sekolah dapat tercapai dengan baik.

Zikir Asmaul Husna, Bershalawat, dan Maulid Nabi Muhammad SAW di SD EXISS ABATA

Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. keduanya berasal dari kata fiil madhi walada.. Kata maulid dalam ilmu tashrif, memiliki tiga sebutan dan arti, masing-masing sesuai konteks kalimat :

  1. Kata maulid bisa disebut mashdar mimiy yang berarti kelahiran
  2. Kata maulid bisa disebut isim zaman (keterangan waktu) yang berarti waktu lahir
  3. Kata maulid bisa disebut isim makan (keterangan tempat) yang berarti tempat lahir.

Peringatan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat sedangkan di Indonesia sudah dilakukan sejak zaman kemeredekaan Indonesia.. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Baginda Rasulullah. Umat Islam memperingati pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal tahun Gajah Bertepatan dengan hari Senin, 20 April tahun 571 Masehi.

Di sela-sela waktu, guru memutarkan video. setelah itu, membuat kuis terhadap murid-murid di kelas terkait sejarah kelahiran nabi Muhammad SAW. Murid-murid menjawab dengan cara rebutan dan siapa yang menang mendapatkan reward.  Di hari Selasa, 12 November 2019, kami memutarkan video berupa lantunan shalawat terhadap Bagainda Rasulullah diikutin oleh murid.murid.

Di tanggal 18 November 2019, Puncaknya SD Exisss ABATA memperingati Maulid Nabi dengan zikir Asnaul Husna yang dipimpin oleh Ustadz Adi Firly, S.Pd. dan Pembacaan bershalawat dan Maulib Nabi Muhmmad SAW bersama yang dipimpin oleh  Tim Marawis ABATA, Ustadz Hamdani, S..Pd.I dan Ustadz Farhan. Acara berjalan dengan sangat khidmat dan khusyu.

Setelah Bershalawat tibanya waktunya kak Andri menceritakan kisah Nabi Muhammad SAW dengan semangat 45. Ibnu Hajar dalam kitab Al-Shawa’iq berkata, Diriwayat

kan oleh Imam Ja’far, bahwa siapa saja yang membaca shalawat kepada Nabi Saw dan ahli baitnya sebanyak seratus kali, maka Allah mengabulkan hajatnya sebanyak seratus hajat, tujuh puluh di antaranya diberikan di akhirat. Syaikh Al-Suja’i berkata dalam kitab Hasyiah atas kita Al-Shawa’iq,

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَهْلِ بَيْتِهِ

Nabi Muhammad SAW lahir dari pasangan Abdullah bin Abdul Muthalib dan Aminah binti Wahab. Ayahnya meninggal ketika Nabi Muhammad masih berada dalam kandungan sang ibu. Beliau menjadi yatim bahkan sebelum dilahirkan. Sesuai adat setempat, Nabi Muhammad dititipkan kepada Halimatussa’diah untuk disusui dan dibesarkan bersama anak-anak Halimah.

Memasuki usia 6 tahun, Nabi Muhammad SAW dibawa oleh ibunya ke Madinah. Setelah satu bulan tinggal di Madinah, rombongan ibu dan anak harus berhenti di tempat bernama Abwa’ dalam perjalanan kembali ke Makkah. Aminah meninggal. Menjadi yatim piatu, Nabi Muhammad SAW kemudian berada dalam asuhan Abdul Muththalib. Dua tahun mendapatkan curahan kasih sayang dari sang kakek, Abdul Muththalib wafat dalam usia 80 tahun.

              Pada Usia 25 tahun, Muhammad menikah dengan Khadijah. Beliau diberi Al-Amin artinya orang yang dapat dipercaya. Gelar ini disematkan kepada Muhammad yang terkenal memiliki sifat jujur, berbudi luhur, dan kepribadian tinggi. Tidak pernah sekali pun melakukan perbuatan tercela. Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi Rosul pada saat menginjak usia 40 tahun. Pada malam 17 Ramadhan yang bertepatan Muhammad didatangi oleh Jibril saat berdiam diri di Gua Hira, menurunkan wahyu yang pertama, Qur’an Surat Al-‘Alaq ayat 1 – 5.

