Author Archives: Mudita Zabrina Pohan, S.Pd

Serunya berbagi pengalaman profesi bersama Bunda Dhika, Bunda Bima, dan Ayah Biyan secara nyata….

Memasuki akhir semester ganjil, tema kelas 3 adalah pengalaman kerja. Pengalaman kerja yang dimaksud di tema ini adalah memperkenalkan profesi secara nyata dengan mengundang orang tua siswa/i kelas 3 menjadi narasumber. profesi yang akan dijadikan sebagai pengalaman kerja adalah dokter kandungan, jurnalis, dan physiotherapy.

Di awal pembelajaran, guru bertanya kepada siswa/i “Apa itu pengalaman kerja??” siswa/i pun terdiam dan bingung, sampai akhirnya siswa/i terus menerus bertanya-tanya terkait hal itu. Setelah diputar beberapa video, akhirnya siswa/i pun mulai paham. Di dalam video itu diceritakan berbagai macam profesi diantaranya menjadi dokter yang peduli antar sesama, menjadi chef yang handal, pemain sepakbola yang terkenal, sukses dalam bekerja, jurnalis, dan ada juga profesi officeboys… hehe…

Banyak dari siswa/i tertarik menjadi dokter, pemain sepakbola, chef, artis, arsistek, guru, TNI, polisi, dll. Siswa/i antusias dalam mengungkapkan profesinya. Di kegiatan intro, guru menjelaskan apa tujuan bekerja, macam-macam profesi dan tugasnya, dan contoh gambar dari kegiatan yang terkait profesi yang akan disampaikan ketika action.

Di kegiatan  planning, siswa/i menulis profesi yang diinginkan beserta tugasnya, SubhanaAllah, ternyata siswa/i  A BA TA dapat mendeskripsikan tugas sesuai profesi yang diinginkan dengan baik. Semoga apa yang kalian cita-citakan terkabul dan dapat membahagiakan kedua orangtua… Aamiin.

Tiba harinya, action yang membuat penasaran siswa/i terkait pengalaman kerja datang juga. Alhamdulillah para narasumber datang tepat waktu dengan membawa peralatan terkait profesinya. Bunda Dhika, Bima, dan Ayah Abiyan siap berbagi pengalaman dengan siswa/i dengan penuh semangat. Pengalaman kerja pertama akan disampaikan oleh Bunda Dhika.

  • Bunda Dhika menceritakan suka dan dukanya menjadi seorang dokter kandungan, menyelamatkan seorang bayi dari seorang ibu dan perjuangan seorang ibu ketika melahirkan. Menceritakan ketika harus mengoperasi seorang pasien. selain itu, menceritakan pentingnya mencuci tangan sebelum makan, menutup mulut dengan masker ketika batuk/pilek. Bunda Dhika pun mengajarkan siswa/i mencuci tangan yang baik dengan memberikan sebuah antis dan menyetelkan video baby shack dengan gaya mencuci tangan. siswa/i senang dan ikut mempraktikkan secara bersama-sama sesuai video.

 

  • Waktu menunjukkan pukul 10.15 saaatnya pembicara ke 2 meyampaikan profesinya, sebelum maju pembicaranya, beberapa siswa/i mengira bahwasannya pembicara ke 2 seorang artis. Bunda Bima pun tersenyum malu. Ketika perkenalan ternyata seorang Direktur Penerbit. Siswa/i langsung kaget dikarenakan penampilannya yang seperti artis, hehe. Beliau menceritakan menjadi seorang jurnalis yang hebat. Ketika dalam menyampaikan materi, beliau memberikan contoh-contoh media salah satunya ada youtuber, siswa/i pun mengungkapkan keinginnya menjadi seorang youtuber. Dalam action jurnalis, siswa/i langsung mempraktikkan secara nyata menjadi seorang jurnalis dengan maju kedepan 3 orang siswa untuk menjadi seorang kameramen, narasumber, dan wartawan. SubhanaAllah Bunda Bima sudah siap lengkap membawa perlengakapan. Di dalam action ini, Laquisha menjadi kameramen, Tantry menjadi wartawan yang disertai penggunaan nametag dan mix, dan Rafee menjadi narasumber. Dan Alhamdulillah mereka bisa mempraktikkan dengan baik.

 

  • Selesainya pembicara ke 2 dilanjutkan oleh Ayah Abiyan, Ayah Abiyan memperkenalkan profesinya, siswa/i pun sempat bingung, setelah dijelaskan akhirnya siswa/i pun paham. Di pengalaman kerja physiotherapy, Ayah Abiyan meminta siswa/i untuk berdiri dan melompat setinggi-tingginya. Ternyata barang siapa yang melompat setinggi-tingginya mendapat sebuah reward. Tidak itu saja, Ayah Abiyan pun membuat suatu yel dengan gerakan yang menyenangkan agar siswa/i tidak bosan dalam kegiatan action ini.

