Author Archives: Heni Irmayanti, SE

Memperkaya Informasi dengan Kegiatan Kunjungan Pendidikan

Kunjungan pendidikan merupakan kegiatan di luar kelas yang bertujuan untuk mempelajari proses yang sebenarnya langsung di lapangan. Mendengar kata kunjungan pendidikan, boleh dibilang semua murid merasa gembira karena mereka dapat memperkaya informasi factual dan membuat teori dalam buku lebih berarti. Persiapan kegiatan ini pun dilakukan, seperti melakukan kegiatan introduction yaitu pengetahuan awal tentang objek yang akan diamati. Kegiatan planning dengan pembentukan kelompok dan pembagian kerja dalam kelompok untuk melakukan pengamatan.

Rasa ingin tahu mereka semakin berkembang ketika pada hari Kamis, 7 September 2017, mereka melakukan kunjungan pendidikan ke Museum Air Tawar dan Serangga serta Skyworld untuk memperluas pengertian dan pengalaman mereka dengan mengamati ciri khusus makhluk hidup. Setiap makhluk diciptakan memiliki ciri khusus, baik itu tumbuhan atau hewan, ciri-ciri tersebut memiliki beragam fungsi dan manfaat yang kebanyakan berguna untuk kelangsungan hidup makhluk hidup tersebut. Perbedaan ciri khusus ini disebabkan oleh perbedaan iklim dan habitatnya.

Begitu pula ketika mereka berada di Skyworld, kesadaran mereka memuncak terhadap benda langit yang berada tepat di atas kepala mereka. Dengan deskripsi kondisi terkini solar system, mempertajam pengetahuan mereka tentang tata surya yaitu kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya.

Pengamatan yang menyenangkan dan bermanfaat dalam kunjungan pendidikan ini, memberikan suasana relaksasi di tengah rutinitas yang terkadang menjemukan dan mempererat keakraban dengan teman satu kelas dan melatih kerjasama dalam suatu kelompok.

Parents Meeting, Membentuk Komunikasi Horizontal Antara Guru dan Orang tua

Keluarga adalah pusat pendidikan bagi seorang anak. Ketika peranan orang tua menjadi sangat terbatas, maka diperlukan lembaga pendidikan lain yang mampu melanjutkan dasar pendidikan yang telah ditanam oleh keluarga, yaitu sekolah.  Sekolah merupakan sarana yang secara sengaja dirancang untuk pendidikan. Sekolah dalam hal ini adalah guru berfungsi sebagai fasilitator, pembimbing, dan orang tua kedua setelah keluarga. Peran orang tua siswa sebagai partner guru dalam mendidik anak-anak tidak bisa dipisahkan. Dengan demikian guru dan orang tua dapat bersinergi dan mengembangkan komunikasi horizontal bersifat kekeluargaan dalam mendidik anak-anak.

Untuk mewujudkan hal tersebut maka sekolah, dalam hal ini wali kelas 6, menyelenggarakan pertemuan bersama orang tua wali murid di awal tahun ajaran, tepatnya pada hari Sabtu, 19 Agustus 2017 di Musholla SD EXISS A BA TA. Selain menyelaraskan pemahaman dalam mendidik anak-anak juga dijabarkan kegiatan-kegiatan sekolah yang akan diselenggarakan sekolah selama setahun sehingga orang tua mengetahui semua program yang akan ditempuh oleh anak-anak, ditambah dengan kehadiran pakar hypnoparenting islami, Ust Eri Setiawan, S.H.,M.Hum, CT ICT CTH yang berbagi pengalaman dalam menghadapi anak-anak ketika under pressure, membuat guru dan orang tua semakin siap memback up anak-anak dengan senyuman. Ketika visi, misi, dan jiwa sudah bersatu dengan tujuan yang satu, guru dan orang tua dapat berjalan bersama dan bekerjasama dalam mendidik anak-anak generasi rabbani. Bismillah