Alhamdulillah setelah semua rangkaian kegiatan terlewati, saatnya murid-murid kembali ke kelas masing-masing untuk kegiatan KBM. Semoga dengan adanya acara ini kita semakin cinta dan giat untuk menghidupkan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Hakikat merayakan Mualid Nabi tidak hanya sekedar memperingati kelahiran Rasulullah, tetapi diperingati dengan cara meneladani ajaran, konsepsi, dan agama yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

 

 

 

 

 

 

Fun Camping SD EXISS ABATA “Mandiri, Siaga, Semangat, dan Ceria”

Setelah 4 bulan setengah menjalankan rangkaian KBM di kelas 2-3, akhirnya Tema yang dinantikan murid A BA TA datang juga yaitu “Camping, yang mana tema ini paling favorit dan menyenangkan oleh murid A BA TA karena tema ini bertujuan untuk membuat bagaimana caranya mandiri, menghadapi sebuah tantangan yang  berat, dan membangun teamwork di dalam kelompok camping. Di tema ini murid-murid di ajarkan diperkenalkan tentang team building, penanaman nilai kebersamaan dalam persahabatan, survive dalam kondisi dan cuaca apapun serta sikap peduli dan tolong menolong dengan menuju suatu tujuan.

Di awal pembelajaran, guru bertanya kepada murid mengenai camping dan perlengakapan yang dibawa ketika camping. Sebelum memulai melakukan kegiatan camping, guru memberikan penjelasan mengenai camping, tujuan camping, perlengakapan yang dibawa baik pribadi/kelompok, dan keadaan tempat camping  serta kolam berenang yang dilengkapi pelosotan. Kemudian memberikan berbagai inspirasi pengetahuan dengan melakukan tahap intro. Murid-murid senang dan antusias mengdengar ketika intro camping, walaupun di kelas sebelumnya, mereka sudah pernah ke camping. Camping adalah kegiatan dalam kepramukaan yang dilaksanakan secara di alam terbuka. Kami kelas 2-3 akan melakukan kegitan camping di Telaga Sindur, Bogor. Di hari Senin, tepatnya pukul 13.00, murid berkumpul dengan pendamping untuk pembagian perlengkapan kelompok dan pembuatan yel-yel kelompok.

Di hari Selasa, guru memeriksa perlengkapan murid, lalu memberikan instruksi atau menjadwalkan kegiatan yang akan dilakukap selama di camping. Bagi yang perlengkapannya belum lengkap, bisa dilengkapi dengan membawanya di hari Rabu.

Di hari Rabu murid-murid berkumpul kembali dengan pendamping yaitu pengumpulan sleeping bag, perlengakapan kelompok, dan penguatan terkait yel-yel kelompok agar ketika harinya murid-murid tidak bingung dalam melakukan kegitan tersebut.

 

Tibanya harinya, kegiatan action dimulai, wajah murid-murid makin senang karena akan melakukan camping. Sesampainya di TKP, murid-murid berbaris perkelompok di lapangan lalu menuju aula untuk snack time, pembukaan, dan fun game. Sebelum melakukan outbond, murid-murid membuat project penyaringan air kotor menjadi bersih dengan menggunakan barang-barang bekas. Setelah fun games murid-murid salat zuhur dan makan siang.

Pos-pos selama kegiatan camping :

Pos I     : Menyebrangi danau yang kedalamannya mencapai 3 meter.

Pos II  : Jalan di atas tali dengan ketinggian 1 meter dari permukaan tanah

Pos III : Memasukkan holahop kecil ke tiang dengan jarak 50 cm dari posisi berdiri

Pos IV : Mencocokkan angka secara bergantian

Murid-murid melakukan kegiatan sesuai alur. setelah melakukan rangkaian kegiatan murid-murid melakukan salat Asar, snack time sore, dan jelajah alam sekitar Telaga Sindur. Pukul 17.30, muri-murid bersiap-siap untuk melakukan murajaah dan salat Magrib di lanjutkan makan malam di pinggir telaga. Murid-murid have fun menuju ke pinggir telaga dan senang ketika dibawahnya ada ikan yang bermunculan. Selesainya makan, anak-anak salat Isya dilanjutkan dengann Api Unggun serta yel-yel kelompok.

Setelah semua rangkaian kegiatan terlewati, saatnya murid-murid tidur. Pukul 03.00, murid-murid Qiyamul Lail dan Muhasabbah yang di pimpin oleh Ustad Ali. Pukul 04.15, Salat Subuh dan Tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Encep. Pukul 05.00, murid-murid snack time dan berolahraga. Murid-murid sangat enjoy dalam olahraga, semua gerakan dilakukan dengan riang gembira. Pukul 05.45, murid-murid menuju peternakan sapi dan sarapan pagi di pinggir telaga sambil memberi makan ikan.  Setelah sarapan, murid-murid menuju tempat yang mereka tunggu-tunggu selama camping yaitu kolam renang. Murid-murid diperbolehkan berenang selama 1 jam dengan didampingi oleh panitia dan pendampingnya. Pokoknya seruuuuu dan mengesankan dech!!!.. Jam menunjukkan pukul 09.30, saaatnya pengumuman kelompok yel terbaik, favorit, tenda terbaik. Hati murid-murid Daaag… Diiig…Duuug….