Yel-yelnya…

Physiotherapy…..

Sakit Leher (Gerakannya memegang leher)

Sakit pinggang (Gerakannya memegang pinggang)

Sakit lutut (Gerakannya memegang lutut)

Go Physio….

Alhamdulillah kegiatan action pun berakhir, siswa/i senang dan banyak yang masih berharap maju kedepan untuk menjadi seorang jurnalis.

Pada hari Kamis, kami mulai membuat report sesuai materi yang disampaikan pembicara, kami membuat report dengan menggunakan laptop. Di hari Jumatnya kami mempresentasinya… alhamdulilah berakhirnya tema pengalaman kerja, semoga dengan adanya tema Pengalaman Kerja ini, selalu memotivasi siswa/i agar selalu berdoa untuk mencapai cita-citanya dan dijadikan sebagai penagalaman yang bermanfaat.

Terima Kasih Bunda Dhika, Bima, Ayah Abiyan atas ilmu dan pengetahuananya. Pengalaman yang sangat berharga….

Di Setiap Pertemuan Pasti Ada Perpisahan

Kegiatan tasyakuran adalah kegiatan rutinitas  siswa/i sebelum meninggalkan sekolah tercinta yaitu SD EXISS ABATA. 6 ( enam) tahun lamanya siswa/i attention belajar di sekolah A BA TA tercinta dengan penuh suka dan cita. Banyak kenangan yang mereka lalui dari kelas 1 s.d. 6 bersama teman sejawat dan para ustadz/ustadzah. Tak mudah bagi kami melupakan kenangan ini, di dalam perjalanan hidup ini banyak orang yang datang dan pergi. Ada yang melintas dalam segmen singkat, namun membekas keras. Ada yang telah lama berjalan beiringan, tetapi tak disadari arti kehadirannya. Ada yang datang pergi begitu saja seolah tak pernah ada. Semua orang yang pernah singgah dalam hidup kita bagaikan kepingan puzzle yang saling melengkapi dan membentuk sebuah gambaran kehidupan. Akan tetapi kita harus tetap bergerak, menatap dan meraih masa depan dengan setinggi langit.

Seiringnya waktu, tibalah waktu latihan siswa/i untuk memberikan penampilan yang terbaik didepan orangtua attention dan tamu undangan. Akan tetapi, dalam menuju penampilan yang luar biasa, siswa/i attention tidak mudah dalam menjalankan latihan ini. Mereka harus berjuang dalam mencurahkan tenaga, waktu, dan pikiran untuk melakukan latihan dengan waktu yang singkat. Mereka harus berlatih dalam waktu 1 pekan sekali selama 2 bulan (terhitung mulai awal April – pertengahan Mei) dengan rangkaian penampilan yang padat dan di barengi oleh KBM yang harus dituntaskan dengan baik serta mendapatkan hasil yang baik pula. Mereka di latih oleh para walas kelas VI di bantu oleh tim acara dari ustadz/ustadzah. Siswa/i attention melakukan latihan dengan antusias, mereka ingin memberikan penampilan terbaik walaupun terkadang mereka melakukan latihan dengan ketidakseriusannya dan mulai jenuh.

Sebelum tiba waktunya, siswa/i attention melakukan gladi resik di sekolah agar mereka tidak kaget ketika acara berlangsung. Tiba waktunya, siswa/i attention memberikan penampilan di depan orangtua siswa/i attention dan tamu undangan. Dengan waktu yang singkat siswa/i attention dapat memberikan penampilan yang luar biasa dan penuh mengharunkan. Ini adalah kenangan-kenangan siswa/i attention.

Akhir pesan kami untuk ustadz/ustadzah tercinta yang selalu dalam lindungan Allah SWT.

Bertemu denganmu adalah takdir…

Menjadi temanmu adalah pilihan

Bersahabat denganmu adalah sebuah kesempatan

dan menjadi saudaramu adalah sebuah kebahagiaan…

Rabb, Terimakasih, selama perjalanan hidup ini kami dipertemukan dengan banyak orang-orang baik dengan diberikan ilmu-ilmu yang bermanfaat.

Bertemu karna Allah, maka berpisahpun karna Allah. Karna Ia telah menyelipkan perasaan cinta di antara kedua momen itu, hingga tersemailah sebuah rasa persaudaraan, yaitu mencintai karna Allah

Jadilah Tim Sar Sejati, Pantang Pulang Demi Menyelamatkan Jiwa Manusia…

Setelah 2 ½ bulan setengah menjalankan rangkaian KBM di kelas 3, akhirnya Tema yang dinantikan siswa/i A BA TA datang juga yaitu “ Tim sar, yang mana tema ini paling populer dan menyenangkan oleh siswa/i A BA TA karena tema ini bertujuan untuk menyelamatkan jiwa manusia dalam mencari korban di darat, laut, dan udara. Di tema siswa/i di ajarkan kegiatan yang berhubungan Tim Sar, siswa/i diperkenalkan dengan contoh-contoh bencana, cara mengatasi gempa, cara melakukan tindakan ketika ada korban mengalami luka, contoh perlengkapan P3K, membuat tandu, melakukan water rescue serta kegiatan berenang bersama-sama dengan teman di kelas 3 dan kakak kelas 4 dengan tujuan siswa/i dapat menjadi penyelamat sejati dalam menyelamatkan jiwa manusia.