  • Kelompok yel-yel terbaik adalalah :
  1. Yel terbaik Putra : Kelompok Orange
  2. Yel Terbaik Putri : Kelompok Coklat Muda
  • Kelompok favorit adalalah :
  1. Favorit terbaik Putra : Kelompok Abu-abu
  2. Favorit Terbaik Putri : Kelompok Pink
  • Kelompok Tenda terbaik adalalah :
  1. Tenda terbaik Putra : Kelompok Biru Dongker
  2. Tenda Terbaik Putri : Kelompok Hijau Muda

 

Pukul 10.00 sudah saatnya murid kembali ke sekolah dan alhamdulilah berakhirnya tema Fun Camping Telaga Sindur 2019, semoga dengan adanya tema camping ini, selalu memotivasi murid-murid agar menjadi mandiri, percaya diri dalam menghadapi sebuah tantangan, dan teamwork dalam kelompok lebih solid.

Setiap tahunnya murid-murid SD EXISS ABATA selalu mengeksperikan gaya dan kemampuannya dalam melakukan semua kegiatan selama camping. kami save foto-foto kegiatan tersebut di dalam folder kegiatan camping dijadikan sebagai kenangan terindah. Ada juga yang meletakkan di status whatshapp, facebook, dan instragram.

Yel-yel Camping SD EXISS ABATA (Nada : Meraih Bintang)

Setiap saat setiap waktu

Semangat satu di jiwa

Ini saat yang di tunggu

Camping kelas 2 3

Camping di telaga sindur

Hari ini kan di kenang

Smua doa di panjatkan

Secara di persembahkan

Tetap sholeh dan sholehah

Anak SD EXISS ABATA

Tetap unggul kita kejar lampaui batas 2x

Yo..yo..ayo..yo..ayo..yo..yo.ayo…. 3x

Bersama ustd ustdzah, kita camping di telaga sindur

Kita jauh dari rumah,tapi kita tetap senang 2x

Wooo…ooo..

“Fun Camping Enjoy, Seru, dan Mengasyikkan”

 

Pemeriksaan Kesehatan Semester Ganjil 2019

Diriwayatkan oleh  at-Tirmidzi bahwa Rasulullah saw bersabda: ‘Barangsiapa bangun di pagi hari dengan badan sehat dan jiwa sehat pula, dan rezekinya dijamin, maka dia seperti orang yang memiliki dunia seluruhnya.”

Islam adalah agama yang purna, segala hal telah dirumuskan secara tertata. Tak ada yang terlewat sedikit pun dalam setiap kegiatan kita dari bangun tidur sampai tidur kembali. Ada tuntunan di setiap lini kehidupan kita. Begitu pula dengan kesehatan. Islam sangat concern terhadap kesehatan. Jika kita perhatikan hadits di atas, maka kita setidaknya dapat menyimpulkan bahwa kesehatan juga menjadi prioritas dalam tuntunan ajaran Islam. Pengertian kesehatan dalam hadits di atas sejalan dengan pengertian Kesehatan menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1948  menyebutkan bahwa pengertian kesehatan adalah sebagai “suatu keadaan fisik, mental, dan sosial kesejahteraan dan bukan hanya ketiadaan penyakit atau kelemahan”

Kesehatan jadi modal utama kita sebagai manusia untuk menunaikan aktifitas. Bayangkan berapa banyak hal terlewat jika sakit menyerang tubuh kita? Berapa banyak pula kegiatan akan terhambat karena kondisi badan yang kurang sehat? Benar, kenyataannya tidak sedikit dari kita yang seringkali melupakan tentang pentingnya kesehatan bagi kehidupan kita.

“Ada dua anugerah yang karenanya banyak manusia tertipu, yaitu kesehatan yang baik dan waktu luang.” (HR. Bukhari)

Begitu penting dan perlunya kesehatan, maka sudah menjadi kewajiban bagi kita manusia beriman untuk senantiasa menjaga kesehatan sebagai bentuk rasa syukur kita akan anugerah kesehatan. Hal ini juga menjadi alasan utama SD Exiss Abata dalam program Pemeriksaan Kesehatan yang rutin dilaksanakan setiap semester. Bertempat di ruang UKS SD Exiss Abata, kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Semester Ganjil berlangsung denan lancar tanpa kendala suatu apapun.

                

                 

SD Exiss Abata Juara III Lomba Budaya Mutu Sekolah Tingkat Kota Administrasi Jakarta Barat

Akhir Agustus lalu merupakan pekan yang sangat sibuk bagi civitas akademika SD Exiss Abata, pasalnya SD Exiss Abata ditunjuk sebagai peserta Lomba Budaya Mutu Sekolah (LBMS) tingkat kota administrasi Jakarta Barat. LBMS adalah program tahunan Kemendikbud bertujuan untuk memotivasi semua pihak khususnya satuan pendidikan dalam menumbuh kembangkan budaya mutu dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Ada empat komponen yang dinilai dalam LBMS ini, yakni Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), Ekstrakulikuler, Kurikulum dan Pembelajaran serta Perpustakaan.

Ikut sertanya SD Exiss Abata sebagai peserta LBMS menjadi motivasi tersendiri, bukan tentang menang atau kalah. LBMS adalah pembuktian tentang sejauh mana kualitas budaya mutu dalam SD Exiss Abata sebagai bagian Lembaga pendidikan. LBMS layaknya tempat me-review kembali tentang keadaan SD Exiss Abata. Tentang pembiasaan-pembiasaan apa saja yang telah dilakukan di sekolah? Tentang sejauh mana penanaman karakter pada siswa-siswa? Program apa saja yang telah dibuat untuk menunjang budaya mutu sekolah? Tentang sejauh mana fasilitas yang mendukung kegiatan belajar mengajar?

Pada akhirnya tak ada usaha yang sia-sia, tak ada pekerjaan yang tak berguna, dengan segala kesyukuran SD Exiss Abata meraih juara ke-3 Lomba Budaya Mutu Sekolah Tingkat Kota Administrasi Jakarta Barat. Hasil ini setidaknya menjadi catatan bagi SD Exiss Abata untuk terus memperbaiki diri.

                  

Tak lupa kami ucapkan Jazakallah Khairan Katsiran kepada seluruh pihak yang telah ikut menjadi bagian dari suksesnya SD Exiss Abata hingga sampai ke titik ini.

Wallahu A’lam bish shawaab

Belajar dan Bermain Mengenai Profesi

Minggu ini kami belajar tentang mengenal berbagai macam profesi. Awalnya kami ditanya oleh ustadzah apa saja cita-cita kami, ada yang menjawab dokter ingin menjadi dokter, pilot, guru, dan bahkan ada yang mau menjadi petugas pemadam kebakaran. Berbagai macam jenis cita-cita kami, tentunya masing-masing kami memiliki cita-cita yang berbeda-beda, namun ada beberapa yang sama. Sebenernya apa sih cita-cita? Mungkin sering sekali seorang anak ketika ketemu orang ditanya “Cita-cita kamu mau jadi apa?”.

Ustadzah menjelaskan dikelas bahwa cita-cita adalah seseuatu yang mau kita raih dimasa depan. Contoh : jika kita mau menjadi seorang dokter, maka kita harus kuliah mengambil jurusan kedokteran. Dan jika kita mau menjadi guru maka kita harus kuliah mengambil jurusan pendidikan agar ilmu yang di dapat lebih spesifik. Tapi untuk mencapai cita-cita kami bukan berarti hanya dengan  berpangku tangan. Untuk masa ekarang yang harus kami lakukan untuk menggapai cita-cita adlah dengan cara belajar dengan giat agar apa yang kami inginkan bisa tercapai.

Pada hari selasa tanggal 30 Juli 2019 kami pergi ke Kidzania, Pacific Place untuk belajar sambal bermain mengenai macam-macam profesi yang ada. Disana ada berbagai macam simulasi profesi yang ada. Mulai dari menjadi seorang kontraktor, baker, pegawai supermarket, pegawai hotel, penyiar radio, polisi dan masih banyak profesi lainnya. Kami senang karena kami bisa mencoba berbagai macam profesi dengan cara yang asyik. Kami disana juga dibimbing oleh kakak pemandu yang ramah dan baik hati. Kami senang sekali bisa belajar sambal bermain di Kidzania.