Setiap tahunnya murid-murid SD EXISS ABATA selalu mengeksperikan gaya dan kemampuannya dalam melakukan simulasi dari pos 1 s.d. 5. Kami meminta kepada seluruh murid untuk bereksperi dalam semua kegiatan simulasi Tim sar dengan baik dan benar. kami save foto-foto kegiatan tersebut di dalam folder kegiatan kelas 3 untuk dijadikan sebagai kenangan terindah. Ada juga yang meletakkan di facebook dan instragram.

Di awal pembelajaran, guru bertanya kepada murid mengenai contoh bencana di darat, laut, hutan, udara, dll.  Siswa/i pun antusias menjawabnya. Seperti ada seseorang yang menjawab contoh darat yaitu banjir dan tanah longsor, lalu ada yang menjawab contoh bencana laut yaitu kapal laut terbakar dan tsunami, ada juga yang menjawab kecelakaan pesawat terbang yang jatuh ke laut. Baik teman-teman, jawaban kalian semua betul. Dan banyak lagi contoh bencana yang lain yang belum tidak sebutkan. Banyak dari siswa/i yang mengeksperikan wajahnya dengan wajah sedih ketika melihat foto-foto tim sar ketika mengangkat korban yang tertimbun di tanah, mengangkat korban dari laut serta mengangkut korban kertika banjir dari rumahnya dengan perahu karet. Sebelum memulai melakukan simulasi dan kegiatan Tim Sar, guru memberikan penjelasan mengenai apa itu Tim Sar, tujuan tim sar, sebutkan macam-macam bencana, contoh dan dampak dari bencana, apa itu patah tulang, apa itu P3K, apa itu tandu serta water rescue.  Kemudian memberikan berbagai inspirasi pengetahuan dengan melakukan tahap intro.  Kami kelas 3 akan melakukan kegitan Tim Sar di KMC dengan langsung terjun ke lapangan dengan profesi yang nyata. Berbagai macam kegiatan dari pos 1 s,d, 5 lengkap dengan atributnya. Siswa/i senang mengdengar ketika akan tema Tim Sar, walaupun di kelas 1 , 2, dan 3 mereka sudah pernah ke sana. Di hari Selasa, guru memeriksa perlengkapan murid, lalu memberikan instruksi atau menjadwalkan kegiatan yang akan dilakukan selama di KMC dari pos 1 s.d. 5. Di hari Rabu melakukan simulasi agar ketika harinya siswa/i tidak bingung dalam melakukan kegitan tersebut. Tibanya harinya, kegiatan action dimulai, wajah murid-murid makin senang karena akan melakukan Tim Sar. Sesampainya di TKP, siswa/i berbaris perkelompok di lapangan lalu menuju pos sesuai alur yang didampingi oleh pendamping.

 

 

Di pos I siswa/i melakukan simulasi gempa.

Pos II siswa/i melakun tindakan patah tulang dengan yel-yel “Aku tau, Aku bisa dan melakukan Pro3x”

Pos III siswa/i melakukan simulasi P3K dengan mengobati korban yang mengalami luka berta, ringan, pingsan, trauma dll dengan yel-yel “Aku tau, Aku bisa dan melakukan Pro3x”

Pos IV siswa/i membuat tandu dan

Pos V siswa/i melakukan water rescue yaitu menyelamatkan korban yang mengalami kedinginan.

Siswa/i melakukan kegiatan ini sesuai alur yang dibuat oleh panitia dengan kelompok  & kelompok lainnya serta pendampingnya. setelah melakukan rangkaian kegiatan sesuai alurnya, siswa/i diperbolehkan berenang  selama 30 menit dengan didampingi oleh pendampingnya. Lalu ISHOMA. Pokoknya seruuuuu dan mengesankan dech!!!.. Jam menunjukkan pukul 13.30, sudah saatnya siswa/i kembali ke sekolah, tapi siswa/i masih betah dan tidak ingin pulang dikarenakan merasa main ingin bermain dan kurang puas.

Pada hari Jumat, kami mulai membuat report dengan alur yang di siswa/i lakukan ketika Tim Sar kemudian mempresentasinya… alhamdulilah berakhirnya tema Tim Sar, semoga dengan adanya tema Tim Sar ini, selalu memotivasi siswa/i agar menjadi manusia yang peduli dengan sesama dalam menghadapi bencana.

 

“Tim Sar Pagi, Pagi, Pagi, Semangat, Allahu Akbar”