Kunjungan Siswa Kelas 5 Ke Pabrik Sosro

Hari Kamis tanggal 21 Februari 2019 siswa kelas 5 SDIT EXISS ABATA mengadakan kunjungan ke pabrik Sosro yang berlokasi di Cakung. Kegiatan ini merupakan kegiatan tiap tahun yang di adakan oleh SDIT EXISS ABATA. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan siswa mengenai cara produksi, pengolahan, dan penjualan minuman kemasan.

Pukul 07.30 kita berangkat menuju lokasi dengan menggunakan angkutan bis dan Elf. Semua siswa terilahat bahagia. Selama perjalanan siswa menunjukkan bakat mereka masing-masing seperti bernyanyi, siswa perembuan bettle dengan siswa laki-laki sehingga suasana perjalanan sangat heboh dan rame. Memasuki tol Joglo perjalanan masih lancar jaya tanpa ada kendala. Namun, setelah memasuki wilayah Cakung timur terlihat pesona mobil-mobil besar yang melintasi jalanan. Macet mulai menghadang. Siswa mulai gelisah. Ada yang mau buang air kecil, ada yang bilang lapar. Mobil hanya bisa melakukan sedikir pergerakan. Setelah dua jam menghadang macet, Alhamdulillah sampai juga ke tempat yang dituju.

Sambutan hangat dan senyum yang ramah ditambah jamuan minuman segar membuat keceriaan anak-anak timbul lagi. Mereka semakin semangat dan siap untuk melihat kegiatan yang ada di pabrik Sosro, setelah istirahat 10 menit anak-anak diarahkan ke suatu ruangan untuk mengikuti beberapa penjelasan kengenai rangkaian kegiatan di pabrik Sosro. Sebelum memasuki pabrik anak-anak dipasangkan peci berwarna merah sesuai dengan warna logo Sosro. Selanjutnya siswa diarahkan menuju pabrik. Sesampai dipabrik anak-anak kaget karena suhu dipabrik sangat panas. Akan tetapi rasa panas tidak menyurutkan semangat siswa untuk mengetahui lebih dalam proses pembuatan minum kemasan yang terkenal ini. Setip tahapan proses pembuatan minuman diamati siswa, mulai dari pembuatan botol, bahan baku minuman, pengemasan, pengepakan, dll.

Kegiatan di pabrik selesai anak-anak kembali di arahkan ke ruang utama untuk istirahat, makan, dan sholat. Setelah kegiatan ishoma selesai anak-anak kembali berkumpul untuk mengikuti penutupan kegiatan di pabrik sosro. Sebelum pulang anan-anak dihadiahkan berupa bingkisan yang tentunya minuman TEH SOSRO yang terkenal dengan jargon Apapun makanannya minumnya tetap TEH BOTOL SOSRO. Alhamdulillah kegiatan di Sosro selesai dan kita pulang menuju sekolah tercinta…

TKIT ABATA Juara III Lomba Senam di RPTRA Smart Meruya

Rabu, 20 Februari 2018, murid  TKIT kembali mengukir prestasi dengan menjuarai lomba senam di RPTRA Smart Meruya sebagai peringkat ke-3. Ada 10 sekolah yang mengikuti Lomba senam ACI dalam rangka Festival PAUD di RPTRA kali ini yang diselenggarai  oleh SUDIN Pendidikan  Jakarta Barat.

Masing-masing sekolah mengirimkan  1 regu yang terdiri dari 10 orang murid. Dengan waktu latihan sekitar 2 minggu, murid-murid terus berlatih secara intensif dibimbing ustzh. Nor dan ustzh. Saidah

Dengan mengenakan seragam olahraga hijau biru, bersepatu putih dan ikat tangan berwarna merah, mereka menuju lokasi lomba dengan penuh semangat diiringi doa dari teman-temannya disekolah dan orangtua. Alhamdulillah berkat karunia Allah dan buah kesabaran serta ketekunan dalam berlatih,  mereka berhasil menjadi juara III. Barakallah team senam TKIT Abata, Jazakumullah Khairan Katsiran untuk support yang diberikan Orangtua Murid semoga semakin banyak prestasi yang ananda raih di event-event lomba berikutnya. Aamiin…

Pembuatan Bakso Halal

Assalamu’alaikum wr.wb.

Hai teman-teman pada akhir Januari kemarin, kami siswa siswi kelas 4 SD EXISS Abata melakukan sebuah project yang seru sekali. Kami belajar membuat bakso halal. Awalnya pada hari Senin, ustadz dan ustadzah memberikan informasi seputar bakso mulai dari asalnya, jenis-jenisnya dan cara membuatnya. Dari sana kami menjadi tahu bahwa ternyata bakso adalah salah satu makanan kesukaan masyarakat Indonesia. Oleh karenanya banyak sekali pedagang bakso yang berinovasi menciptakan bakso yang enak dan unik. Mulai dari bakso keju, bakso bakar, bakso atom, bakso rusuk, bahkan bakso tumpeng. Wah…banyak sekali ya jenisnya sampai-sampai membuat kami yang melihat videonya saja menjadi lapar.

Pada hari Selasa kami melakukan planning, yaitu simulasi dan menghafalkan resep serta cara membuat bakso. Baru pada hari Rabu, kami siap melakukan action. Pertama-tama kami dibagi dalam 4 kelompok kecil dalam 1 kelas. Masing-masing kelompok menyiapkan bahan dan peralatan. Syarat utama dalam membuat bakso yaitu peralatan dan tangan kita harus dalam keadaan steril. Jangan lupa pastikan juga daging yang kita gunakan memenuhi standar penyembelihan secara islami.

Setelah syarat-syarat tadi terpenuhi, kami siap membuat bakso halal. Ini cara membuatnya:

  1. Siapkan semua bahan
  2. Cincang 500gram daging sapi
  3. Masukkan daging sapi cincang ke dalam blender, tambahkan es batu secukupnya (es batunya dihaluskan juga ya)
  4. Blender sampai halus
  5. Tambahkan 2 butir telur. Tambahkan 6 sdm tepung tapioka, 1 sendok makan bawang putih yang sudah dihaluskan, 2sdt garam, 1 sdt merica dan ½ sdt baking powder. Blender lagi sampai tercampur rata
  6. Siapkan baskom besar, masukkan adonan bakso, uleni dan banting2 adonan sampai benar-benar menyatu dan teksturnya lembut seperti pasta
  7. Bulatkan sesuai selera
  8. Didihkan air, sampai benar-benar mendidih, kecilkan api masukkan bulatan-bulatan bakso. Jika sudah mengapung langsung angkat
  9. Siap disajikan bersama mie atau bihun dan sayuran.
  10. Selamat menikmati.

Nah, teman-teman, mudah kan! Ayo kalian juga bisa mencobanya di rumah. Selain rasanya enak, dengan membuat bakso sendiri kita dapat memastikan bahwa bakso tersebut diolah dengan bahan-bahan yang halal dan proses yang steril. Semoga ilmu yang didapat dari project kali ini dapat bermanfaat bagi kami di masa depan. Siapa tahu suatu saat lahir pengusaha bakso kelas dunia yang berasal dari siswa kelas 4 SD EXISS Abata. Aamiin yaa robbal alamiin.

Out Bound Di Alam Pedesaan Yang Seru Dan Menyenangkan

Belajar dialam terbuka sangatlah seru dan menyenangkan. Kali ini murid-murid Abata melaksanakan kegiatan out bound dipelita desa didaerah ciseeng bogor. Mereka berangkat pukul  07.00 dari sekolah dengan penuh semangat. Setibanya ditempat tujuan mereka langsung disambut oleh kakak pendamping dan diarahkan untuk menyimpan tas dirumah yang sudah disiapkan. Murid-murid pun istirahat sejenak sambil menikmati suguhan jagung rebus dan teh manis.

Out bound pun segera dimulai dengan pembagian kelompok dan  fun game. Setelah itu anak-anak diajak untuk menaiki rakit bambu menuju tempat flying fox melintasi danau buatan, kegiatan yang menguji keberanian dan menaikan adrenalin murid-murid. Setelah itu rangkaian kegiatan pun di lanjutkan dengan mencetak tanah liat, memasuki goa, meniti jembatan, memerah susu sapi, minum susu, membajak sawah dan menanam, menumbuk dan menampi padi. Yang tak kalah seru adalah ditengah kegiatan out bound, anak-anak beristirahat sejenak sambil menikmati semangkuk bakso sebagai amunisi agar tetap bersemangat untuk terus melanjutkan kegiatan sampai selesai. Kegiatan out bound pun diakhiri dengan menangkap ikan dan bersih-bersih lalu makan.

Luar biasa kegiatan out bound kali ini, murid-murid belajar langsung dialam dan mendapatkan pengalaman yang seru dan menyenangkan serta membawa pulang ikan sebagai oleh-oleh kegiatan out bound.

1 2 3 12